Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Batu-batu dari Angela


__ADS_3

Bam………..


Suara keras terdengar, Aron langsung membelah sebuah celah besar di sekitar Boyca, dan asap serta debu mengepul menenggelamkan Boyca di dalamnya.


Arin mendarat perlahan dan keningnya dibasahi oleh keringat, dan tetesan keringat yang jatuh ke tanah menguap dalam sekejap.


Dengan jurus tadi Aron menghabiskan seluruh kekuatan spiritualnya yang tersisa dan saat ini Aron tidak bisa lagi mengayunkan pisau.


Asap debu perlahan menghilang dan sosok Boyca mulai terlihat, namun dia tidak mati, Aron tidak membunuhnya.


Walaupun tidak mati, Boyca juga terluka akibat cahaya pedang yang menakutkan itu, dan pakaiannya juga menjadi compang-camping, dia tidak jauh lebih baik dibandingkan Aron.


“Kamu….kamu tidak membunuhku?”


Boyca menatap Aron dengan kaget, jurus yang barusan Aron keluarkan sudah cukup untuk membunuhnya, jangankan membunuhnya, itu bahkan bisa membuatnya menjadi sampah.


Namun Aron tidak membunuhnya, puluhan cahaya pedang yang baru saja membombardir tubuh Boyca, dan membuat Boyca terluka parah, seolah-olah semua tulangnya diremukkan oleh seseorang dan pada saat ini Boyca hampir tidak bisa bangkit berdiri.


“Saya tidak membunuhmu, kamu boleh pergi, kalau kamu masih ingin membalas dendam padaku, silahkan cari saya, hanya saja lain kali, kamu tidak akan punya kesempatan untuk mempertahankan nyawamu….”

__ADS_1


Aron berkata dengan dingin.


Boyca menatap Aron dan setelah sekian lama, dia berbalik pergi dan masuk ke dalam mobil, lalu Boyca menginjak pedal gas dan pergi.


Aron menatap Boyca yang pergi dan bernafas dengan terengah-engah.


“Kalau tubuh ini belum diolah, sepertinya hari ini akan sulit menghindari bencana……”


Aron bergumam pada dirinya sendiri tanpa sadar sambil menatap kulitnya yang telanjang.


“Kalau keempat orang itu bukan boneka, walau kamu sudah mengolah tubuhmu, kamu juga akan sulit menghindari bencana….”


Pada saat ini, Danu muncul entah dari mana dan dia memegang baju di tangannya.


“Cepat pakai bajumu!” Danu melemparkan baju itu pada Aron : “Kamu tidak boleh menaruh semua harapanmu pada tubuhmu, bahkan jika kamu sudah mengolah tubuhmu, itu tidak abadi, kalau saja empat orang itu bukan boneka yang pikirannya dikendalikan, kamu tidak akan bisa melawan mereka berempat, kedepannya kamu tidak boleh seperti hari ini, saat berhadapan dengan kekuatan absolut, walau itu besi dan baja asli juga tetap bisa dihancurkan menjadi besi tua….”


Setelah Danu selesai berkata, dia berbalik dan pergi, saat ini Aron sudah keluar dari bahaya dan Danu sudah boleh meninggalkan tempat ini.


“Hei… Br…Br…..”

__ADS_1


Aron ingin memanggil Danu, tapi pada saat itu dia tidak tahu harus memanggil Danu dengan sebutan apa.


“Kamu boleh memanggilku Paman Danu, memanggilku paman itu juga sudah seharusnya kamu lakukan….”


Danu tidak menoleh ke belakang dan berkata sambil terus berjalan.


“Paman Danu…..”


Aron memanggilnya namun sayang sekali Danu tidak menjawabnya dan sosoknya sudah menghilang.


Melihat ke arah Danu menghilang, Aron berdiri di sana untuk waktu yang lama!


Dia tahu, kalau Danu pasti terkait dengan identitas dirinya, dan juga Liu Khang, di dunia ini tidak ada hal yang begitu kebetulan, orang yang membantunya semuanya bermarga King, kecuali semua ini sudah diatur sejak awal.


Setelah berbalik dan masuk ke dalam mobil yang dikendarai oleh Boyca dan yang lainnya tadi, Aron langsung menuju ke Kota Sanur.


Setelah sampai di Kota Sanur, Aron membuang mobil itu dan memesan taksi untuk kembali ke Villa Perumahan Bumi Indah.


Setelah sampai di puncak gunung, dan merasakan energi spiritual yang kuat mengalir ke arahnya, dia membuka pintu halaman dan menemukan bahwa Angela sudah mengirim satu gerbong Batu Spiritual lagi, dan di pintunya tertempel sebuah catatan tulis tangan dengan tulisan yang indah, jelas ditulis oleh Angela.

__ADS_1


Angela memberitahu Aron kalau saat ini semakin sedikit batu seperti ini yang ditambang, oleh karena itu kedepannya mungkin harus menunggu cukup lama untuk bisa mengirimkan satu gerbong lagi untuknya.



__ADS_2