
jam 11.30 tim dari dinas pemukiman datang, vian membawa mereka ke ruangan meeting yang ada di cafe tersebut. dari pihak dinas pemukiman dan tata kota memberikan denah lokasi lahan milik Pemda untuk dijadikan rusun. lokasinya tidak jauh dari lokasi yang pak ujang dan yang lainnya tempati sekarang, vian pun menanyakan status kepemilikan lahan tersebut dan peruntukannya.
" luas lahan 5000 m2, 3000 m2 untuk pembangunan rusun, 2.000 m2 untuk ruang terbuka hijau taman kota. status kepemilikan milik PEMDA dan sudah disetujui penggunaannya untuk hal tadi." kata pak Yosep kepala dinas.
setelah melihat denah yang diberikan dari dinas pak daryat membuat kan designnya sesuai lahan yang ada dan peruntukannya. sambil menunggu pak daruat membuat design karena sudah siang meminta pelayan cafe untuk membawakan daftar menu dan mempersilahkan kepada tim dari dinas untuk memesannya. vian mohon izin untuk telepon
vian memberitahu kepada lily bahwa ia sedang meeting dengan dinas terkait Perencanaan pembangunan Rusun. " yank mau makan apa, papah masih meeting gimana.?" tanya vian
" ya sudah papah selesaikan saja dulu nanti kita makan siangnya, sekarang mamah sudah pesan cemilan." jawab lily
selesai telepon dengan lily vian pun mengobrol kembali dengan orang dari dinas itu.
" mohon maaf pak saya menanyakan hal tadi kepada bapak, saya hanya takut saja soalnya saya baru kolaborasi dengan pihak pemerintahan, saya gak ingin ada hal lain dibelakang ini. bapak mungkin paham maksud saya." kata vian
" saya mengerti ke khawatiran bapak, nanti kami akan buatkan surat MoU bahwa kolaborasi ini murni atas dasar kepedulian dan tidak ada niat apapun dibalik ini. saya juga mohon maaf karena memeriksa latar belakang bapak, usaha bapak, karena kami juga khawatir juga. tapi setelah kami cek tidak ada kesalahan apapun baik dari diri bapak dan perusahaan bapak semuanya sesuai dengan prosedur hukum yang ada. makanya kami datang kesini hasil diskusi kami dengan pak gubernur dan tim legal lainnya sepakat untuk berkolaborasi, beliau sangat mengapresiasi niatan bapak karena kami lihat dari semenjak ketemu sampai hari ini bahwa ini murni kepedulian bapak terhadap sesama dan membantu pemerintahan dalam hal ini. jadi sebenarnya pemerintah juga tidak akan menutup kerjasama dnegan siapapun selama tidak merugikan satu sama lain." kata pak yosep
pak daryat pun selesai membuat design, beliau langsung mempresentasikannya, dari tim kedinasan menyetuji konsep tersebut karena sesuai dengan peruntukan lahan. mereka memintanya konsep tersebut ke pak daryat untuk diberikan kepada pak gubernur untuk tindakan selanjutnya.
vian meminta pak daryat untuk membuat planing pembangunan dan RAB pembangunan itu, pak daryat juga pamit untuk membuat tugas yang diberikan Vian.
meeting pun selesai mereka pamit untuk kembali kekantornya, vian pun memberitahukan ke lily bahwa ia telah selesai meetingnya. lily mengajak vian ke rumah makan C, di perjalanan dia menerima telepon dari sebastian, bahwa rendi bisa masuk kembali ke sekolah pas tahun ajaran baru ke kelas waktu dia keluar sekolah.
setelah makan vian dan lily kembali ke ruko, vian juga ingin menyampaikan kabar kepada rendi dan orang tuanya menegenai sekolah rendi.
