Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Hari Keberangkatan 1


__ADS_3

Vian minum air dan susu panas lalu menyalakan rokoknya, sambil melihat persiapan untuk acara nanti pembekalan umroh. jam 7.17 menit vian mengajak semuanya untuk sarapan di taman belakang, satu per satu tamu dan yang akan berangkat umroh pun datang, vian mempersilahkan mereka untuk sarapan bersama. Jam 9 endris dan keluarganya datang, disusul dr. Chandra, dr. Silvy dan suster, keluarga pak daryat, pak opik dan pak hendri berdatangan. Pak dodi dan distributor LNI pun datang bersama dengan manajeman LNI.


Rumah yang biasanya terlihat besar hari itu seakan kecil, tak lama rombongan dari travel datang, mereka pun menyiapkan apa saja yang diperlukan dalam acara tersebut. vian dan yang lainnya pun berkumpul di di bawah tenda dan duduk di kursi yang sudah disediakan. Tak lama ustad ogi datang, vian pun menyambutnya lalu menyuruh beliau duduk di depan.


Jam 10.07 menit acara pun di mulai, vian selaku tuan rumah pun memberikan sambutannya.


" assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh, alhamdulillah hari ini kita masih bisa berkumpul disini dalam keadaan sehat walafiat. sebagaimana bapak ibu semuanya ketahui bahwa hari ini adalah hari keberangkatan kita ke tanah suci mekkah untuk menjalankan ibadah umroh, semoga Allah memberikan kelancaran, kesehatan dan keselamatan kepada kita hingga nanti kita kembali lagi kesini. Untuk selanjutnya saya serahkan kepada pak ustad untuk memberikan penjelasan mengenai perjalanan umroh ini. Terimakasih." kata vian


" assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh, terimakasih pak vian atas waktu yang diberikan, saya hanya memberikan informasi saja dan sekilas mengenai ibadah umroh ini, nanti kita akan berangkat dari sini jam 7.17 menit menuju bandara karena khawatir akan memakan waktu lama di imigrasi, kita berangkat dari bandara jam 11.27 menit langsung menuju ke medinah, tadinya kita akan langaung ke mekkah tapi mengingat di rombongan ini membawa orang tua dan anak, khawatir nanti akan ribet di pesawat untuk memakai ihrom, kita di medinah selama 4 hari 3 malam setelah itu mengambil miqat sampai di mekkah kita istirahat sebentar dan langsung menjalankan rukun umroh. Hal yang perlu di perhatikan adalah setelah kita mengambil miqat.


a. Laki-laki dilarang:



Memakai pakaian biasa


Memakai kaos kaki atau sepatu yang menutupi mata kaki dan tumit


3.Menutup kepala yang melekat seperti: topi atau peci dan sorban.


b. Perempuan dilarang


Menutup kedua telapak tangan dengan kaos tangan


Menutup muka dengan cadar.


c. Laki-laki dan perempuan selama ihram dilarang:


Memakai wangi-wangian kecuali yang sudah dipakai di badan sebelum niat haji/umrah.


Memotong kuku dan mencukur atau mencabut rambut dan bulu badan.

__ADS_1


Memburu dan menganiaya/membunuh binatang dengan cara apapun, kecuali binatang yang membahayakan boleh dibunuh.


Menikah, menikahkan, atau meminang perempuan untuk dinikahi.


Bercumbu atau bersetubuh.


Mencaci, bertengkar atau mengucapkan kata kata kotor. Hal tadi tidak boleh dilakukan sampai kita tahalul, memotong rambut minimal 3 helai.


adapun rukun umroh adalah


Niat/Ihram


Tawaf


Sa'i


Tahalull


adapun yang sunahnya setelah tawaf kita sholat 2 rakaat di makom ibrahim setelah itu minum air zam zam, baru kita melaksanakan sa'i, semuanya rangkaian nanti akan ada pembimbingnya dan saya akan menjadi ketua rombongannya. Saya berharap satu sama lainnya saling mengenal, jangan sampai lepas dari rombongan atau jalan sendiri sendiri apalagi perempuan harus ada pendamping laki laki. selama disana diharapkan juga selalu memakai ID card yang akan diberikan dan tolong beri tanda di tas masing masing supaya bisa mengenalinya. Kita saling menjaga satu sama yang lainnya jangan memaksakan dan saling nasehat menasehati dalam kebaikan. Untuk roundown acara akan dibagikan nanti dengan buku tuntunan dan doa doa. Terimakasih banyak, semoga Allah memberi keberkahan dan meridhoi ibadah kita ini. Aamiin." kata ustad Ogi



