
Mike tercengang lalu menjawab : “Roddy adalah keponakanku, kamu mengenal Roddy?”
“Tentu saja kenal, saya yang menebas tangannya mana mungkin tidak kenal…”
Aron sudah berada di depan dan mendengar perkataan antara Mike dan Eddyt, jadi dia tahu Mike adalah anggota Keluarga Tanu.
“Kamu…kamu adalah Aron?”
Mike menatap Aron dengan kaget.
Aron mengangguk : “Benar, saya adalah Tuanmu, Aron…”
Melihat Aron mengaku, raut wajah Mike langsung dipenuhi dengan keinginan membunuh : “Bagus sekali, kamu menebas tangan keponakanku, menelan Kristal Naga, sekarang saya akan mewakili keponakanku membalas dendam lalu mengeluarkan Kristal Naga yang ada di dalam tubuhmu…”
Mike berkata lalu aura yang ada di tubuhnya seketika meningkat dan sebuah tinju langsung diarahkan ke arah Aron.
“Mike, apa yang kamu lakukan? Ini adalah Detasemen Perlindungan Hukum, kamu tidak diizinkan bertindak sembarangan…”
Eddyt melihat Mike yang hendak menyerang Aron bergegas menghalangi.
“Eddyt, jangan berani menggunakan Detasemen Perlindungan Hukum untuk menekanku, bocah ini melukai keponakanku, hari ini saya pasti akan membantu keponakanku untuk balas dendam, kalau kamu tidak ingin maki, maka minggirlah…”
__ADS_1
Mike sama sekali tidak menganggap Eddyt dan mencaci maki dirinya.
Hal ini membuat Eddyt serba salah, tapi dia tidak bisa melakukan apapun, kekuatannya tidak sebanding dengan Mike, walau dia menyerang juga akan dikalahkan!
“Ketua Detasemen Eddyt, sebaiknya kamu minggir, kebetulan hari ini saya akan menjadikan Mike sebagai contoh agar bawahanmu tidak ada yang tidak senang…”
Aron berkata dengan ringan.
“Tuan Aron…” Eddyt menoleh ke arah Aron.
“Ada apa? Kamu takut saya tidak bisa menang melawannya?” Aron tersenyum ringan.
“Bukan bukan bukan, jangankan seorang Mike, walau ada dua orang Mike juga tidak menjadi tandingan Tuan Aron, hanya saja Tuan Aron harus menjaga sikap, jangan sampai membunuhnya…”
“Tenang saja, saya punya perhitungan sendiri!” Aron mengangguk.
Aron dan Eddyt yang berbincang membuat Mike hampir mati kesal.
“Eddyt, bicara apa kamu? Nanti setelah saya melumpuhkan bocah ini, saya pasti akan membuat perhitungan denganmu, beraninya kamu meremehkan saya seperti itu…”
Mike berteriak dengan marah lalu mengepalkan tinjunya dan menghantamkannya ke arah dada Aron.
__ADS_1
Eddyt bergegas menghindar, dia tahu Mike sama sekali bukan lawan Aron, dia sudah melihat bagaimana Aron dengan santainya membunuh Hasan dan Master Narsi.
Melihat Mike yang menghantamkan tinjunya dengan marah ke arahnya, Aron hanya tersenyum tipis dan tidak bergerak.
Di saat tinju Mike hampir mengenai tubuh Aron, sebuah perisai pelindung tiba-tiba muncul di tubuh Aron, cahaya keemasan yang samar-samar menyinari kulitnya!
Bam…
Suara hantaman yang keras terdengar, tinju Mike menghantam tubuh Aron dengan keras, tapi anehnya, tubuh dave tidak bergerak sama sekali, bahkan ekspresi di wajahnya juga tidak berubah.
Hal ini mengejutkan Mike, dan dia menatap Aron dengan kaget.
Perlu diketahui kalau tinjunya tadi mengerahkan kekuatan yang cukup untuk menghancurkan gunung batu, bahkan sebuah mobil dapat dibelah dengan satu pukulan, tapi pukulan yang menghantam tubuh Aron ini seperti menghantam baja.
Getaran yang besar membuat tangan Mike mati rasa, dan rasa sakit langsung menjalar ke sekujur tubuhnya.
Mike menggertakkan giginya dan perlahan menarik kembali tinjunya, tangannya tidak berhenti gemetaran, tapi dia berusaha keras untuk mengendalikannya agar orang lain tidak melihatnya.
“Apa yang terjadi? Lantas Mike tidak menggunakan kekuatannya?”
“Itu adalah pukulan dari seorang Great Grand Master, walau sebuah mobil juga bisa dibalik dengan mudah, kenapa Aron bahkan tidak bergerak?”
__ADS_1
“Apakah mereka berdua sengaja bersandiwara agar bisa memberikan wibawa bagi orang yang bernama Aron itu?”