Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Maanfaat Silaturahmi


__ADS_3

Setelah selesai di L-Trans vian kembali ke Ruko, vian mengabari lily bahwa dia berada di cafe. vian meminta dibuatkan kopi selama ini vian memposisikan sebagai pembeli dan setiap memesan makanan atau minuman dia selalu membayarnya. " pah udah lama disini." tanya lily.


" lumayan sayank, kalo mamah udah makan belum, kelihatannya cape banget." jawab vian


" udah pah, ini lelah aja pah, mungkin udah lama juga mah gak aktivitas kaya gini." jawab lily.


" ya sudah kali mamah merasa cape, biar orang aja yang mengurus ini." kata vian.


" gak apa apa pah, mah belum terbiasa aja. lebih cape papah " jawab lily. sambil memesan minuman.


tak lama ada telepon dari pak agus keamanan di proyek perumahan. "tadi ada segerombolan ormas yang meminta jatah, tapi sudah di suruh pergi sama saya dibantu pengurus RT dan warga disana. bahwa pemilik proyek inu adalah warga disana dan pekerjanya pun kabanyakan warga." pak agus menjelaskan.


" terimakasih pak agus, sama minta tolong data warga sekitar perumahan pak. saya juga ingin bersilaturahmi dengan warga terutama pengurus RT RWnya." jawab vian.


" baik pak saya akan sampaikan." jawab pak agus.


setelah selesai teleponan, vian berencana untuk pergi kesana esok hari dan memberikan sembako ke lingkungan sekitar pembangunan yang membutuhkan dan membuat dapur umum buat para pekerja.

__ADS_1


**************** ***************


ke esokan harinya vian pergi terlebih dahulu karena mau membeli sembako yang akan dikirim ke lokasi perumahan. setelah membeli sembako vian mencari restoran untuk makan siang. selesai makan vian langsung ke lokasi pembangunan. vian mendapat laporan dari pak agus, bahwa tadi ada kiriman sembako, dan di tunggu di balai RW. vian ditemani pak agus, pak daryat, dan putra mengunjungi balai RW. dibalai RW sudah di tunggu sama pengurus RW dan RT serta sebagian warga dan tokoh setempat. " terimakasih pak atas kehadirannya, kemarin saya dapat kabar dari agus bahwa bapak mau bertemu dengan kami, kami juga mengucapkan terima kasih kepada bapak yang sudah mau mempekerjakan warga kami di proyek perumahan." kata pa iwan ketua RW. vian diminta memberikan sambutan oleh pak iwan


"Terimakasih atas waktu yang diberikan kepada saya, sebelumnya saya mohon maaf baru sekarang ini saya bisa menemui bapak bapak. perkenalkan nama saya vian dan saya mewakili teman teman dari L-Pro, dan ini pak daryat penanggung jawab di proyek. saya membeli lahan ini dari perusahaan sebelumnya dan saya melihat bahwa perizinan semuanya beres makanya kami langsung proses pengerjaannya, dan saya juga merasa perlu bersilaturahmi dengan bapak ibu disini untuk menambah saudara. jujur saja bahwa saya di proyek perumahan baru sekarang. itu pun karena saya melihat dan mendengar bahwa karyawan di perusahaan saya banyak yang belum memiliki rumah jadi perumahan itu sebagian besar dijual kepada karyawan saya tanpa cicilan Bank, tanpa DP, dicicil selama 10 tahun. mengapa saya jelaskan seperti itu supaya bapak ibu juga mengerti kondisinya. untuk itu saya juga ingin meneruma masukan dari bapak ibu." kata vian menjelaskan.


