Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Dikunjungi Para Pejabat


__ADS_3

Setelah di kantor Dillas, vian dan bella pulang ke rumah untuk siap siap kembali ke jakarta. Selesai merapihkan barang bawaannya vian ke ruang keluarga membuat kopi lalu duduk sambil nonton televisi, vian pun menyalakan rokonya. tak lama bella datang menghampiri dan duduk disebelah vian


" mas aku masih ingin berduaan aja, pulang ke jakartanya di undur ya." kata bella


" gak bisa sayang, mas banyak kerjaan disana, lagian disana juga kita ketemu kan." kata vian


" iya bisa, tapi gak bisa kaya gini." kata bella sambil cemberut


" tinggal atur aja, nanti kita bisa berduaan kok." kata vian


" bener ya mas." kata bella tersenyum


" iya, kapan mas bohong." kata vian


" iya mas ku sayang, mas selalu menepati janji dan udah bikin aku bahagia, aku semakin sayang sama mas." kata bella lalu dia memeluk vian dan mencium pipi vian


" kamu udah siap siapnya." kata vian


" udah dong mas sayang, kan gak banyak barang bawaan." kata bella


" mas aku pengen ini." lanjut bella sambil memegang pusaka vian


" sebentar lagi sella, selly dan pak wahyudi datang sayang." kata vian


" masih ada waktu mas 1 jam lebih, aku mau puas puasin dulu, nanti kan susah" kata bella


" katanya udah hadiah dari mas, kok minta nambah." kata vian


" iya udah tapi aku pengen puas hadiahnya, memang setelah ini mas gak mau berhubungan lagi sama aku gitu." kata bella kembali cemberut


" gimana nanti aja, biar mengalir, mas juga gak kefikiran bisa melakukan hal itu sama kamu, jangan cemberut gitu dong." kata vian. Bella langsung duduk pangkuan vian, lalu mencium bibir vian " aku gak bisa tahan kalau berdua gini." kata bell


" iya udah kita di kamar aja ya, pakaian kita nanti kotor." kata vian mengajak bella ke kamarnya. Mereka masuk ke kamar lalu membuka pakaian masing masing, di atas kasur vian mencium bibir bella dan bukit kembarnya, tangannya memainkan mahkota bella, deru nafas sudah tidak ber aturan ******* kenikmatan pun terdengar. ciuman vian pun turun ke area mahkota bella, bella meminta supaya pusaka vian bisa dia nikmati dengan mulutnya dia pun naik diats tubuh vian memberikan mahkotanya ke mulut vian dan pusaka vian di mulutnya, setelah lama menikmati permainan tersebut dia bangkit lalu mengarahkan mahkotanya ke pusaka vian. " mas enak banget mas, aku gak tahan kalau gini.... Mas aku keluar." kata bella lalu ambruk di atas tubuh vian. Vian menciumi bibir bella dan memainkan tangannya di bukit kembar bella, gelora bella pun naik lagi, dia ingin mencoba posisi menungging. Vian memasukan pusakanya " mas.... enak mas.. Terus mas.... Aku gak tahan mas.." racau bella


" udah mas, aku gak gahan mau keluar nih mas." vian mempercepat sodokan pusakanya.. " mas aku keluar.." saat itu vian pun mau mencapai puncaknya lalu dia mempercepat permainannya akhirnya vian gak bisa nahan lagi tercapailah pucak itu. Vian mencabut pusakanya lalu berbaring di sebelah bella, vian memberikan ciuman di kening dan bibir bella. " terimakasih mas ku sayang." kata bella, setelah beristirahat vian minum air putih lalu mengajak bella mandi.


di kamar mandi melihat pusaka vian, gelira bella bangkit lalu menyabuni pusaka vian dan mempermainkannya sehingga pusaka vian tegang kembali, setelah dibersihkan bella ******* pusaka vian, karena sudah tegang bella mengarahkan pusaka itu ke mahkotanya. Permainan pun semakin cepat lalu mereka berdua mencapai puncaknya. Lalu Vian dan bella mandi saling menyabuni lalu membersihkannya. selesai mandi mereka berpakaian kembali lalu pergi ke ruangan tamu. Tak lama bell rumah berbunyi, bella membuka pintu ternyata sella dan selly datang dengan membawa troly, bella mempersilahkan mereka masuk.


" gimana kalian sudah siap bekerja di jakarta." kata vian


" sudah mas." jawab sella dan selly

__ADS_1


" nanti kita makan siangnya di bandara aja ya." kata vian


" iya mas, kita ikut aja." jawab mereka


Tak lama pak wahyudi pun datang, vian menyuruh pak wahyudi untuk memasukan barang bawaan sella dan selly.


