
Aron ingin melenyapkan Keluarga King dan menyelamatkan ibunya, sepertinya harus melewati perjalanan yang sulit.
Apalagi, Keluarga King di Kota Dama memiliki kekuatan yang sangat besar, jaringannya sangat rumit, walau di dalam Aliansi Seni Bela Diri Keluarga King juga memiliki hak bicara, jadi jika Aron ingin melawan Keluarga King maka dia mungkin harus berhadapan dengan seluruh komunitas bela diri di Kota Dama.
Setelah Lima Pelindung pergi, di ruangan aula yang besar hanya tersisa Naveen dan beberapa tetua dari Keluarga King, Teflon tidak berani mengangkat kepalanya di depan mereka semua, dia juga tidak mempunyai hak untuk mengangkat kepalanya!
“Kepala keluarga, jika tidak ada urusan lain maka saya akan pergi melakukan persiapan.”
Teflon hendak pergi karena berada di sana membuatnya merasa tertekan.
“Jangan pergi dulu!” Naveen memanggil Teflon, lalu berkata : “Teflon, sekarang kekuatanmu sudah berada di tahap apa?”
“Kepala keluarga, sekarang sudah mencapai Great Grand Master tingkat tiga, dan diimbangi dengan latihan, setelah pelatihan berakhir maka saya yakin bisa menembus Great Grand Master tingkat empat.”
Teflon berkata dengan penuh percaya diri.
“Great Grand Master tingkat empat, tidak buruk, tidak banyak orang seusiamu yang bisa mencapai kekuatan seperti itu.”
Naveen memuji Teflon.
__ADS_1
“Terima kasih atas pujiannya, Kepala Keluarga!” Teflon berkata dengan ekspresi bangga.
Perlu diketahui Naveen sangat jarang memuji orang, bahkan putranya sendiri, August juga tidak akan mendapatkan pujian darinya.
“Jangan berterima kasih padaku terlebih dulu, dengan kekuatanmu saat ini, jika kamu bertemu dengan Aron apakah kamu bisa menangkapnya hidup-hidup?”
Naveen mengajukan sebuah pertanyaan yang sangat tajam.
Setelah tercengang sejenak, Teflon menggelengkan kepalanya : “Kepala keluarga, saya tidak bisa melakukannya, karena Aron bahkan mampu membunuh Ichiro Watanabe, kekuatannya seharusnya lebih tinggi dibandingkan denganku.”
Teflon sangat tulus dan tidak akan sembunyi-sembunyi, kekuatannya memang tidak sekuat Aron.
“Yang saya khawatirkan sekarang adalah, dengan kekuatanmu itu akan mengalami kerugian besar saat pelatihan, pada saatnya bukan saja tidak mendapatkan sumber daya sama sekali, tapi nyawa kecilmu juga akan melayang.”
Teflon yang mendengar hal ini merasa hatinya tersentak, dia tahu dia mungkin akan kehilangan kesempatan indahnya ini.
“Kepala keluarga, demi Keluarga King saya bersedia memberikan apa saja, termasuk nyawaku.”
Teflon mulai bersumpah.
__ADS_1
“Teflon, kamu juga tidak perlu begitu bergejolak, saya yang mengutusmu untuk ikut pelatihan kali ini, hanya saja saya juga sudah meminta August untuk segera kembali, kalian berdua akan membentuk tim dan berpartisipasi dalam pelatihan bersama-sama.”
Melihat sikap Teflon, Naveen berkata dan menghiburnya.
Teflon yang mendengarnya seketika tercengang, tapi dia tidak punya hak untuk menolak, di Keluarga King ini dia hanya seorang garis keturunan tidak langsung, meskipun para bawahan memanggilnya Tuan Muda Teflon King, tapi di mata para senior Keluarga King, dia bukan siapa-siapa.
Namun Teflon juga diam-diam merasa lega, karena walau pemeran penting dalam pelatihan kali ini berubah menjadi August, tapi bagaimanapun dia tetap bisa hadir, dan yang Teflon butuhkan saat ini adalah kesempatan.
“Saya akan mendengar semua perintah Kepala Keluarga…”
Teflon berkata dengan penuh hormat, raut wajahnya tidak menunjukkan sedikit rasa tidak senang pun.
"Hm, pergilah, persiapkan dirimu dengan baik!”
Naveen mengibaskan tangannya.
Teflon berjalan keluar, namun saat keluar raut wajah Teflon yang merendahkan dirinya menghilang dan digantikan dengan ekspresi sinis dan kilatan kejam di matanya.
Teflon sebagai orang yang paling berbakat dalam generasi muda telah berlatih untuk mencapai ranah Great Grand Master dengan sumber daya yang terbatas, dia terus berusaha keras agar suatu hari nanti silsilah keluarganya bisa menjadi Tuan dari Keluarga King dan tidak dipandang remeh oleh orang lain.
__ADS_1
Dia yang sekarang, tidak lebih hanya seorang bawahan, dia harus hidup dengan hati-hati, dia takut perkataannya akan mengusik Naveen dan langsung dibunuh.
Teflon tahu persis bagaimana Naveen bisa mendapatkan posisi sebagai kepala keluarga, dia tahu dia harus menahan dirinya dan cepat atau lambat hari itu akan tiba.