Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Aron Naik tingkat Kultivasi


__ADS_3

​“Hahaha, kamu sedang mengancamku di sini? Saya beritahu ya, sebentar lagi saya akan menguasai Teknik Lima Racun dan pada saatnya nanti kalau Eddyt benar-benar kemari, apa yang bisa dia lakukan? Saya rasa kalian DPH tidak akan bisa melakukan apapun!”


Picak tertawa keras dan terus berjalan ke arah Chika!


Robet yang melihat ini menggertakkan giginya dan menahan rasa sakitnya lalu melayangkan tinjunya ke arah Picak!


Picak menampar Robet dan membuatnya terhempas ke samping, dan dia menatap Isaah menangkap Chika begitu saja!


“Bajingan, lepaskan saya, lepaskan saya…”


Chika berjuang mati-matian tapi tidak membuahkan hasil!


“Adik seperguruan, tenang saja, saya tidak akan menyakitimu, asalkan kamu patuh terhadap perkataanku saja….”


Picak berkata lalu mengulurkan tangan untuk merobek pakaian Chika.


Dia akan memotretnya lalu mengirimkannya kepada Jon, agar Jon mematuhi perkataannya!


Namun pada saat Picak hendak merobek pakaian Chika, dia tiba-tiba merasa pusing dan tangannya yang mencengkram Chika seketika terlepas!

__ADS_1


Chika yang ketakutan langsung berlari ke arah Mars dan menatap Isaah dengan takut.


“Adik kelas, tidak perlu takut, dia sudah terkena jarum beracunku, tidak akan bertahan……..”


Mars yang melihat penampilan Picak seketika berkata dengan semangat!


Ternyata senjata tersembunyi yang ditembakkan Mars tadi hanyalah kedok, ada jarum beracun setipis rambut sapi yang tidak akan kelihatan kalau tidak diperhatikan dengan cermat, sebenarnya senjata tersembunyinya hanyalah tipuan belaka!


Jarum beracun setipis rambut sapi itu adalah jurus mematikan Mars yang sebenarnya!


Beberapa orang yang mendengar itu tampak terkejut, dan melihat Picak yang terhuyung-huyung, mereka menjadi bersemangat, kalau Isaah mati, maka mereka akan selamat!


Setelah berkata Picak mengeluarkan sebuah botol porselen dari sakunya, dan saat dibuka ada ulat seukuran kuku yang berwarna hijau, dan dia menelan ulat itu dengan satu gigitan tanpa ragu-ragu!


“Ini adalah ulat penyerap racun, dan sebentar lagi dia akan menyerap racun di dalam tubuhku hingga bersih…….”


Picak memejamkan matanya dan duduk tanpab bergerak.


Saat ini adalah saat yang paling baik untuk menyerang Picak, tetapi beberapa orang itu sudah terluka dan tidak memiliki kemampuan untuk menyerang lagi, dan Chika hanya seorang gadis biasa, dia tidak mungkin bisa melukai Picak!

__ADS_1


Saat ini ada ular berbisa yang menghalangi jalan mereka, dan mereka tidak bisa melarikan diri, jadi mereka hanya bisa menatap picak perlahan-lahan membersihkan racun dari tubuhnya!


Pada saat yang bersamaan, di kolam dingin, Aron sedang duduk di dasar kolam dingin, tidak bergerak seperti seorang biksu tua yang sedang bermeditasi, ulat beracun yang tak terhitung jumlahnya menggigit tubuh Aron dan menyuntikkan racun ke dalam tubuh Aron!


Tidak lama kemudian, tubuh Aron sudah dipenuhi dengan racun dalam jumlah besar, hanya saja Aron mengaktifkan Seni Konsentrasi Jiwanya dan mulai mengubahnya menjadi energi spiritual dan menyimpannya di dalam Dantiannya!


Ulat beracun yang menggigit Aron dengan cepat disedot hingga kering oleh Aron, dan berubah menjadi bangkai kering dan perlahan terapung ke permukaan air.


Seekor, dua ekor…..


Segera, ulat beracun yang menggigit Aron semakin sedikit dan semakin banyak bangkai ulat beracun yang sudah kering mengambang di permukaan kolam dan menutupi seluruh permukaan kolam!


Energi spiritual di dalam tubuh Aron berkembang dengan pesat, dan gelembung gelembung menyembur keluar dari tubuh Aron dan membuat air di dalam kolam dingin itu seolah mendidih!


Ng…….


Permukaan air kolam tiba-tiba bergoyang dan Aron yang ada di dasar kolam membuka matanya, saat ini dia sudah mencapai puncak dari Tahap Pembangunan Fondasi, hawa dingin yang ada di dalam ulat beracun dan di dalam kolam dingin itu diserap ke dalam tubuh Aron!


Jika ada seseorang yang pernah menyentuh air kolam dingin ini, mereka akan merasakan hawa dingin yang bagaikan es, tapi saat ini air kolam yang semula sangat dingin sudah tidak lagi dingin, malah terasa sedikit hangat!

__ADS_1


Pada saat bersamaan, Picak yang menggunakan ulat penyerap racun untuk menyerap racun yang ada di dalam tubuhnya juga membuka matanya, dan membuka mulutnya tiba-tiba, dan seekor ulat langsung keluar dari dalam dan kembali ke dalam botol porselen kecil itu!


__ADS_2