
Logikanya tempat seperti Lembah Ilusi tidak seharusnya diketahui oleh orang awam, kenapa malah menjadi resor?
“Tentu saja, semua orang di Kota Tiku tahu kalau resor itu tidak hanya memiliki sumber air panas, tetapi disana juga dibangun kuil agar orang bisa berdoa dan memohon berkah, di sana juga ada seorang guru yang sangat pintar meramal, hanya saja ayahku mengatakan kalau itu hanyalah tipuan untuk menipu orang, dan dia tidak pernah membiarkan saya pergi ke sana!” kata Chika.
Aron mengangguk kecil dan memejamkan matanya lagi, sepertinya bagi orang awam, Lembah Ilusi adalah tempat rekreasi, dan sepertinya tak mengetahui tentang hal-hal yang lebih dalam!
Melihat Aron berbalik dan menutup matanya lalu berhenti bicara, Chika memutar matanya dan melirik Aron dengan tatapan kesal, lalu berkata pada Mars : “Senior, kamu belum memberitahu saya namamu, kalian pergi ke Kota Tiku untuk mengunjungi Lembah Ilusi ya? Saya membaca wajahmu, usiamu sudah tidak muda lagi dan kamu masih belum punya pacar!”
“Nama saya Mars, kali ini memang mau pergi ke Lembah Ilusi, dan memang belum punya pacar!” Mars tersenyum ringan lalu bercanda : “Kamu tidak benar-benar bisa fisiognomi kan?”
“Tentu saja benar, bagaimana mungkin saya membohongimu, ayahku merupakan ahli fisiognomi di Kota Tiku, dan dia diberi julukan mata ajaib, ayahku hanya perlu melirik dan bisa mengetahui identitas dan asal usul seseorang dengan jelas!”
Chika berkata dengan bangga.
“Begitu hebat?” Mars berseru kaget, kalau begitu hebat dia benar-benar seperti dewa!
“Tentu saja, meskipun saya hanya belajar sedikit dari ayahku, tapi saya bisa melihat kalau pria ini walau penampilannya biasa saja tapi dia disukai oleh banyak wanita, sepertinya seorang artis besar juga menyukainya!”
Chika berkata sambil menatap Aron yang duduk di kursi penumpang depan.
Karena Aron sejak awal tidak terlalu berniat membawanya ditambah dengan dia yang sejak tadi diam dan tidak mau berbicara membuat kesan Chika terhadap Aron sangat buruk!
__ADS_1
“Artis besar?” Mars menatap Aron dengan ekspresi bingung, dia tidak tahu kalau ada artis besar yang menyukai Aron!
Meskipun Aron memejamkan matanya, tapi hatinya sedikit terkejut, karena artis besar yang dimaksud oleh Chika seharusnya adalah Angela, selama di Kota Honru, Aron bisa merasakan perasaan cinta yang ditunjukkan oleh Angela!
“Namun, walau pria ini sangat disukai oleh para wanita, tapi pada akhirnya dia akan mengecewakan banyak wanita, dan dalam waktu dekat dia akan mengalami bencana besar!”
Chika menatap Aron dan melanjutkan perkataannya.
“Bencana apa?” Mars bergegas bertanya.
Kalau masalah Keluarga Bara termasuk bencana, maka itu sudah pasti, karena bagaimanapun Aron membunuh Roy dan Keluarga Bastian pasti tidak akan tinggal diam!
Chika mengernyitkan keningnya dan menatap Aron dengan hati-hati.
Marco menatap Aron, Aron sedang memejamkan matanya seolah-olah sedang tertidur dan tidak mendengarnya sama sekali.
“Mengemudi dengan benar!” Aron berkata ringan!
Meskipun Aron tidak membuka matanya tapi dia seolah bisa melihat!
Mars segera tersadar dan kembali menyetir dengan penuh konsentrasi!
__ADS_1
“Senior, saya lihat kamu memiliki kehidupan seorang konglomerat, sedangkan orang ini memiliki telinga pendek dan jelas merupakan yatim piatu, kenapa kamu begitu takut padanya?”
Chika bertanya dengan sedikit bingung.
Tapi saat Chika baru selesai bicara, dia tiba-tiba merasakan udara di dalam mobil mengembun dan hawa dinginnya luar biasa!
Terlihat Aron membuka matanya dan sedang menoleh ke arahnya, tatapan mata Aron sangat dingin, dan membuat Chika seketika menutup mulutnya dan sedikit gemetar!
Setelah Aron menarik tatapannya dan kembali bersandar pada kursi penumpang, suhu di dalam mobil kembali seperti semula!
Saat ini Chika tidak lagi asal bicara, dan diam-diam menatap Aron dengan ngeri!
Mobil itu melaju dengan kecepatan tinggi, dan setelah melaju agak jauh, mobil Robet dan yang lainnya terlihat berhenti di pinggir jalan, dan beberapa orang turun untuk makan dan merokok!
Melihat mobil Aron datang, Robet berjalan menghampiri dan berkata dengan wajah muram : “Apa yang kalian lakukan? Kami sudah menunggu lama, apa kalian tidak tahu waktu sangat berharga? Saya tidak sesantai Tuan Muda seperti kalian, tugasku sangat mendesak, kalau bukan karena ada perintah, saya tidak akan menunggu kalian!”
Robet menegur Aron dan Mars!
Aron tidak memperdulikannya, Mars juga mengernyitkan keningnya dan mengabaikan Robet, Mars tahu ini memang karakter Robet dan tidak ingin berseteru dengannya!
Sedangkan Chika yang duduk di barisan belakang menurunkan jendelanya : “Bagaimana caramu bicara? Mereka terlambat karena menyelamatkan saya, kalau ada masalah bicara pada saya.”
__ADS_1