__ADS_1
sampai di ruko vian memanggil pak ujang dan rendi
" gimana pak dan rendi sudah makan belum." tanya vian
" sudah pak tadi sama pak riki." jawab pak ujang
" begini pak saya sudah dapat kabar dari teman saya bahwa rendi bisa sekolah lagi pada tahun ajaran baru yang sebentar lagi. rendi bisa masuk dikelas waktu itu rendi keluar. bagaimana?" tanya vian
" gak apa apa pak, yang penting rendi bisa sekolah lagi." jawab pak ujang
" apa rendi gak malu.?" tanya vian memastikan
" gak pak, " jawab rendi
" iya pak saya tau akan hal itu, rendi kan belajar sebaik mungkin dan tidak mengecewakan bapa." jawab rendi
" buat orang tua mu bangga ya, sebelum kamu sekolah boleh membantu disini." kata vian karena khawatir rendi kalo gak bekerja disini dia akan mulung lagi, vian juga mempersilahkan mereka untuk bekerja lagi.
***************************
1 minggu kemudian vian mendapatkan kabar dari pak daryat bahwa pembangunan itu sudah disetujui anggota dewan dan besok akan dilangsungkan peletakan batu pertama. vian juga menerima salinan surat keputusan dan MoU untuk pembangunan tersebut.
vian memanggil pak daryat dan sebastian untuk membahas surat keputusan itu, vian mau mendengarkan pendapat dari sebastian mengenai surat keputusan tersebut dan MoU yang akan ditandatangani di lokasi besok.
__ADS_1
medengar pendapat dari sebastian dan pak daryat bahwa tidak ada celah hukum yang akan memberatkan dikemudian hari. vian lega karena dia gak ingin kerjasama ini yang tadinya niat baik akan menimbulkan kerugian baik di pihak vian atau pemerintah.
pak daryat pamit mau ke lokasi untu koordinasi lokasi yang harus dikerjakan untuk besok acara peresmian dan sebastian juga pamit ada urusan lain.
keesokan paginya vian sudah siap dengan pakaian formal, setelah sarapan vian pamitan kepada keluarganya untuk pergi ke acara peletakan batu pertama pembangunan rusun.
di lokasi sudah ada tenda dan banyak orang datang termasuk para pejabat pemerintahan. dan alat berat pun sudah ada yang disiapkan pak daryat. vian juga duduk dibarisan tamu undangan dan mengobrol dengan gubernur. acara pun dimulai sambutan demi sambutan pun telah dilaksanakan, sekarang giliran penandatanganan MoU dan peletakan batu pertama. vian di ajak untuk melakukan prosesi tersebut.
didalam acara tersebut vian banyak mendapatkan kenalan dari kalangan politikus dan pejabat. vian dianggap sebagai pengusaha yang bisa berkolaborasi dan mampu berkontribusi untuk kemaslahatan masyarakat.
pengerjaan pembangunan rusun telah diresmikan dan akan sesegera mungkin melakukan pembangunan, vian mengusulkan supaya tenaga kerja pembangunan itu dari warga yang menganggur di sekitaran pembangunan, vian berkaca dari pembangunan perumahan Livi Residence.
Dari acara peresmian vian pergi ke ruko dan mengabati lily bahwa dia dalam perjalanan kesana. sedangkan pak daryat sedang berkoordinasi dengan pihak pihak terkait.
karena sudah siang vian dan lily pergi ke rumah makan,
" pah gimana acaranya sukses." tanya lily
" alhamdulillah sayank. pembangunan akan segera dilaksanakan." jawab vian
" iya mudah mudahan lancar ya pah." kata lily sambil menyenderkan kepalanya ke bahu vian, vian pun mengelus rabut lily dan mengelus ngelus perut lily.
" semoga ini menjadi amal ibadah kita, dan bisa bermanfaat buat masyarakat yang memebutuhkan tempat tinggal yang layak." kata vian
__ADS_1
mereka sampai di rumah makan, setelah pesanan datang mereka pun menikmatinya.