Penguasa Pulau Naga

Penguasa Pulau Naga
Memberi pelajaran Cade


__ADS_3

Angela sangat inggin ikut ke gunung Hoju, dia pun bersikeras dihadapan ayah nya.


“Saya mau pergi, tenang saja, ada Aron yang akan melindungiku!”


Angela sekarang sudah percaya pada kemampuan Beladiri Aron.


Tepat saat Leonard hendak membuka mulut, Master Goda berkata : “Pak Leonard, apakah dua anak muda ini juga akan ikut bersama kita?”


“Iya!” Leonard mengangguk.


“Pak Leonard, bukankah itu sama saja membiarkan mereka mati?, gunung hoju adalah wilayah berbahaya, Sekelompok orang yang tidak berkepentingan juga ikut, bagaimana saya bisa punya energi yang cukup untuk melindungi semuanya?”


Raut wajah Master Goda menjadi dingin.


Leonard seketika berkata dengan canggung : “Master Goda, dua orang ini bersedia pergi, saya sudah mengatakan ini pada mereka hidup dan mati ditanggung sendiri, kita tidak perlu mengkhawatirkan keselamatan mereka, biarkan mereka mempertaruhkan nyawa nya sendiri.”


“Baiklah kalau begitu!” Master Goda juga tidak mengatakan apa pun lagi!



Sedangkan Cade berdiri : “Pak Leonard, biarkan Nona Angela ikut, saya akan melindunginya secara pribadi, tidak akan ada yang bisa melukainya, kalau membiarkan anak ini yang melindunginya, mereka saja tidak bisa melindungi diri mereka sendiri!”


Cade memandang Aron dengan jijik, saat makan dia melihat Angela terus berbincang dengan Aron, membantu mengambilkan hidangan untuknya, dan membuat Cade kesal!


“Kalau begitu, maka akan merepotkan para master sekalian!” Leonard mengangguk!


Setelah makan malam, sekelompok murid Master Goda berkumpul di sekitar Angela untuk berfoto bersama dan meminta tanda tangan, bahkan Kevin juga bergabung, dia ingin berfoto dengan Angela!

__ADS_1


Sedangkan Aron diam-diam berjalan menuju gazebo di samping, dia duduk di gazebo dan mendengarkan serangga, melihat bintang dan terasa sangat nyaman!


“Kamu tidak ingin berfoto denganku, meminta tanda tanganku?”


Melihat Aron duduk termenung di gazebo, Angela menghampiri dan bertanya pada Aron.


“Tidak!” Aron menjawab tanpa ragu.


“Kamu…..” Angela tidak menyangka Aron tidak memberi muka sama sekali, dan langsung membantah perkataan Angela.


“Bocah, berani sekali kamu berbicara seperti itu pada Nona Angela, dan kamu masih berani duduk!”


Entah sejak kapan Cade diam-diam mengikuti Angela, saat melihat cara bicara Aron terhadap Angela, dan membuat Angela terdiam, dia seketika sangat marah dan langsung mencengkram bahu Aron!


Angela tidak menyangka Cade mengikuti dirinya dan ingin menghentikannya tapi sudah terlambat, Cade meraih bahu kiri Aron dan ingin mengangkat Aron!


“Saya tidak percaya!” Cade melihat Angela sedang menatapnya, jadi dia meraih Aron dengan tangan satunya lagi, dan mengerahkan kekuatan penuh kedua tangannya.


Namun meskipun begitu, Aron tetap tidak bergerak, dia duduk diam di sana seolah tidak ada orang yang menganggunya sama sekali!


Segera, Cade berkeringat deras, dia bahkan mengeluarkan tenaga untuk menyusu!


“Hehehe……”



Melihat Cade seperti itu, Angela tiba-tiba tertawa.

__ADS_1


Senyum Angela membuat Cade tampak sangat terhina, dan dia melihat kakinya tertekuk, lalu menggertakkan giginya, dan urat-urat biru di wajahnya menonjol.


“Berdiri kamu……..”


Cade terlihat muram, dan matanya sangat lebar hingga hampir berdarah.


Tapi tidak peduli sekuat apa dia mencoba, Aron tetap kokoh seperti gunung yang tidak tergoyahkan!


“Minggir……..”


Aron tiba-tiba bersuara dengan dingin, tiba-tiba Cade merasakan pukulan yang keras pada tubuhnya dan terhempas jauh ke belakang!


“Ini…..bagaimana ini bisa terjadi?”


Cade menatap Aron dengan kaget, dia tidak berani mempercayai kalau ini adalah kenyataan.


Tapi pada saat Cade hendak menyerang, Aron sudah pergi.


“Hei, jangan pergi, bisa tidak bicara dulu!”


Angela mengejar Aron.


Tapi Aron tidak menghiraukannya, dan kembali ke kamar yang disiapkan untuk dirinya.


Sedangkan Cade berjalan dengan wajah muram dan berkata menutupi kelemahannya : “Nona Angela, hari ini saya sedikit tidak enak badan, kalau tidak bocah itu pasti bukan lawanku!”


Angela mengabaikannya dan kembali ke kamarnya sendiri, dia sangat kesal pada Aron yang tidak memperdulikannya, banyak pria di luar sana yang tergila-gila padanya tapi Aron bahkan tidak mau menatapnya....!

__ADS_1



__ADS_2