
Setelah selesai belanja dan karena waktu sudah sore vian dan lily pulang ke rumah. Jam 5.47 menit vian dan lily sampai di rumah. Vian dan lily langsung masuk kamar, dia mandi lalu ganti pakaian. Setelah sholat berjamaah, vian dan yang lainnya makan malam bersama.
" maaf bu tadi saya enggak keburu ke YPL, soalnya setelah dari rumah sakit, saya pergi belanja perlengkapan dan peralatan untuk di gedung livi group." kata vian
" enggak apa apa nak, ibu tau kamu banyak urusan juga." kata ibu asti
" oh iya vian gimana shinta, positif." kata ibu retno
" iya nak gimana, kamu beneran sedang hamil." kata ibu anita
" alhamdulillah bu, saya positif hamil sekarang sudah 2 minggu." kata shinta
" selamat ya nak, kamu harus jaga bayi dalam kandungan kamu ini. ibu gembira mendapat kabar bahagia ini." kata ibu anita, dia langsung memeluk shinta.
" selamat ya nak, kamu mau jadi ibu, kamu jangan cape cape ya." kata bu ningsih, dia pun memeluk shinta, diikuti ibu retno, ibu asti dan ibu sri
" terimakasih semuanya," kata shinta
" oh iya nak, saudara saudara besok katanya mau pulang gimana ya." kata ibu asti
" iya sudah, nanti saya pesankan tiket pesawatnya, kenapa buru buru pulang." kata vian
" terlalu lama disini nak, enggak enak juga lama lama ninggalin rumah dan kerjaan." kata pak dani
" iya nak, kami masih ingin disini tapi karena kita juga masih harus kerja, gimana lagi." kata pak purwanto
" iya sudah kalau begitu saya pesankan tiket pesawatnya." kata vian, lalu menelepon pak dede untuk memesankan tiket pesawat sesuai dengan orang orang yang berangkat kemarin.
Selesai makan vian pergi untuk merokok, pak adi, pak bowo dan pak wanto ikutan gabung tak lama saudara saudara astrid dan dilla juga ada yang ikut gabung.
" a, memangnya gedung itu sudah selesai gitu." kata pak adi
" udah pak, makanya tadi aa sama lily membeli peralatan dan perlengkapan untuk disana, mulai besok sudah ada karyawan IT dan programer yang kerja disana." kata vian, tak lama haris datang menghampiri vian
" pak maaf mengganggu, itu ada kiriman dari toko meubel, mau di simpan dimana." kata haris
" langsung aja ke gedung livi group, sama minta tolong supaya dipasang juga, saya kesana sebentar lagi, kamu kasih minum saja dulu ya, ada kan air dari LA." kata vian
" baik kalau begitu pak, ada pak, nanti saya kasih." kata haris lalu dia pergi lagi. Vian juga pamit untuk ke gedung livi group dahulu. Disana vian memilih mana aja yang buat di ruangannya dan sisanya untuk di lantai 2. Vian ikut mengawasi pengerjaan pemasangan meja dan yang lainnya, setelah selesai vian memberikan tips untuk para pekerja tersebut. sambil berjalan kembali ke rumah vian menyuruh haris supaya mengecek pintu pintu. Vian kembali ke taman lalu membuat kopi dan menyalakan rokoknya.