" kok kamu kelihatan bahagia banget bell," kata sella


" harus dong, lagian kita sudah terbebas dari masalah kampus." kata bella


" iya juga ya, sekarang kita sudah gak harus ke kampus lagi tapi sekarang kita hatus ke kantor." kata selly


" tapi aku perhatikan ada yang lain dari kamu bell." kata sella


" apa yang beda sih sell." kata bella


" ayo kita berangkat sekarang aja, biar bisa santai kalau audah sampai bandara." kata vian


" iya mas." jawab mereka


Vian dan yang lainnya pun pergi ke bandara, vian memberikan kunci rumah ke pak wahyudi. 37 menit perjalanan mereka sampai di bandara, vian pamit ke pak wahyudi dan meminta untuk menjaga dan merawat rumahnya. Vian, bella, sella dan selly langsung melakukan ceck in, karena sella dan selly membawa tas besar jadi gak bisa masuk cabin, tas mereka pun dimasukan ke bagasi. setelah itu vian mengajak mereka pergi ke restoran yang ada di bandara untuk makan siang. Sambil menunggu makanan vian mengirimkan pesan ke pak dede supaya dia menjemput dibandara.


Selesai makan vian membeli oleh oleh buat orang rumah lalu pergi ke boarding pass. Setelah menunggu sekitar 17 menit mereka pun naik ke pesawat. Pesawat pun lepas landas, vian pun istirahat, jam 4 pesawat mendarat di jakarta, vian dan yang lainnya turun lalu pergi ke tempat pengambilan bagasi, setelah mendapatkan barang bawaannya sella dan selly mereka keluar bandara, vian menelepon pak dede supaya menunggunya di lobby. Pak dede membantu memasukan barang bawaan sella dan selly ke bagasi mobil. Setelah itu mereka pergi menuju rumah. diperjalanan vian menelepon lily menanyakan keberadaannya


" masih di kantor LCI pah, papah dimana ini." kata lily


" papah di jalan sebentar lagi sampai di ruko." kata vian


" iya udah kalau begitu, kita tunggu disini aja ya." kata lily. Vian menyuruh pak dede ke ruko terlebih dahulu


Sampai di ruko vian mengajak bella, sella dan selly ke kantor LCI.


" mas udah datang, kok ngabarin sih, aku kangen mas." kata dilla lalu mencium tangan vian, vian pun memberikan kecupan di keningnya, setelah itu astrid dan lily datang dan menualami suaminya itu, vian pun sama memberikan kecupan ke mereka.


" kalian sehat sehat aja kan." kata vian


" alhamdulillah mas." jawab astrid dan dilla


Setelah itu bella, sella dan selly menyalami mereka. tak lama handphone vian berbunyi


" selamat sore pak, bapak sudah di jakarta." kata pak gubernur

__ADS_1


" ini saya baru sampe rumah pak, gimana ada yang bisa dibantu." kata vian


" saya insyaAllah jadi berkunjung ke rumah bapak nanti jam 7an, tapi saya akan berkunjung bersama pak gubernur L dan pak gubernur B, gak apa apa kan." kata pak gubernur


" gak apa apa pak, kalau memang beliau berkenan berkunjung ke rumah saya." kata vian


" siap kalau begitu pak, terimakasih atas waktunya pak, sampai ketemu." kata pak gubernur


" saya tunggu kehadirannya pak." kata vian. Setelah lalu menutup telephonenya.


" siapa pah yang telepone." kata lily


" pak gubernur D, beliau jadi ke rumah bersama pak gubernur L dan Pak Gubernur B katanya nanti jam 7 malam." kata vian


" wah rumah kita akan di kunjungi para pejabat lagi." kata astrid


" mas gak akan terjun ke politik kan," kata dilla


" awas aja ya kalau mau terjun ke politik, waktu mas buat kita akan lebih sedikit lagi." kata lily


" saat ini papah belum kefikiran kesana, ini papah aja masih keteteran ngurus usaha." jawab vian


" oh iya dek gimana kamu lulus gak." kata astrid


" pasti lulus dong mbak." kata bella sambil menyerahkan kertas kelulusannya


" ini baru adik mbak. Selamat ya adik ku sayang." kata astrid


" selamat bell ya." kata lily


" terimakasih mbak." kata bella


" selamat bell, jadi kamu bisa fokus dong di usaha kamu." kata dilla


" iya kak, terimakasih." kata bella


" kalian gimana sella dan selly, lulus juga kan." tanya astrid


" alhamdulillah mbak lulus juga." kata sella dan selly


" selamat buat kalian juga." kata lily dan dilla

__ADS_1


" iya mbak makasih." jawab sella dan selly


" papah ke cafe dulu ya, pengen ngopi." kata vian lalu pergi ke cafe. Di cafe vian memesan kopi lalu menyalakan rokoknya dan mengobrol bersama pak dede.


__ADS_2