" terimakasih pak ustad, barangkali ada yang mau ditanyakan dari bapak ibu sekalian." kata vian


" apa ada waktu kita untuk berbelanja oleh oleh pak ustad." kata ibu retno


" ada bu tenang, fokus ibadah aja ya," kata vian


" ada bu, pak vian sudah memesankan tambahan bagasi buat bapak ibu semuanya. Saya harap juga jangan terlalu banyak membawa uang dari sini, disana bisa tarik di atm kok. Supaya enggak lama nanti di pemeriksaan di bandaranya. Dan pas pulangnya nanti bapak ibu tidak membawa air zam zam di botol lain selain yang diberikan dari pihak pemerintahan sana, karena akan memperlambat dan kalau ketahuan harus dibuang atau ditinggalkan disana." kata pak ustad


" karena sudah waktunya makan siang saya persilahkan untuk makan di halaman belakang, kalau mau istirahat juga bisa di mess ini atau di rumah, kalau sudah makan bisa melakukan sholat di musholla tapi bergantian ya." kata vian mempersilahkan mereka untuk makan siang bersama, vian pun mengajak pak bambang, pak menteri, pak gubernur, pak bupati, dan pak ustad serta tim dari travel untuk makan bersama. Mereka semua pergi ke halaman belakang

__ADS_1


" pak abe, semalam saya ngobrol sama opik dan tim SPI, saya harap LNI untuk mencari lagi lahan didekat pabrik LNI karawang karena pabrik LA yang selama ini dipakai LNI akan diambil alih sama SPI, kecuali produk kaoskaki. jadi nanti LNI membeli ke SPI tidak lagi ke LA, kebetulan juga ada hendra supaya lebih enak dalam pengawasannya." kata vian


" siap pak, nanti hendra yang cari lahannya." kata abe


" ada sih pak lahan yang sebelah pabrik luasnya 4.000 meter waktu itu bilang 1 juta permeternya." kata hendra


" coba aja kamu negosiasi ke 700 ribu, kalau tetap segitu pajaknya ditanggung masing masing, 4.000 meter cukup lah ya." kata vian


" cukup pak, lagian kalau mau di maximalkan pabrik sekarang aja masih bisa, apalagi lahan yang masih kosong kita bangun." kata hendra


" iya udah kalau begitu nanti coba kamu ukur atau perintahkan karyawan disana untuk mengukur lahan kosong tersebut kalau memang cukup pakai saja itu, jadi dana untuk beli lahan bisa untuk modal kerja." kata vian


" baik pak, saya akan suruh satpam mengukur lahan kosong tersebut." kata hendra, dia pun langsung mengorom pesan ke aldi satapam Pabrik LNI.


" jadi kalian juga harus perhitungkan mesin mesin yang dipakai sekarang berapa, mau pergunakan itu atau membeli baru, karena itu kalau tidak salah asset LA." kata vian


" betul pak, mesin yang ada disana semuanya asset LA. Jadi kalau nanti SPI mau beli tempat itu harus sekalian sama mesin mesinnya, dan LNI kalau mau beli juga sama." kata opik


" nanti karyawannya pun mau disana atau pindah terserah bagus kalau dipakai sama SPI. SPI harus ada tim manajemen disana." kata vian


" iya a. Nanti ika bentuk dan kita 2 minggu sekali kesana dan kalau nirmala ikut gabungkan dia lebih dekat jadi bisa megontrol kesana juga seminggu sekali." kata ika


" siap kak ika, mala bisa kesana kalau enggak ada kuliah atau waktunya longgar." kata nirmala


" kalian benar benar sudah diperhitungkan." kata pak gubernur D


" iya dong pak, kan kita harus konsisten membesarkan usahanya." kata nirmala


" iya, kamu juga harus konsisten terhadap kuliah kamu jangan sampai terbengkalai." kata pak gubernur D


" InsyaAllah pak, aku akan lebih semangat membuktikan ke bapak dan ibu." kata nirmala.

__ADS_1


Selesai makan, Mereka pun bergantian untuk sholat zduhur, vian menyalakan rokoknya menunggu giluran sholat.


__ADS_2