Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Menuju Gunung


__ADS_3

Keesokan paginya, Saat semua orang sudah selesai sarapan, Leonard mengumpulkan orang-orang dan bersiap berangkat lebih awal ke Gunung Hoju, di antaranya ada yang mengenakan pakaian biasa, memegang tali dan kapak, dan mereka terlihat sedikit berbeda di antara orang banyak!


Akhirnya setelah kevin menjelaskan, Aron baru tahu kalau orang-orang itu adalah para ahli untuk mencari pintu masuk ke dalam jalur tambang, karena mereka tidak tahu lokasi dari jalur tambang, tidak ada cara untuk menambangnya, jadi mereka perlu mencari pintu masuk ke dalam jalur tambang, jika melakukan penggalian paksa dari lokasi lain, maka akan rentan terhadap kecelakaan, dan mungkin akan mengalami hal-hal aneh!


Puluhan orang yang perkasa itu berangkat, dan atas permintaan Angel, dia naik ke mobil Aron, dan Kevin yang menyetir, namun saat mencapai kaki Gunung Hoju mereka semua harus berjalan ke atas gunung!



Setelah tiba di kaki Gunung Hoju, mereka semua turun dari mobil, Gunung Hoji yang awalnya tidak terlihat begitu megah kini menjulang tinggi ke atas langit, dan semua orang sedang mempersiapkan barang untuk mendaki gunung!


Dan baru berjalan tidak jauh, mereka melihat sebuah rumah yang dibangun dengan batu biru, dan ada banyak buah-buahan, kue dan dupa-dupa yang menyala di sekitar rumah!


Banyak orang yang berlutut di atas tanah dan sepertinya sedang berdoa, ini membuat Aron seketika tertarik!


Karena agak aneh ada sebuah rumah yang tiba-tiba muncul di pegunungan yang tandus, dan ada begitu banyak orang yang sedang sembahyang di lokasi rumah itu.

__ADS_1


“Tuan Aron, ini adalah penyembahan untuk Dewa Gunung, para pekerja tambang ini akan sembahyang Dewa Gunung sebelum mereka naik untuk mencari jalur tambang, sama seperti para nelayan yang sembahyang Dewa Laut sebelum melaut!”


Melihat wajah Aron yang bingung, Kevin segera menjelaskannya!


Setelah Kevin menjelaskan panjang lebar, Aron baru mengerti, dan pada saat ini Leonard sedang membawa orang-orang dari keluarga Galang ke depan rumah itu, dan mempersiapkan upeti, lalu menyalakan tiga dupa dan membungkuk beberapa kali, lalu semua orang dari Keluarga Galang juga berlutut!


Bahkan Angela pun tidak terkecuali, dia langsung berlutut di atas tanah, perlu diingat dia adalah seorang artis terkenal, biasanya kalau terkena sinar matahari seseorang akan bergegas membukakan payung, tapi saat ini dia berlutut langsung di atas tanah berbatu, dan bersujud tiga kali!


Setelah selesai ritual sembahyang, Keluarga Galang, Keluarga Serosa dan Keluarga Wizard akhirnya bertemu!


“Lantas orang itu adalah seorang kultivator?” Aron tidak bisa menahan diri untuk tidak melirik lelaki tua itu!


Pada saat ini, Pak Edward juga melihat Aron dan Kevin, wajahnya seketika terkejut : “Kalian juga ada disini?”


“Pak Edward, berhati-hatilah, kami hanya datang untuk menyaksikan kehebohan karena penasaran!”

__ADS_1


Kevin bergegas menyambut Pak Edward.


Dia tidak ingin menyinggung salah satu dari keluarga itu, karena bagaimanapun masalah lokasi tambang baru tidak ada hubungannya dengan dia, tidak peduli siapa pun dari tiga keluarga itu yang mendapatkan hak untuk menambang, Kevin akan bekerja sama dengan mereka!


“Menyaksikan kehebohan?” Pak Edward menyeringai : “Wah bagus sekali, hari ini benar-benar heboh, dan mungkin saja kalian akan menetap di gunung ini selamanya dan tidak pernah kbali lagi!”



Kata-kata Pak Edward mengandung niat membunuh dan matanya penuh dengan kebencian saat menatap Aron, dia sudah lama ingin membereskan dan membunuh Aron, sekarang Aron malah berinisiatif mengantarkan diri, jadi jangan salahkan dirinya segera bertindak!


Kevin yang mendengar perkataan Pak Edward merasa hatinya sedikit bergetar, tapi dia tetap menjawab sambil tersenyum : “Pak Edward, jangan perhitungan, masalah di Provinsi Canei adalah salah kami, lain kali kita akan tetap bekerja sama, bukankah begitu!”


“Cuih, kerja sama apanya, setelah menemukan pintu masuk jalur tambang yang baru, apa saya masih perlu bekerja sama dengan orang kecil sepertimu? Hari ini saya akan memberi pelajaran kepada bocah ini, untuk mengeluarkan kepenatan dalam hatiku, sudah lama aku inggin membunih bocah ini!”


Pak Edward berkata lalu mengibaskan tangannya dan dua orang pria berjalan ke arah Aron dengan kekuatan penuh permusuhan...

__ADS_1



__ADS_2