Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Wenny sudah memiliki pemuja


__ADS_3

Aura lelaki tua itu bertabrakan dengan aura Raul, lalu semuanya menghilang tanpa jejak!


Bawahan yang dibawa Tommy juga bisa bernafas lega!


Raul mengernyitkan keningnya dan menatap Roddy serta lelaki tua itu.


“Entah kalian bisa memberikan sedikit muka padaku atau tidak, biarkan saja masalah ini berlalu, tujuan kita datang ke Pulau Naga bukankah untuk mendapatkan benda pusaka, kalau cukup beruntung kita mungkin bisa melihat naga legendaris itu, untuk apa langsung saling membunuh saat baru tiba di pulau?”


Roddy melangkah maju, dan berkata pada Tommy dan Raul.


“Kak Roddy, karena kamu sudah berkata seperti itu, maka saya pasti akan memberikan muka padamu, saya tidak akan perhitungan lagi pada mereka, kalau tidak mereka jangan harap bisa meninggalkan tempat ini hidup-hidup…”


Tommy melihat Roddy berkata seperti itu, dan segera memanfaatkan kondisi itu untuk mencari jalan keluar bagi dirinya.


Aron melihat Tommy dan hampir tidak bisa menahan tawanya, bajingan ini benar-benar orang yang konyol.


Raul hampir mati kesal karena perkataan Tommy, tapi sekarang karena Roddy sudah berkata demikian dan jelas-jelas menunjukkan dukungannya pada Tommy, dia juga tidak bisa mengatakan apapun lagi, karena dengan kekuatannya saat ini dia masih belum cukup kuat untuk melawan dua keluarga itu.


“Karena Tuan Muda Roddy sudah berkata seperti itu, saya tentu akan memberi muka…”


Setelah Raul selesai bicara, dia berbalik dan pergi.


“Kakak kedua…”

__ADS_1


Boyca melihat Raul yang hendak pergi dan tidak membalas dendam pada Aron lagi, segera berteriak dengan kebingungan.


“Ayo pergi!” Raul memelototi Boyca.


​BOyca tidak punya pilihan lain selain pergi sambil dipapah oleh bawahannya.


Hanya saja saat pergi, Boyca menatap Aron dengan tajam : “Aron, ingat saja, kamu tidak bisa bersembunyi di balik wanita selamanya.”


Setelah Raul membawa orang-orangnya pergi, Tommy meludah dengan kasar ke arah mereka : “Cuih, apa-apaan mereka itu, kalau bukan saya keluar diam-diam dan tidak membawa para ahli, pasti sudah membunuh kalian sejak awal!”


Mendengar perkataan Tommy, Sutai dan Roddy baru paham, dengan kekuatan Tommy, ayah dan ibunya tidak mungkin membiarkannya datang ke Pulau Naga hanya dengan membawa beberapa orang Grand Master.


Ternyata orang ini menyelinap keluar, mungkin Lembah Tanpa Bayangan sedang mengalami kekacauan saat ini.


​Wenny melirik Tommy dan menggelengkan kepalanya.


“Halo, nama saya Tommy Tang…”


Tommy tersenyum pada Wenny sambil mengulurkan tangannya!


Hanya saja, Wenny tidak menjabat tangannya, setelah membalas dengan suara pelan nama saya Wenny, dia berbalik dan kembali ke sisi Aron.


“Ayo kita pergi…”

__ADS_1


Aron berkata lalu membawa Nuri dan yang lainnya pergi, mereka hanya punya waktu selama tiga hari, jadi waktu mereka terbatas, dan tidak boleh ditunda-tunda lagi.


Melihat punggung Wenny, Tommy hanya tersenyum seperti orang bodoh.


“Wenny, Wenny, benar-benar nama yang indah…


Tommy bergumam.


“Tommy, kamu bukan benar-benar menyukai gadis itu bukan?”


​ROddy melihat sikap Tommy dan segera berkata dengan kaget.


Tommy mengangguk tanpa malu-malu : “Iya, kali ini saya benar-benar jatuh cinta!”


“Sialan, Tommy, kamu sudah bermain dengan begitu banyak wanita, tapi saya belum pernah melihatmu benar-benar jatuh cinta, kamu benar-benar jatuh cinta pada gadis itu? Saya rasa gadis itu bahkan belum tumbuh sepenuhnya…”


Sutai juga berkata dengan terkejut.


Tommy menatap Sutai dengan ganas : “Kak Sutai, kamu tidak diperbolehkan berbicara seperti itu tentang wanitaku, saya suka padanya seperti itu…”


“Hahaha, jangan terbawa perasaan, apanya yang wanitamu, mungkin dia saja tidak suka padamu…”


Sutai menatap Tommy dan tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


Roddy juga menepuk pundak Tommy : “Sudahlah, kamu ini hanya memiliki rasa suka jangka pendek, mungkin dua hari lagi kamu tidak akan suka lagi padanya!”


__ADS_2