Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Musuh Mundur


__ADS_3

Di dalam Menara Setan.


Aron tidak tahu apa yang sedang terjadi di luar, namun menurut perasaannya Aton seolah baru berada di dalam sini selama beberapa jam saja.


Sedangkan Aron sudah berada di sini selama enam hari, dalam waktu enam hari ini Aron menyerap energi spiritual yang tidak terhitung jumlahnya.


Namun Dantiannya tetap tidak menunjukkan perubahan apa pun.


Ingin menembus ranah setengah Master Guru sepertinya masih memerlukan jalan yang panjang.


Seni Konsentrasi Jiwa Aron bekerja dengan ganas, untung saja Seni Konsentrasi jiwanya Aron adalah teknik kultivasi abadi yang unggul.


Jika digantikan dengan teknik sihir biasa, maka pergerakan dengan intensitas tinggi seperti ini akan terlalu berat untuk ditanggung.


Di sekitar tubuh Aron ada kabut air yang tidak terhitung jumlahnya sedang melayang, membuat seluruh lantai dasar dari menara diselimuti oleh kabut abadi.


Semua kabut ini terbentuk dari keringat yang menguap dari tubuh Aron!


Untung saja Menara Setan mampu memberikan energi spiritual kepada Aron, kalau tidak, dengan kecepatan konsumsi Aron yang begitu tinggi, walau seluruh tambang Batu Spiritual juga akan habis diserap.


...****************...


Pertempuran besar di luar Lembah Iblis masih berlanjut, matahari sudah terbit dan menunjukkan hari yang baru sudah dimulai.


Namun matahari terbit ini menyinari pemandangan yang penuh dengan darah.


Mayat-mayat memenuhi lantai!


Bau darah dapat tercium dengan jelas dari radius bermil-mil jauhnya.

__ADS_1


Di atas gunung, sudah tidak banyak orang yang menyaksikan pertempuran ini, setelah bertempur selama satu hari satu malam, pertempuran masih dilanjutkan dan kerumunan itu mulai sedikit bosan.


Tidak terlihat lagi antusiasme mereka saat di awal.


Sedangkan kedua belah pihak yang bertempur sudah mencapai titik kelelahan!


Saat ini mereka semua bertahan dengan nafas yang terengah-engah!


Baik Amon, Natan atau pun Daniel sudah penuh dengan luka-luka.


Khu, Alfat dan yang lainnya juga berlumuran dengan darah.


Namun orang-orang dari komunitas bela diri Kota Dawa juga tidak lebih baik, hampir semuanya terluka.


Terutama Gera, sebagai orang yang memulai semua ini, dia mendapatkan perhatian khusus, dan sekarang para ahli Keluarga Galah yang ada di sekitar Gera sudah terluka berat dan hampir mati.


Sedangkan Gera juga sudah terluka berat dan tangan kirinya tidak dapat diangkat lagi karena patah.


Mereka tidak menyangka, kekuatan Lembah Iblis begitu kuat, dengan jumlah mereka yang begitu banyak mereka juga tidak dapat menyerang.


Tentu saja, bergabungnya Lembah Tanpa Bayangan dan Lembah Pengobatan, juga bukan sesuatu yang mereka duga.


Terutama bergabungnya Lembah Pengobatan, yang membuat luka orang-orang Lembah Iblis dan Lembah Tanpa Bayangan dapat diobati dengan segera.


Sedangkan Alfat juga membawa banyak pil obat yang dapat memulihkan kekuatan mereka dalam waktu singkat.


Inilah yang membuat Lembah Iblis dapat bertahan menghadapi serangan orang-orang dari komunitas bela diri Kota Dawa.


“Tuan Gera, masalah sudah menjadi seperti ini, saya rasa kita tidak akan bisa menyerang masuk ke dalam Lembah Iblis lagi, bahkan walau kita bisa melakukannya saya yakin masih ada orang yang berjaga di dalam.”

__ADS_1


“Pertempuran sudah sampai titik seperti ini, Salomo juga masih tidak terlihat, saya rasa dia pasti berjaga di dalam lembah!”


“Kali ini tampaknya kita sedikit sembrono, untuk sementara sebaiknya kita mundur, dan kembali untuk membuat perencanaan jangka panjang!”


Lelaki tua berjanggut putih itu membujuk Gera.


Sekarang, sangat jelas jika pertempuran dilanjutkan, orang-orang dari komunitas bela diri Kota Dawa akan mengalami kerugian.


​Lagi pula beberapa di antara mereka sudah kehilangan motivasi untuk bertarung dan ada yang mulai ingin melarikan diri.


Terutama Aster yang awalnya ingin menggunakan kesempatan ini untuk membangun reputasinya sendiri.


Pada akhirnya, saat pertarungan menjadi semakin buruk, Aster langsung membawa bawahannya untuk melarikan diri di tengah-tengah pertarungan.


Dai tidak ingin menghancurkan klan yang sudah dia bangun sendiri dengan susah payah.


Gera melihat kerumunan orang yang sudah kelelahan dan mengangguk dengan berat hati.


Tidak ada cara lain, Gera sudah meremehkan kekuatan Lembah Iblis, dan tidak menyangka Lembah Tanpa Bayangan serta Lembah Pengobatan akan berjuang mati-matian untuk membantu.


“Amon, ingat ini, Keluarga Galah tidak akan pernah berhenti sebelum berhasil menangkap Aron.”


“Nanti setelah kakakku keluar, maka itu akan menjadi waktu hancurnya Lembah Iblis!”


Gera menatap Amon dan menggertakkan giginya.


“Saya akan menantikannya!” Amon berkata dengan acuh tak acuh.


Gera mendengus dingin lalu membawa pasukannya berbalik pergi.

__ADS_1


Natan masih ingin mengejarnya namun Amon mengulurkan tangan dan menghentikannya!



__ADS_2