Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Menolak bergabung dengan Detasemen perlindungan Hukum


__ADS_3

Aron menatap Julo perlahan lalu berkata dengan dingin : “Kamu kira kekuatan Keluarga Bara begitu kuat karena kekuatan dirimu sendiri hanyalah sampah…….”


“Kamu…..” Julo sangat marah dan ingin menyerang Aron tapi Eddyt menghentikannya!


​“Tuan Aron, saya tahu kamu yang membunuh Doddy, dan membangun reputasimu sendiri di Provinsi Canai, lalu membunuh Dennis di Pertemuan Seni Bela Diri, mengalahkan Roy dan membuat Provinsi Canai dan Provinsi Sena mengagumimu, sekarang bahkan Keluarga Darmanto juga berdamai denganmu, hanya saja kamu harus ingat, kalau negara ini mencakup ribuan mil, dan Provinsi Canai hanyalah salah satu bagian darinya, pepohonan tinggi akan selalu tertiup oleh angin lebih dulu, kalau Dika sudah keluar, maka Keluarga Darmanto juga tidak akan bisa melindungimu lagi!”


Eddyt menatap Aron dan seolah sedang membujuknya tapi sebenarnya dia sedang mengancamnya!


“Kamu menyelidiki ku?” Aron mengernyitkan keningnya dan wajahnya terlihat agak muram.


“Menyelidiki?” Eddyt tersenyum ringan : “Saya ingin mengetahui seseorang, apa perlu menyelidikinya?”


“Langsung katakan maksud kedatanganmu!” Aron tidak tertarik berbasa basi dengan Eddyt!


“Baik, saya berharap kamu mau bergabung dengan Detasemen Perlindungan Hukum, kamu harus tahu kalau jatuh bangunnya sebuah negara adalah tanggung jawab, sekarang kamu masih muda dan sudah saatnya untuk berkontribusi pada negara, bergabunglah dengan Detasemen Perlindungan Hukum, saya bisa memberikan perlakuan terbaik untukmu, dan mengenai masalah kamu membunuh Roy, saya juga akan menahannya untukmu, agar Keluarga Bara tidak mencari masalah padamu, bagaimana menurutmu?”

__ADS_1


Eddyt bertanya padanya.


“Saya sudah pernah mengatakan pada Ketua Detasemen Rudi, saya tidak akan bergabung dengan Detasemen Perlindungan Hukum, saya masih ada urusan yang harus saya selesaikan, dan saya berharap Ketua Detasemen Eddyt tidak menggunakan moralitas dan kepentingan negara untuk menjeratku, karena itu tidak ada gunanya bagi saya…..”


Aron berkata dengan wajah datar!


“Kalau kamu bergabung dengan Detasemen Perlindungan Hukum saya bisa membuka semua rahasia Detasemen Perlindungan Hukum kepadamu, dan menjadikan kamu seorang Grand master dalam waktu singkat, bagaimana menurutmu?” Eddyt tidak menyerah dan masih menjanjikan persyaratan pada Aron!


“Grand master?” Aron tersenyum dingin : “Sepertinya informasi Ketua Detasemen Eddyt tidak begitu lengkap ya, lantas kamu tidak tahu kalau Tronton dari Keluarga Bara itu dibunuh oleh saya? Dia itu juga seorang Grand master!”


Julo yang mendengar perkataan Aron seketika mencibir!


Eddyt memang mendapat kabar dan mencurigai kalau Keluarga Darmanto diam-diam membantu Aron turun tangan, kalau tidak Aron mana mungkin bisa membunuh seorang Grand master dengan mudah!


“Membual ya?” raut wajah Aron menjadi dingin, dan tiba-tiba dia mengeluarkan aura mengerikan dari sekujur tubuhnya, dan aura itu langsung menuju ke arah Julo!

__ADS_1


Merasakan aura itu, raut wajah Eddyt menjadi dingin dan tubuhnya gemetaran, dan dengan cepat mengeluarkan aura perlawanan yang kuat dari tubuhnya!


Namun meskipun begitu, Julo yang ditekan oleh aura Aron seketika bertekuk lutut dan nafasnya menjadi cepat, kalau bukan karena Eddyt turun tangan melawan, mungkin Julo sudah muntah darah saat ini!


Aron menarik kembali auranya dan menatap Julo yang bertekuk lutut dengan dingin : “Saya sudah bilang, yang kamu rasa hebat tidak ada artinya di mata orang lain, karena kekuatanmu sendiri terlalu sampah……”


Kali ini Julo tidak berani membantah, dia juga tidak marah, malah menatap Aron dengan ngeri, rasa frustasi dalam hatinya membuat wajah Julo memerah!


Eddyt menatap Aron dengan kaget lalu menghela nafasnya dan bekata : “Bagaimana pun saya sudah meremehkan Tuan Aron, dengan kekuatan seperti itu di usia yang masih begitu muda, masa depannya pasti tidak terbatas, sayang sekali…..sayang sekali…..”


“Setiap orang memiliki cita-cita masing-masing, dan saya berharap Ketua Majelis Eddyt tidak mempersulit saya lagi, hanya saja kalau Detasemen Perlindungan Hukum mengalami kesulitan dan membutuhkan bantuan saya, saya tidak akan menolak!”


Aron tidak ingin bergabung dengan Detasemen Perlindungan Hukum, karena terlalu banyak batasan dan masih banyak hal yang harus dirinya urus.


Dia harus pergi ke Pulau Naga, lalu mencari identitas dirinya, dia ingin tahu apakah orang tua kandungnya masih hidup!

__ADS_1


“Baik, dengan apa yang Tuan Aron katakan, saya akan mencoba yang terbaik untuk membantu kamu menangani masalah Keluarga Bara, untuk saat ini kamu tidak perlu khawatir, Keluarga Bara tidak akan datang mencarimu, mereka sedang menunggu Dika keluar dan membuat keputusan!”, Eddyt berkata.


__ADS_2