
“Ada urusan apa kamu mencariku?”
Aron bertanya dengan ekspresi tenang.
“Saudara Aron, kedatanganku kali ini untuk membantumu, saya tidak bermaksud lain…”
Robi juga tampaknya menyadari Aron tidak menyambutnya dan berkata.
“Membantuku?” Aron mengernyitkan keningnya : “Bagaimana kamu akan membantuku?”
Lion baru saja berpesan padanya dan pergi, sekarang Robi datang, ini terlalu kebetulan!
“Saudara Aron, saya sudah datang jauh-jauh lantas kamu tidak akan membiarkanku berbicara sambil berdiri di halaman bukan?”
Robi berkata sambil tersenyum.
Aron melirik Robi lalu berkata dengan ringan : “Masuklah…”
Robi membawa rombongannya berjalan masuk ke dalam kamar Aron!
Saat masuk ke kamar, tatapan Robi langsung tertuju pada Lukisan Pegunungan dan Sungai Sembilan Puluh ribu mil, dan tatapan matanya penuh keserakahan.
Aron merasakan perbedaan pada tatapan Robi dan langsung menyimpan Lukisan Pegunungan dan Sungai Sembilan Puluh ribu mil ke dalam Cincin Penyimpanan.
__ADS_1
Robi menatap Cincin Penyimpanan di tangan Aron dan matanya menjadi semakin panas!
“Tuan Muda Robi, apa kamu tidak mau memperkenalkan kami?
Saat ini, pria pendek di sampingnya berkata.
Robi tersadar kembali dan berkata pada Aron : “Saudara Aron, ini adalah Raja dari Alhas, Raden Jota, Tuan Raden…”
Raden menangkupkan tangannya untuk menyapa Aron : “Saudara Aron, saya sudah banyak mendengar tentangmu di Alhas, kamu masih begitu muda tapi berani melawan Aliansi Seni Bela Diri Kota Dama, benar-benar pahlawan muda!”
“Sebaiknya kamu langsung ke inti pembicaraan!”
Aron tidak memedulikan Raden dan langsung berkata pada Robi.
Dia awalnya tidak memiliki kesan baik terhadap Robi, ditambah lagi Lion baru saja memperingatkannya, jadi saat ini Aron sangat waspada terhadap Robi.
Tanya Robi.
Aron mengangguk, dia sama sekali tidak kaget, Keluarga Harman juga merupakan keluarga besar di Kota Dama, jadi Robi bisa mengetahui hal ini juga tidak mengherankan.
“Saudara Aron, saya bisa memberitahumu, pacarmu ditangkap oleh Aliansi Seni Bela Diri, dan sedang dikurung di penjara bawah tanah di Aliansi Seni Bela Diri.”
Robi melanjutkan perkataannya.
__ADS_1
“Saya sudah bisa menebak hal itu, kalau kamu hanya datang untuk memberitahukan hal ini, maka silakan kembali!”
Aron sama sekali tidak ingin berurusan dengan Robi!
“Jangan terburu-buru mengusirku dulu, saya akan memberitahukan sesuatu yang kamu tidak ketahui!”
Robi tersenyum lalu berhenti sejenak sebelum melanjutkan : “Pacarmu ditangkap dan sampai hari ini masih menjadi sumber daya bagi latihannya Arthur, setiap hari Arthur akan mengambil darah pacarmu tidak hanya untuk dirinya sendiri, saya dengar dia bahkan memberikan sebotol kepada August, agar saat kalian bertarung nanti, August dapat meningkatkan kekuatannya dengan pesat!”
Perkataan Robi membuat aura pembunuh langsung muncul di tubuh Aron, awan hitam mulai mengembun di langit yang cerah dan membuat sekelilingnya menjadi gelap!
Meskipun Aron sudah menduga kalau Nuri ditangkap oleh Aliansi Seni Bela Diri, dan pasti berhubungan dengan Tubuh Roh milik Nuri, orang-orang ini pasti hendak meneliti darah Nuri!
Tapi mendengar Robi mengatakannya membuat Aron tidak bisa menahan kemarahan dan keinginan membunuh dalam hatinya…
“Bagaimana kamu bisa tahu?” Aron menatap Robi dan bertanya dengan dingin.
“Kamu tidak perlu tahu hal ini, di seluruh Kota Dama tidak hanya ada Aliansi Seni Bela Diri, saya ingin mengetahui sesuatu tentu saja memiliki saluran pribadiku!”
Melihat Aron yang marah, senyuman di wajah Robi semakin mengembang.
“Kamu memberitahukan hal ini kepadaku, untuk mengatakan kalau kamu punya cara menyelamatkan pacarku?”
Aron mengira alasan Robi mengatakan hal ini kepadanya pasti karena dia mempunyai cara untuk menyelamatkan Nuri, tapi pasti ada harga yang harus dibayar dan seharusnya itu adalah Lukisan Pegunungan dan Sungai Sembilan Puluh ribu mil serta Cincin Penyimpanan di tangannya!
__ADS_1
“Tidak tidak tidak…” Robi mengibaskan tangannya : “Jangan mengira saya begitu hebat, sekarang kekuatanku belum cukup untuk bisa mengeluarkan orang dari penjara bawah tanah Aliansi Seni Bela Diri!”