
“Dasar tua bangka, meminta bantuan itu ada etikanya, apakah kamu menggertak Lembah Pengobatan karena merasa dirimu mempunyai kekuatan?”
Aron menatap Guru Atta, dan berkata dengan suara dingin.
Guru Atta menggertakkan giginya namun pada akhirnya dia menahan amarahnya dan menangkupkan tangannya pada Aron : “Penguasa Lembah, saya datang untuk meminta orang-orang dari Lembah Pengobatan kalian untuk menyelamatkan muridku, selama Lembah Pengobatan bersedia, apa pun persyaratannya tidak masalah!”
“Cuih, walau kamu memberikan segunung emas dan segunung perak, saya juga tidak akan menyembuhkan August, dia terluka karena dipukuli olehku, menurutmu apakah saya akan pergi menyelamatkannya?”
Aron berkata dan tersenyum dingin.
Guru Atta tercengang lalu menatap Aron dengan tidak percaya : “Kamu…lantas kamu adalah Aron?”
“Benar, saya adalah Aron!”
Aron mengangguk.
Mendengar hal ini Guru Atta menjadi semakin bingung, dia sama sekali tidak pernah menyangka kalau Aron adalah Penguasa Lembah Pengobatan.
Bagaimana mungkin?
“Kenapa kamu bisa menjadi Penguasa Lembah Pengobatan?”
Guru Atta mengalihkan pandangannya kepada Alfat, meskipun Guru Atta tidak pernah bertemu dengan Penguasa Lembah Pengobatan, tapi dia pernah berurusan dengan Alfat.
__ADS_1
“Kamu tidak perlu melihatku, beliau adalah Penguasa Lembah Pengobatan yang asli…”
Alfat menunjuk Aron dan berkata.
Melihat Alfat berkata seperti itu, Guru Atta tidak bisa tidak percaya, dan menatap Aron dengan sedikit tidak percaya.
Lalu menggertakkan giginya : “Nak, kamu sudah melukai muridku, dendam ini cepat atau lambat pasti akan saya balaskan, tanpa Lembah Pengobatan, saya juga bisa menyembuhkan luka muridku…”
Guru Atta memelototi Aron dengan garang lalu pergi dengan kesal.
Setelah Guru Atta pergi, Alfat berkata dengan sedikit khawatir : “Penguasa Lembah, jika kamu membiarkan orang itu pergi, maka keberadaanmu di Lembah Pengobatan akan terbongkar dan mungkin akan ada yang datang kemari untuk melawanmu…”
“Lakukan saja sesuai dengan situasinya nanti, belum lagi dengan kekuatan yang kita miliki saat ini, sepertinya tidak akan bisa menahan orang itu…”
Alfat tidak mengatakan apa pun, dia juga tahu apa yang Aron katakan benar, walau semua orang di Lembah Pengobatan menyerang bersama, ingin menghentikan Guru Atta akan membuat mereka membayar harga yang menyakitkan.
“Aron, apa yang baru saja terjadi?”
Saat ini, Danu datang ditemani oleh Elen.
Lalu Lina dan Nely juga menghampiri.
“Paman Danu, Guru dari August datang untuk meminta bantuan medis kepada Lembah Pengobatan, jadi saya mengusirnya…”
__ADS_1
Aron berkata dengan jujur.
“Guru Atta itu?” raut wajah Danu tampak terkejut : “Sepertinya kamu tidak bisa bersembunyi terlalu lama lagi di Lembah Pengobatan, bukankah kamu sedang mengasingkan diri untuk berlatih, kenapa tiba-tiba terbangun?”
“Saya juga tidak tahu!” Aron menggelengkan kepalanya dengan tatapan kusam : “Saat sedang berkultivasi, saya tiba-tiba merasakan rasa sakit yang menyayat hati, dan seluruh tubuh saya menjadi tidak enak, jadi ingin menenangkan hati tapi tetap saja tidak bisa…”
Danu yang mendengarnya seketika teringat pada video yang baru saja dia terima, Aron pasti memiliki ikatan batin dengan ibunya, saat ibunya dipukuli dengan parah, Aron akan merasakannya!
Hanya saja Danu tidak menunjukkan video itu kepada Aron, dengan kekuatan Aron saat ini, dia masih tidak cukup kuat untuk melawan Keluarga King, namun dengan temperamen Aron, kalau dia melihat ibunya dipukuli seperti itu, dia pasti akan segera pergi ke Keluarga King tanpa memedulikan hidup matinya.
Setelah Guru Atta pergi, Lembah Pengobatan kembali menjadi tenang, Aron kembali mengasingkan diri dan mencoba menenangkan dirinya dengan sekuat tenaga.
Sedangkan Danu, merasa suasana hatinya sangat berat dan mengurung diri di dalam kamar selama beberapa hari dan tidak keluar untuk berjalan-jalan.
Tiga hari kemudian!
Lembah Pengobatan kedatangan lima orang tamu tak terduga!
Lima orang itu merupakan pendekar samurai Negara Partan yang membawa katana, berdiri dengan dingin di depan pintu masuk Lembah Pengobatan.
“Aron ternyata bersembunyi di dalam sini, memang sangat terpencil…”
Kawasaki Koichi, pemimpin dari lima orang pendekar samurai Negara Partan melihat ke arah Lembah Pengobatan yang ada di depannya dan berkata dengan ringan.
__ADS_1