
Saat kelompok itu berjalan melewati kota dan melihat Pil Hewan Buas yang ada di sepanjang jalan, serta senjata dan zirah yang sudah hancur, semua orang merasakan hawa dingin di dalam hati mereka!
Meskipun mereka tidak bisa menemukan mayat tapi mereka dapat merasakan hawa Yin yang begitu pekat, dan membuat mereka dapat merasakan kalau pembantaian yang brutal pasti pernah terjadi di tempat ini!
“Saya mengerti, Kota Nirvana ini kemungkinan besar dilenyapkan oleh monster siluman, pantas saja ada begitu banyak Pil Hewan Buas di sini…”
Suara tua di dalam pikiran August kembali terdengar.
“Monster siluman?” August bergumam dalam diam, Kota Nirvana yang begitu luar biasa malah dihancurkan oleh monster siluman.
Apakah monster siluman di zaman itu begitu hebat?
August membungkuk dan mengambil sebuah pelindung kepala yang sudah hancur dan mengerahkan kekuatannya.
Namun yang membuat August terkejut adalah walau pelindung kepala itu sudah berusia ribuan tahun, tapi tidak hanya tidak rusak malah masih begitu keras bahkan August yang sudah mencapai ranah Master Guru juga tidak bisa menghancurkan pelindung kepala itu!
“Sangat sulit dipercaya…”
August tampak sangat kaget.
Mia yang mengikuti di belakang juga terkejut dengan pemandangan ini, jadi dia membungkuk dan mengambil salah satu pedang yang sudah patah!
Pedang itu sudah berusia ribuan tahun namun tidak terlihat berkarat sedikit pun, pedang itu masih memancarkan cahaya dan bilah pedang yang sudah menjadi setengah itu memancarkan hawa dingin.
__ADS_1
Mia menggunakan tenaganya untuk mematahkannya namun pedang itu sama sekali tidak bergeming!
Mia merasa sangat kaget, bahkan senjata dan zirah yang sudah digunakan masih begitu keras, bisa terlihat seberapa menakutkannya kekuatan orang-orang yang menggunakan ini?
Lalu, orang yang dapat menghancurkan senjata serta zirah ini memiliki kekuatan seperti apa?
Memikirkan hal ini membuat Mia merasa hawa dingin menjalar di punggungnya, dia tidak tahu apa yang akan dihadapi mereka setelah ini.
Mereka para Master Guru yang sombong ini mungkin saja tidak akan memiliki kesempatan untuk melarikan diri di sini!
Segera, beberapa orang itu tiba di pintu istana dan menatap pintu besar yang tertutup rapat, untuk sesaat tidak ada yang berani maju untuk mendorong pintu itu!
Saat ini, Aron yang berada di dalam istana menjadi cemas, dia dapat merasakan kalau Arthur dan yang lainnya sudah tiba di depan pintu.
“Wenny, jika nanti pertarungan benar-benar terjadi, kamu harus mencari kesempatan untuk melarikan diri, jangan menetap sini…”
“Kak Aron, apakah orang-orang di laur datang untuk membunuhmu?” Wenny bertanya dengan bingung.
Aron mengangguk : “Benar, orang-orang yang ada di luar itu adalah orang-orang dari Aliansi Seni Bela Diri Kota Dama!”
Wenny yang mendengarnya seketika menunjukkan ekspresi marah : “Mereka adalah orang-orang yang menangkap Kak Nuri, bukan?”
Aron kembali menganggukkan kepalanya, dia sudah menceritakan tentang Nuri yang ditangkap kepada Wenny tadi.
__ADS_1
“Saya tidak mau pergi, saya akan tetap di sini bersamamu dan membunuh mereka, untuk membalaskan dendam Kak Nuri…”
Tatapan Wenny dipenuhi dengan api kemarahan, tubuhnya juga memancarkan cahaya putih yang samar!
Saat ini secara mengejutkan Aron merasakan gelombang hawa dingin yang tidak berhenti mendekat ke tubuhnya, dan membuat Aron mau tidak mau menarik jarak antara dirinya dan Wenny!
Sepertinya Tubuh Kristal Es milik Wenny menjadi jauh lebih murni setelah membeku sekian lama.
“Kita bersembunyi dulu, lalu lihat situasi setelah ini…”
Aron menarik Wenny dan bersembunyi di belakang singgasana, pada saat ini pintu istana didorong terbuka dengan susah payah.
Setelah pintu istana terbuka, mereka juga melihat Pil Hewan Buas yang memenuhi lantai, hanya saja Pil Hewan Buas ini jelas seperti baru dikeluarkan dari tubuh monster siluman dan sangat segar, tidak memiliki aura yang sudah kusam!
Namun tidak ada yang memperhatikan Pil Hewan Buas itu, mata mereka terus melihat ke sekeliling dan ingin melihat apakah ada harta karun lainnya!
Dan saat August pertama kali masuk ke dalam dia langsung tertarik pada singgasana yang ada di dalam istana, tubuhnya tanpa sadar berjalan bergerak ke arahnya.
“Hahaha, ini adalah harta karun, harta karun yang langka…”
August tertawa terbahak-bahak namun saat didengar suara August terdengar sangat aneh dan terdengar tua.
“August, jangan bergerak sembarangan…”
__ADS_1
Arthur melihat August yang berjalan mendekati singgasana itu segera berteriak keras.
Dia tahu di area reruntuhan kuno seperti ini akan ada jebakan tersembunyi, jadi mereka tidak boleh memindahkan barang-barang yang ada di sini sembarangan dan harus sangat berhati-hati.