
“Dia, itu dia…..”
Saat Angela melihat Aron dia langsung berteriak!
Aron seketika mengernyitkan keningnya : “Saya sudah menyelamatkan nyawamu, kamu malah membawa orang untuk membalas dendam!”
“Saya……”
Angela membuka mulut tapi tidak tahu bagaimana cara membantahnya!
Karena Aron memang tidak mempersulitnya, dan melepasnya dengan mudah, mengenai Aron menyelamatkan dirinya atau tidak, Angela benar-benar tidak tahu!
Sebaliknya, pengurus rumah menjawab dengan cepat dan segera tersenyum : “Saudara, jangan salah paham, Nona Besar membawa kami kemari untuk bertemu denganmu dan menanyakan situasinya, kalau benar kamu menyelamatkan Nona Besar, maka Tuan Besar kami akan membalas budi kalian!”
“Apa yang terjadi?” Saat Kevin mendengar ada pergerakan, dia bergegas keluar, dan saat melihat begitu banyak orang dia seketika menjadi kaget, namun saat melihat Angela dan pengurus rumah dia segera mengerti keadaannya!
“Paman Dedi, kamu jangan salah paham, kami memang benar-benar menyelamatkan Nona Angela!”
Pada saat ini Kevin bergegas menjelaskan pada pengurus rumah.
Kevin sering berurusan dengan bahan batu kasar, dia juga punya hubungan bisnis dengan Keluarga Galang, dan mengenal pengurus rumah, Didi!”
“Tuan Muda Kevin, ternyata Anda ya!” Didi sedikit terkejut saat dia melihat Kevin.
__ADS_1
“Benar benar benar, saya membawa Tu….” Kevin ingin memanggilnya Tuan Aron, tapi dia melihat Aron memberi isyarat padanya, dan segera mengubah perkataannya : “Saya membawa teman saya datang untuk mengumpulkan bahan batu kasar, dan kebetulan bertemu dengan Nona Angela yang mengalami bahaya di tengah perjalanan, jadi kami menyelamatkannya, karena Nona Angela pingsan, kami hanya bisa membawanya ke hotel, dan membiarkannya pergi setelah sadar!”
“Saya tentu percaya pada perkataan Tuan Muda Kevin, saya sangat berterima kasih kepada kalian, Tuan Besar ingin bertemu dengan kalian, dan ingin membalas budi kalian!”
Pengurus rumah Dedi berkata pada Leonard.
Kevin mana bisa mengambil keputusan, dia hanya bisa melirik Aron diam-diam dan saat melihat Aron mengangguk, dia baru menjawab sambil tersenyum : “Saya juga kebetulan ingin bertemu dengan Tuan Leonard, dan membahas mengenai batu kasar!”
“Tuan Muda Kevin, silahkan!”
Pengurus rumah Dedi mempersilahkan!
Kevin dan Aron pergi ke kediaman Keluarga Galang bersama dengan orang-orang dari Keluarga Galang.
Leonard sedang menunggu di ruang tamu, saat melihat Angela kembali dia segera berdiri dan bertanya : “Putriku, apa kamu menemukan mereka berdua?”
Angela menunjuk Aron dan Kevin.
“Tuan Muda Kevin?” Leonard sedikit terkejut saat melihat Kevin.
“Tuan Leonard!” Kevin tersenyum!
“Kamu yang menyelamatkan putriku?” Leonard bertanya dengan tidak percaya!
__ADS_1
“Benar, kami melihat Nona Angela dibius oleh orang dan dimasukkan ke dalam mobil jadi turun tangan untuk menyelamatkan Nona Angela!”
Kevin mengangguk.
Leonard mengernyitkan keningnya : “Tuan Muda Kevin, seingatku kamu sepertinya tidak bisa seni bela diri?”
Kevin tersenyum canggung : “Benar benar benar, saya tidak bisa bela diri, yang menyelamatkan Nona Angela adalah temanku, dia yang turun tangan!”
Kevin menunjuk Aron.
Leonard menatap Aron dan wajahnya penuh ketidakpercayaan, para perampok itu sepertinya sudah berada di tingkat master, dan bisa membunuh mereka semua dalam sekejap pasti juga seorang master, atau grand master, tapi Aron baru berusia dua puluh tahunan, bagaimana mungkin dia seorang grand master?
“Saudara, siapa namamu?”
Meskipun dia merasa curiga, tapi Leonard bertanya dengan sopan.
“Aron!” Aron menjawab dengan enteng!
“Ternyata saudara Aron ya, karena kalian sudah menyelamatkan putriku, kalau memerlukan sesuatu katakan saja, kalau ingin membeli bahan batu kasar saya bisa menjualnya setengah harga padamu!”
Leonard berkata dengan murah hati.
Karena Angela akhirnya dibebaskan dan pulang ke rumah dengan selamat, melihat Kevin dan Aron walau tidak tahu mereka yang menyelamatkan atau tidak, bagaimana pun dua orang ini tidak berniat buruk kepada putrinya!
__ADS_1
“Setengah harga?” Kevin yang mendengarnya seketika merasa senang.
Kalau mereka bisa membeli bahan batu kasar dengan setengah harga, maka mereka bisa mendapat keuntungan besar, mendapat uang banyak!