" iya pak kami juga mendengar dari beberapa warga kami yang bekerja di perusahaan bapak." kata pak iwan


" bapak kan pengusaha pasti menghitung untung ruginya, mengapa bapak berfikiran mau seperti terhadap karyawan bapak." kata warga


" kalo berbicara untung rugi jelas kali dilihat dari disisi keuangan, waktu sangat rugi, akan tetapi secara pribadi saya merasa untung karena saya bisa memberikan kebahagiaan kepada orang lain karena saya pernah merasakan hidup pindah pindah kontrakan, gak enak pak. dan ini mudah mudahan menjadi amal baik buat saya, dan ini wujud tanggung jawab saya sebagai pimpinan mereka." jawab vian


" sebelumnya lokasi mesjid itu tidak disana yang seperti bapak lihat sekarang, awal designnya di tengah tengah perumahan. akan tetapi waktu saya kesini melihat mesjidi besar jauh maka saya mengusulkan untuk di pindah ke lokasi sekarang supaya bisa dipergunakan oleh warga sekitar perumahan juga. jadi jelas itu sangat boleh" jawab vian


" saya lihat bapak berwajah pribumi, kalo boleh tau bapak berasal dari mana. soalnya kan setau saya pengusaha itu kebanyakan keturunan" kata ibu ibu warga


" saya berasal dari tanah pajajaran tepatnya bandung." jawab vian

__ADS_1


" kalo saya boleh usul dan semoga bisa direalisasikan, bapak bisa membangun sekolah pak di daerah sini, baik TK, SD, SMP, SMA, bahkan perguruan tinggi, karena disini cukup jauh pak ke sekolah." kata ibu ibu lain


" terimakasih atas usulannya, itu sudah ada rencana bu setidaknya Taman kanak kanak, dan saya sudah memikirkan pengembangan usaha saya kedepan itu di dunia pendidikan. mungkin di daerah ini ada lahan yang luas dan masih bisa kami beli untuk mewujudkan itu semua. karena du lahan sekarang paling bisa TK, SD, dan SMP saja." jawab vian.


" o iya pak barangkali bisa kami meminta bantuan kepada bapak untuk membantu memperbaiki fasilitas umum seperti jalan, dan sarana olah raga." kata pak iwan


" saya tidak bisa menjanjikan akan tetapi akan saya akan upayakan. silahkan pak RW membuat usulannya berapa anggarannya, usulkan kepada kami terlebih dahulu. akan tetapi jika ada hal hal urgent misal ada warga bapak yang mohon maaf gak bisa makan, bisa sampaikan langsung ke pak agus, katanya beliau dari daerah sini." jawab vian


" iya pak, agus putra daerah sini." jawab pak iwan


" o iya pak RW saya sudah dapat daftar warga dari pak agus, saya di lokasi perumahan menyiapkan sedikit sembako yang bisa bapak bagikan kepada warga semoga manfaat. untuk teknis pembagiaanya silahkan bapak atur dan koordinasi saja dengan pak agus." kata vian


" terimakasih banyak pak, bapak telah bersedia datang kesini dengan kesibukannya." kata pak iwan


" saya yang terimakasih pak, ini manfaat silaturahmi saya jadi banyak saudara. dan jangan segan segan tegur saya kalo bertemu. saya sebenarnya masih pengen ngobrol banyak tapi karena harus ketempat lain dan mau mempersiapkan acara milad anak, saya permisi dulu." kata vian. vian pun berpamitan dan menyuruh agus untuk koordinasi masalah pembagian sembako tadi.


vian kembali ke lokasi proyek dan memberikan intruksi ke pak daryat membangun dapur umum untuk pekerja makan, dan mencari siapa yang mau masak dan memiliki peralatan masak dan makan nanti kita sewa selama pembangunan ini atau dia menyiapkan semua itu dihitungnya per porsi. pak daryat hitung aja plus minusnya.

__ADS_1


setelah selesai memberikan arahan ke pak daryat, vian pamit pulang karena sudah sore. jam 5 sore sampai di cafe. di cafe vian memesan kopi dan menyuruh pak dede untuk datang kesana. gak lama pak dede datang dan menjelaskan tentang pemasangan peralatan cuci mobil dan motor, bahwa besok telah selesai. setelah itu pergi menemui lily.


__ADS_2