
Namun, masalah sudah sampai titik seperti ini, Aron juga tidak mempunyai cara lain dan hanya bisa melakukan ini.
Melihat energi di dalam tubuh Aron yang tiba-tiba pulih, raut wajah Arthur menjadi sangat jelek!
Aron memapah Wenny dan perlahan-lahan berdiri, lalu menatap August dengan tajam : “August, bukankah kamu ingin menyerap kekuatanku? Lakukanlah sekarang, saya pasti akan memperlihatkan kepadamu, sebentar lagi siapa yang akan berubah menjadi mayat kering…”
Aura pembunuh di tubuh Aron meledak, August memaksanya menyia-nyiakan Jiwa Baru itu, saat ini Aron sudah sangat marah!
Raut wajah August menjadi semakin jelek, sekarang aura Aron sudah kembali ke puncaknya, August tahu dia sendirian tidak akan bisa melawan Aron.
“Aron, kamu tidak perlu merasa puas, jangan lupa di sini tidak hanya saya sendiri, ada begitu banyak orang di sini, lalu kenapa kalau kamu kembali ke kondisi primamu, kami juga dapat membunuhmu dengan mudah…”
August berkata lalu menoleh melirik Arthur!
Meskipun tidak berbicara, tapi tatapan August sudah jelas sedang memohon bantuan!
Arthur mengangguk dan memahami maksud August, jadi dia memberi isyarat kepada Ewan dan yang lainnya yang sedang berjaga di pintu istana.
Aron sudah menyadari beberapa orang yang saling memberi isyarat itu, sepertinya mereka berencana menyerang bersama namun Aron tidak takut!
“Ayo…”
Aron melangkah maju dan aura yang menakutkan seketika menyapu seluruh istana!
__ADS_1
August tidak berani melambat dan langsung mendorong auranya hingga batas maksimal!
Ewan dan yang lainnya juga mulai mengepung Aron.
Dalam sekejap, lima aura yang menakutkan tidak berhenti menekan ke arah Aron!
Aron tidak gentar, cahaya keemasan di tubuhnya bersinar terang dan auranya juga terus memburu!
“Serang…”
August berteriak pada Ewan!
Ewan dan yang lainnya memancarkan aura mereka ke arah August, sementara August melambaikan kedua tangannya sedikit dan gumpalan kabut hitam memenuhi udara.
Sosok manusia itu menuju ke arah Aron dan mengambil wujud dari Nuri!
Aron sudah mempersiapkan diri untuk hal ini, kesadaran spiritual menyelimuti matanya dan saat ini yang dilihat olehnya hanyalah sosok abu-abu dan kabur.
Dengan begitu, pikirannya tidak akan terganggu dan dia tidak akan kehilangan akal sehatnya!
“Kak Nuri…”
Namun pada saat ini, Wenny yang ada di belakang Dave melihat sosok Nuri dan tiba-tiba berteriak penuh semangat lalu hendak melangkah maju untuk memeluk Nuri.
__ADS_1
Aron yang melihat ini segera mengulurkan tangannya untuk menghentikan Wenny : “Wenny, dia bukan Kak Nurimu, sadarlah…”
Aron berteriak pada Wenny dan menyalurkan kekuatan mental kepadanya, dia ingin menyadarkan Wenny dan menariknya keluar dari ilusi.
Namun sepasang mata Wenny tampak kusam, pikirannya juga tampak kosong dan dia sama sekali tidak mendengarkan Aron yang membujuknya, lalu melangkah ke arah sosok Nuri.
Di saat Aron hendak menarik Wenny, dia sadar itu sudah terlambat, sosok manusia itu sudah berada di depan mata!
Wenny memeluk sosok Nuri dan mulai menangis tersedu-sedu!
Di saat Wenny memeluk sosok ilusi Nuri, dia menemukan Nuri yang meronta-ronta sekuat tenaga dan terlihat sangat kesakitan!
Cahaya putih samar terlihat memancar dari tubuh Wenny, cahaya putih yang lembut dan suci itu menyinari tubuh manusia dan membuat orang merasa sangat nyaman!
Segera setelah itu, sebuah zirah berwarna putih terlihat di tubuh Wenny, cahaya putih yang lembut dan suci itu terpancar dari zirah ini.
“Ah…”
Sosok ilusi Nuri mengeluarkan teriakan kesakitan lalu menghilang menjadi abu tanpa jejak.
Seluruh kabut hitam di dalam istana juga menghilang, saat ini Wenny seperti seorang Dewi yang membuat orang-orang merasa ketakutan.
Dan Wenny juga sudah tersadar saat ini, dia melihat zirah di tubuhnya dan menjadi sedikit bingung, dia tidak tahu apa yang sedang terjadi.
__ADS_1