Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Otw Desa Racun


__ADS_3

Dia malah takut Raja Poison tidak akan menggunakan racun padanya, akan lebih baik jika semua racun di Desa Poison digunakan padanya, dengan begitu dia bisa menghirup gas beracun itu ke dalam tubuh nya dan mengubahnya menjadi kekuatan spiritual dengan Seni Konsentrasi Jiwa di dalam tubuhnya dan disimpan untuk meningkatkan kekuatannya.


“Aron, kamu gila ya?”


Elen juga menatap Aron dengan bingung.


Hanya Danu yang tersenyum ringan, dia memahami maksud Aron jadi dia berkata: “Tidak ada salahnya Aron pergi ke Desa Poison, dengan begitu semua masalah bisa diselesaikan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari...”


Melihat Danu juga berkata demikian, yang lainnya tidak mengatakan apapun lagi.


Neli menatap Aron dan berkata dengan perlahan: “Desa Poison tidak sesederhana yang kamu pikirkan, sebaiknya kamu mempertimbangkannya dengan baik...”


“Tidak perlu dipertimbangkan lagi, kalau saya tidak pergi denganmu, kamu sendiri tahu dengan jelas hukuman apa yang akan kamu dapatkan saat kembali ke Desa Poison, jangan bilang Desa Poison merupakan orang baik, saya tidak percaya...”


Aron berkata dengan tegas.

__ADS_1


Neli tidak mengira Aron akan mengambil resiko demi dirinya, jadi setelah terdiam sejenak, dia berkata: “Saya beritahu padamu, kali ini ayah angkat memintaku untuk membawamu kembali dalam keadaan hidup agar bisa menjadikanmu sebagai Raja Mayat, Raja Mayat perlu memasukkan seorang yang masih hidup ke dalam ruangan yang dipenuhi dengan hewan beracun, lalu digigit oleh berbagai hewan beracun dan setelah itu akan dikurung selama tujuh hari di dalam, jika setelah tujuh hari mereka masih tetap hidup maka akan menjadi Raja Mayat dan sampai sekarang belum ada orang yang pernah mempraktekkannya...”


Perkataan Neli membuat semua orang terkejut, tidak disangka Desa Poison mempraktikkan hal seperti ini, menggunakan nyawa orang sebagai eksperimen, benar-benar sangat kejam.


“Aron, kamu tidak boleh pergi, tidak boleh pergi...”


Saat Nuri mendengar itu sangat kejam, dia memegang lengan Aron dengan kuat dan tidak berniat melepaskan Aron, itu terlalu berbahaya.


Sedangkan Aron yang mendengarnya seketika menjadi sangat bersemangat, dia pergi ke Desa Poison karena hewan-hewan beracun Desa Poison, sekarang dia akan dijadikan Raja Mayat, Aron sangat berharap bisa menyerap semua racun dari hewan beracun itu sampai habis, dan mungkin itu bisa membuat kekuatannya naik ke tingkatan lain.


Neli yang melihat tampang tidak sabar Aron seketika tercengang, awalnya dia mengira setelah memberitahu rahasia Desa Poison pada Aron, dia akan takut dan mundur, tidak disangka Aron malah menjadi bersemangat.


“Saya akan memberitahu ayah angkat saya terlebih dulu...”


Melihat Aron sudah mengambil keputusan Helen hanya bisa berjalan keluar dari villa untuk menghubungi Raja Poison.

__ADS_1


Tidak lama kemudian, Neli berjalan masuk: “Saya sudah memberitahu ayah angkat saya, kita sudah bisa berangkat sekarang...”


Aron mengangguk dan keluar dari villa mengikuti Neli, sedangkan Nuri dan Lina menatap Aron dengan cemas.


Neli menatap wajah keduanya yang cemas dan berkata dengan dingin: “Saya akan melakukan yang terbaik untuk memastikan keamanannya...”


Setelah berkata, Neli sendiri juga sedikit terkejut, dia sendiri juga tidak tahu, tanpa sadar dia merasa memiliki perasaan terhadap Qron dan yang lainnya, itu mungkin ada hubungannya dengan adiknya sendiri, Elen.


Aron dan Neli bergegas ke bandara, dan terbang ke Barat Daya lalu menuju ke Desa Poison!


​Sedangkan Danu juga tidak berlama-lama lagi di Kota Sanur, dia membawa Nuri dan yang lainnya naik perahu untuk melaut, meskipun Nuri dan Lina tidak tahu kemana Danu akan membawa mereka, tapi mereka juga tidak bertanya dan hanya mengikutinya.


Di atas pesawat, Aron duduk di samping Neli, dia memegang lengan Neli dengan satu tangan dan hampir berbaring di tubuh Neli, meskipun Neli tidak menunjukkan ekspresi di wajahnya dia juga tidak mendorong Aron dan membiarkan Aron bersandar padanya.


Banyak orang di pesawat yang melihat pemandangan ini dan menatap Aron dengan tatapan menghina, pria dewasa seperti itu malah terlihat seperti seorang wanita, perlu diingat kebanyakan pasangan, selalu wanita yang akan bersandar pada pria.

__ADS_1



__ADS_2