Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Nuri Dan Lina tertangkap


__ADS_3

Di saat Aron sedang memaksa Raul dan Great Grand Master dari Klan petir mundur, pada saat bersamaan seorang Great Grand Master dari Keluarga Tanu diam-diam bergerak di belakang.


Hanya saja Aron sudah memeriksa dua kali namun tidak menyadari ahli dari Keluarga Tanu, padahal dia jelas-jelas melihat tiga orang itu menyerang bersama ke arahnya.


“Kemana perginya?” Aron berkonsentrasi dan tidak berani bersikap ceroboh.


“Ah…”


Tiba-tiba Aron mendengar suara teriakan Nuri yang tidak jauh di belakangnya dan membuat Aron tersentak!


Dengan Pedang Naga di belakangnya, Aron berbalik dan menebaskan pedangnya!


Namun sudah terlambat, Great Grand Master dari Keluarga Tanu itu sedang memegang Nuri dan Lina di masing-masing tangannya, seperti sedang memegang seekor anak ayam, dan langsung melompat ke sisi Roddy.


Nuri dan Lina tertangkap, berusaha melawan tapi dihadapan seorang Great Grand Master, jangankan ingin kabur, mereka berdua bahkan tidak mempunyai kesempatan untuk bunuh diri.


“Lepaskan mereka berdua…”


Aron menatap Roddy dengan marah, aura pembunuh di tubuhnya langsung menyelimuti seluruh orang dari Keluarga Tanu!


Dia tidak menyangka Roddy begitu keji, dia terlihat mengutus orang untuk menyerang dirinya namun ternyata dibelakang itu dia menargetkan untuk menangkap Nurj dan Lina, benar-benar keji!

__ADS_1


“Melepaskan mereka berdua boleh-boleh saja, jangan mencoba untuk melakukan perlawanan dan saya akan menjamin keselamatan mereka berdua…”


Roddy menyeringai dan berkata dengan ekspresi puas.


Sedangkan Great Grand Master dari Keluarga Tanu itu mengendalikan Nurj dan Lina, sekarang jika dia mengerahkan sedikit tenaganya, maka Lina dan Nuri akan segera menemui Raja Neraka.


“Roddy, apa maksudmu? Sialan, kamu mencoba untuk mengambil semuanya untuk dirimu sendiri ya?”


Sutai melihat Roddy yang menangkap Nuri dan Lina untuk mengancam Aron, menunjukkan raut wajah tidak senang.


Tiga keluarga itu sudah sepakat akan menyerang bersama, tapi Roddy malah mengutus bawahannya untuk diam-diam menangkap Nuri dan Lina, bukankah ini jelas-jelas mempermainkan mereka.


Hanya saja sekarang dirinya terluka, baik jumlah orang maupun kekuatan Keluarga Bara tidak unggul, jadi walau dipermainkan oleh Roddy, dia tidak berani mengatakan apapun.


“Sutai, saya mempunyai kemampuan untuk mendapatkan Kristal Naga itu sendiri, untuk apa saya harus berbagi denganmu?”


Roddy menunjukkan ekspresi kemenangan.


“Dasar bajingan, Roddy, saya pasti akan membunuhmu…”


Sutai seketika membara, dua orang itu sudah saling tidak menyukai sejak awal, hanya saja mereka sementara memutuskan untuk bersekutu demi Kristal Naga, sekarang dirinya malah dipermainkan oleh Roddy, mana mungkin Sutai tidak marah, kalau dia tidak marah maka dia tidak pantas disebut sebagai Sutai si Petir Merah.

__ADS_1


Sutai membawa bawahan Klan Petir dan mengarah ke arah Roddy, Roddy juga tidak tergesa-gesa dia berkata pada bawahannya : “Serahkan dua wanita ini padaku, kalian hentikan mereka…”


Great Grand Master itu menganggukkan kepalanya dan menyerahkan Nuri dan Lina kepada Roddy, lalu dia memimpin bawahan Keluarga Tanu menyerang ke arah Sutai dan tidak lama kemudian dua keluarga itu mulai bertarung!


​Raut wajah Raul menjadi sangat jelek, saat ini dia bisa merasakan kalau di mata orang-orang ini Keluarga Bara sama sekali tidak ada apa-apanya.


“Kakak kedua, bagaimana dengan kita?”


Boyca yang tidak tahu harus berbuat apa seketika bertanya pada Raul.


Awalnya dia mengandalkan Raul tapi sekarang Raul sudah terluka dan Boyca sedikit bingung.


“Tunggu, sebelum saya memerintah, tidak ada yang diizinkan bergerak…” Raul hanya bisa menunggu dan melihat situasi saat ini.


Sedangkan di saat itu, Roddy menatap Aron dengan penuh memenangan, tidak peduli betapa marahnya Aron, sudut bibir Roddy tetap terangkat.


“Aron, singkirkan senjatamu dengan patuh dan menyerahlah, atau dua orang pacar kecilmu ini akan mati dalam sekejap…”


Roddy berkata dengan puas.


__ADS_1


__ADS_2