
“Ada apa? Apakah ada sesuatu di wajahku?”
Nuri memegangi wajahnya dan merasa gelisah, lalu bergegas menghirup bau di toilet, dan baunya sudah hilang, dia sebenarnya sudah selesai sejak tadi tapi sengaja menunggu setengah jam di dalam toilet karena khawatir baunya terlalu kuat, dan kalau sampai Aron mencium bau itu, maka itu akan menghancurkan bayangan di hatinya
Melihat Aron dan Lina yang tercengang seperti itu Yuki juga tertegun.
“Tidak tidak tidak, coba lihat dirimu….” Aron memegang bahunya dan mendorongnya ke cermin.
“Nuri, kamu….kamu benar-benar seperti terlahir kembali, kulitmu yang sekarang jauh lebih lembut dibandingkan dengan kulit bayi….”
Lina berkata dengan kagum di sampingnya.
Nuri juga tercengang saat melihat sosok di cermin.
Apakah itu dia?
Astaga!
Benar-benar sangat cantik!
Dia masih orang yang sama, tapi seluruh tubuhnya tampak bening, kulitnya tampak tipis lembut, bahkan tubuhnya juga menjadi makin indah, semua pria pasti tak bisa berhenti menatapnya.
__ADS_1
“Dave, apa yang terjadi? Apakah Pil Xisui juga memiliki efek yang mempengaruhi kecantikan?” Yuki bertanya dengan gemetar karena bahagia, kulitnya jauh lebih lembut dibandingkan dengan kulit bayi yang baru lahir.
Aron menghela nafas dan menarik tangan Nuri dan merasakan denyut nadinya dengan lembut, untuk memeriksa keadaan dalam tubuhnya, dan benar saja, dia menemukan meridian di tubuh Nuri menjadi lebih lembut dan yang paling penting tidak ada jejak kotoran dalam tubuhnya, dan ini membuat seluruh tubuhnya seperti bayi yang baru lahir.
Aron segera mengingat efek dari Pil Xisui yang bisa menghilangkan kotoran dari tubuh manusia dan mengubah tubuh manusia seperti baru lahir.
Dengan kondisi seperti inilah seseorang bisa mengetahui apakah dirinya bisa masuk ke dunia kultivasi abadi dan berkultivasi atau tidak.
Mengingat hal itu, Aron mengepalkan tinjunya dengan semangat apabila Nuri berhasil melangkah ke dunia kultivasi maka mereka bisa menjadi pasangan abadi untuk selama-lamanya!
“Pil Xisui ini memang benar-benar bagus!”
Hati Aron dipenuhi dengan kegembiraan.
Nuri tidak menyalahkan Aron yang membuatnya sakit perut, dan langsung memeluk Aron di hadapan Lina.
Tapi saat mereka berdua berpelukan Lina bergegas memisahkan mereka.
“Lina, apa yang kamu lakukan? Apa kamu cemburu?” Nuri yang melihat Lina memisahkan dirinya dan Aron seketika tersenyum mengejek.
“Cemburu kepalamu!” Lina melirik Nuri dengan malas lalu menatap Aron, dia mengulurkan tangannya dan mengarahkannya ke dalam pakaian Aron.
__ADS_1
Aron terkejut dan mundur ketakutan : “Lina, apa yang kamu lakukan? Saya ini seorang pria dan Nuri juga ada di sini, kamu mana boleh seperti itu…”
Lina langsung meraih kerah baju Aron : “Apa yang kamu pikirkan di dalam kepalamu itu? Saya hanya ingin mengambil kembali Pil Xisui itu….”
Setelah berkata Lina mengeluarkan Pil Xisui itu dari saku Aron dan menelannya tanpa ragu.
Segera, Lina juga mengernyitkan keningnya dan bergegas berlari menuju kamar mandi.
Aron dan Nuri dibiarkan menunggu di luar toilet, dan saat Aron hendak memeluk Nuri, Nuri mendorongnya.
Nuri menatap Aron dengan dingin : “Saya tanya padamu, apa maksudmu barusan? Apakah kamu akan melakukannya dengan Lina kalau saya tidak ada disini?”
“Melakukan apa? Apa yang kamu bicarakan? Kenapa saya tidak mengerti sedikitpun, jangan memutar perkataanku…”
Aron menghindari pandangannya dan tidak berani menatap Nuri lalu bergegas pergi ke ruang tamu dan duduk di sofa.
“Hm, tidak ada laki-laki yang tidak mata keranjang….”
Melihat Aron seperti itu Nuri cemberut tapi dia tidak benar-benar marah.
Meskipun Aron melakukan sesuatu dengan Lina, Nuri juga bisa menerimanya, asalkan di dalam hati Aron hanya ada dirinya seorang.
__ADS_1