Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Kekuatan Kristal Naga Ilahi


__ADS_3

“Membual…” Arthur mendengus dengan jijik : “Jika Keluarga King mempunyai begitu banyak senjata ajaib, maka Naveen pasti sudah tidak menganggap siapa pun lagi, apakah dia masih akan begitu segan kepada kita?”


“Benar juga!” Wiwanto mengangguk.


Dengan sifat Naveen, jika Keluarga King benar-benar memiliki begitu banyak senjata ajaib, maka Naveen pasti sudah berani ikut campur dalam urusan dunia bela diri di Kota Dama.


Bruak bruak bruak…


Lonceng tembaga menekan ke arah tubuh Aron, aura pembunuhnya seperti pisau tajam yang tidak terhitung jumlahnya, terus menyemburkan api ke tubuh Aron dan beberapa dari serangan itu meninggalkan luka yang dalam!


Aron memegang Pedang Naga di tangannya, kekuatan spiritual di dalam tubuhnya meledak, dan dia menebaskan pedangnya dengan ganas ke arah lonceng tembaga itu!


Energi pedang yang begitu mendominasi, seolah membuat sebuah sayatan di udara, namun saat energi pedang itu menyentuh lonceng tembaga, malah langsung tidak terlihat sama sekali!


Sayatan ini sama sekali tidak menghentikan tekanan dari lonceng tembaga itu!


“Aron, tidak ada gunanya, ini adalah senjata ajaib milik Keluarga King, kamu tidak akan bisa melawannya.”


August menatap Aron dengan ganas!


Awalnya dia mengira dia bisa memenangkan pertarungan dengan Aron dengan mudah, tapi dia tidak menyangka, kekuatan Aron sudah melebihi bayangannya, dia langsung mengalah lima jurus kepada dirinya, dan akhirnya memaksa dirinya untuk mengeluarkan senjata ajaib.


“Apakah ini juga layak disebut senjata ajaib?”

__ADS_1


Aron menggertakkan giginya, kekuatan Naga Ilahi di dalam tubuhnya meledak, diikuti dengan auman naga yang bergema di langit, Aron kembali menebaskan pedangnya lagi!


Seekor naga emas mengaum dengan menakjubkan dan mengarah ke arah lonceng tembaga itu.


Bam…


Cahaya emas menyinari sekeliling, dan naga emas itu menghilang, sedangkan lonceng tembaga itu tidak terluka sama sekali, bahkan tidak berhenti sejenak.


“Hahaha…saya sudah bilang, kamu tidak perlu buang-buang energi, sebaiknya kamu terima saja kematianmu dengan patuh, jika kamu berlutut dan bersujud padaku, saya mungkin akan berbaik hati dan tidak membunuhmu.”


August tersenyum sinis, dan menatap Aron dengan penuh ejekan.


Aron tidak memedulikannya, kekuatan Naga Ilahi di dalam tubuhnya kembali diledakkan!


Segera, cahaya keemasan di tubuh Aron berubah menjadi setengah berwarna merah api, dan setengah lagi berwarna biru es, dan tubuh Aron perlahan-lahan menjadi transparan, begitu transparan sehingga bahkan tulang-tulang di dalam tubuhnya juga terlihat!


“Apa itu?”


Ada orang yang menyadari bahwa di dalam tubuh Aron terdapat sebuah benda seperti bola, yang setengahnya memancarkan warna merah api dan setengahnya lagi memancarkan warna biru es, yang memetakan seluruh tubuh Aron seperti ini!


“Kristal Naga, itu Kristal Naga yang ditelan oleh Aron, bukan?”


“Tidak, kenapa Kristal Naga terlihat seperti itu? Bagaimana mungkin bisa memancarkan dua warna?”

__ADS_1


“Cepat lihat, lonceng tembaga itu sudah tidak bergerak.”


Ada orang yang menyadari lonceng tembaga yang awalnya menekan Aron, saat ini berhenti bergerak di bawah cahaya dua warna ini.


August juga tampak menyadari ada sesuatu yang tidak beres, wajahnya mulai terlihat panik, dan pedang panjang di tangannya yang mengarah ke lonceng tembaga melesat dengan sebuah cahaya biru!


“Dung dang…”


Lonceng tembaga mengeluarkan suara gemuruh, dan mulai berputar dengan cepat.


Namun tidak peduli seberapa cepat lonceng tembaga itu berputar, lonceng tembaga itu tidak bisa mendekati Aron sedikit pun!


Sedangkan pada saat ini, tubuh Aron sudah menjadi transparan, seolah-olah dia menjadi tidak terlihat, dan kemudian dua warna dari Kristal Naga perlahan-lahan terbang keluar dari tubuh Aron!


Dalam sekejap, dua warna dari Kristal naga itu memancarkan cahaya yang bahkan tidak bisa ditandingi oleh matahari.


Semua orang hanya merasakan aura yang sangat luas dan tajam seperti lautan yang memancar dari Kristal Naga itu!


Auman naga terdengar dan kerumunan itu tidak bisa menahan diri untuk tidak menutup telinga mereka!


Kemudian, sebuah cahaya berwarna-warni menghantam lonceng tembaga yang berputar itu!


Bruak…

__ADS_1


Kali ini, lonceng tembaga itu seperti kaca yang rapuh dan pecah hanya dengan sedikit sentuhan.


__ADS_2