
“Hanya begini?” Aron menatap Zaru yang berubah menjadi manusia batu raksasa dengan penuh penghinaan.
Jangankan manusia batu, walau itu adalah dinding baja, Aron juga bisa menembusnya dengan satu pukulan.
Melihat Aron yang menatapnya dengan penuh penghinaan, Zaru tertawa terbahak-bahak : “Kamu jangan mengira bisa menghancurkan batu yang menyelimuti seluruh tubuhku ini dengan mudah, kalau tidak percaya coba saja…”
Zaru berkata lalu melayangkan tinjunya yang bagaikan gunung kecil ke arah Aron dengan ganas!
Aron yang melihat itu segera mengepalkan sepasang tinjunya dan cahaya keemasan di tubuhnya terus bersinar.
Dia lalu melompat dan menghantamkan tinjunya bersama-sama!
Menurut Aron, tinju itu sudah cukup untuk menghancurkan tubuh batu itu hingga berkeping-keping!
Namun hasilnya tidak seperti harapan Aron!
Saat tinju Aron berbenturan dengan tinju Zaru, dia merasakan sebuah energi besar yang datang dari lengannya sendiri, dan membuat tubuh Aron jatuh ke bawah.
Bruak bruak bruak…
Tinju Zaru langsung menghantam Aron masuk ke dalam tanah dengan keras!
Sebuah kawah sedalam beberapa meter muncul di tanah sementara tubuh Aron terkubur oleh bebatuan di dalam kawah itu.
“Hahaha, bocah bodoh, benar-benar mengira saya hanya mengenakan setumpuk batu busuk?”
Melihat Aron yang dihantam masuk ke dalam tanah, Zaru tertawa terbahak-bahak.
__ADS_1
Junior yang ada di bawah kaki gunung yang melihat adegan ini seketika mengernyitkan keningnya dengan erat!
Dia tidak menyangka, Zaru ternyata begitu kuat dan sepertinya Aron akan kesulitan untuk melawannya.
“Segera siapkan Jaring Surgawi, tidak boleh membiarkan Zaru kabur lagi…”
Junior berpesan kepada bawahannya dengan suara pelan.
Segera, beberapa bawahannya mulai mengeluarkan tali emas dan bersiap untuk menyerang.
Bruak bruak bruak…
Aron perlahan bangkit dari tumpukan batu dan menatap Zaru dengan tidak percaya.
Aron tidak mengerti, kenapa tinjunya tidak bisa menghancurkan beberapa kerikil ini?
Melihat Aron yang tidak terluka, raut wajah Zaru juga berubah menjadi jelek.
Saat melihat Aron yang kembali berdiri, Junior hanya bisa berdecak kagum.
“Saya tidak percaya…”
Tatapan Aron berkilat dingin, diikuti oleh tubuhnya yang langsung berubah menjadi cahaya keemasan dan tiba di belakang tubuh Zaru, lalu menghantamkan tinjunya dengan ganas ke punggung Zaru.
Zaru sudah berubah menjadi manusia batu dengan tinggi lebih dari sepuluh meter, meskipun ukuran dan kekuatannya bertambah tapi kecepatannya pasti berkurang.
Aron memanfaatkan hal ini untuk pergi ke belakang Zaru dan mencoba menyerangnya.
__ADS_1
Dang!
Aron menghantamkan tinjunya, namun yang mengejutkan adalah walau tinju Aron mengenai punggung Zaru, alih-alih melukainya, Aron malah terpental karena serangan balik yang begitu keras.
Tubuh Aron menghantam tanah seperti sebuah bola meriam!
Seluruh gunung mulai bergetar saat tubuh Aron menghantam gunung.
Zaru berbalik dan menatap Aron sambil mencibir : “Haha, jangan sia-siakan energimu, kamu tidak akan bisa menghancurkan baju pelindung batuku ini…”
Aron kembali berdiri dan menatap Zaru yang tingginya lebih dari sepuluh meter di hadapannya.
Dia mengernyitkan keningnya dan tidak mengerti, apa yang sudah dilakukan oleh Zaru kepada batu-batu ini, kenapa batu-batu ini bisa lebih keras daripada baja!
Bahkan ada sebuah kekuatan serangan balik yang dahsyat, kekuatan serangan balik ini bukan berasal dari Zaru, melainkan dari batu-batu itu.
Aron menggertakkan giginya dan tubuhnya melesat, cahaya keemasan membungkus tinjunya dan menghantam dengan ganas ke arah Zaru.
Bam!
Sebuah suara ledakan terdengar lagi, seluruh gunung bergetar dan kali ini Zaru bahkan tidak bergerak, dia langsung menyambut serangan Aron.
Sedangkan Aron kembali terpental ke tanah.
Organ-organ di dalam tubuh Aron mulai bergejolak.
“Hahaha, saya mau lihat berapa banyak pukulan yang bisa kamu lontarkan lagi dengan kekuatanmu, setelah energimu mengering, maka kamu akan berada di bawah kendaliku.”
__ADS_1
Zaru tertawa terbahak-bahak.