__ADS_1
" udah pah pemasangan meja dan kursinya." kata lily
" udah sayang, jadi papah udah bisa kerja disana." kata vian
" terus untuk yang aula di bawah itu mau diapakan, apa hanya kursi saja, atau pakai meja juga." kata lily
" kalau untuk rapat ya harus pakai kursi dan meja, tapi kalau mau dipake buat acara pesta ya kursi saja." kata vian
" berarti harus ada 2 kursinya juga ya. Nanti kalau kita ada acara acara bisa pakai disana tuh " kata lily
" untuk sementara beli buat rapat aja, kalau acara kita kan biasanya lesehan. Oh iya disana perlu ada resepsionis enggak ya mah." kata vian
" enggak usah untuk sementara, kalau kedepannya boleh juga, tapi untuk sementara enggak usah ada meja khusus disana, nanti bisa dibantu sama shinta yang duduk di depan itu." kata lily
" iya ya lagian saat ini belum perlu masih bisa di lihat dari CCTV juga, dan belum banyak tamu serta orang tau yang datang kesana." kata vian
" kapan kita mau mengadakan syukuran, gedung itu sudah jadi dan siap digunakan supaya membawa keberkahan untuk kita pah." kata lily
" besok juga enggak masalah, kita hanya undang anak anak yatim aja kan." kata vian
" boleh tuh, iya udah besok aja jam 11an, sekalian makan siang bersama disana, kita hanya minta doa dari anak anak panti asuhan." kata lily
" biasanya kita kasih bingkisian ke mereka, terus kita belum sempat beli gimana." kata shinta
" iya udah besok jam 8an kita pergi belanja ya." kata vian
" asyiiik belanja lagi, terus kita juga perlu carpet pah beli sekalian aja ya." kata lily
" iya sayank, kamu atur aja kebutuhan apalagi yang diperlukan." kata vian
" meja yang buat di aula itu suruh aja tim interior L-Pro pah, supaya bisa di bongkar pasang." kata lily
" iya juga ya, kalau kita beli jadi takutnya mudah rusak juga." kata vian
" iya pah, sayangkan kita sudah investasi malahan cepat rusak." kata lily. karena ini malam terakhir saudara saudara astrid dan dilla disana vian menyuruh indra dan yang lain untuk membuat pembakaran jagung dan BBQ, mirna dan bi narsih disuruh membuat susu panas dan kopi. Vian juga menyetel music supaya bisa lebih meriah lagi. Vian memberikan tiket pesawat ke saudara saudara astrid dan dilla. Vian juga menyuruh pak dede aupaya besok menyiapkan minibus untuk mengantar mereka ke bandara.
" terimakasih nak, sudah menjamu kami." kata pak dani
" sama sama pakde, sewajarnya kami melakukan ini, kita kan bukan siapa siapa." kata vian
__ADS_1
" tapi kami merasa enggak enak, datang kesini dibelikan tiket pesawat, disini kita di jamu diajak jalan jalan dan pulangnya pun dibelikan lagi tiket pesawat. Terimakasih banyak semoga Allah membalas dengan berlipat ganda dan kalian selalu diberikan kesehatan dan kelimpahan rezeki serta barokah dalam kehidupan ini." kata pak dani
" terimakasih atas doanya pakde." jawab vian. Vian pun mempersilahkan saudara saudara astrid dan dilla untuk makan jagung bakar, vian meminta 1 potong, shinta, lily, astrid dan dilla pun minta jagung bakar.
" terimakasih ya nak, kamu sudah mengumpulkan keluarga kami disini, jarang jarang kita bisa berkumpul bersama." kata pak wanto
" sama sama pak, kapan kapan kita berkumpul lagi disini atau di surabaya." kata vian
" iya pah, aku mau bawa de avin bertemu sama keluarga lainnya juga nanti ya." kata astrid
" iya, nanti kita ke surabaya aja, boleh ya pah." kata dilla
" iya, nanti kalau de avin sama de alea sudah bisa di ajak pergi pergi." kata vian
" iya kita sekalian liburan. Seperti waktu itu." kata bu retno
" iya lagian sekarang udah ada bus baru kan." kata bu ningsih
" iya bu, kita cari waktu yang tepat untuk pergi liburannya, sekarang sekarang saya sedang membangun dulu usaha, tapi kalau ibu mau liburan sekarang sekarang juga enggak masalah," kata vian
" nanti aja setelah penerimaan siswa baru di sekolah, di YPL lagi sibuk juga." kata pak bowo
" orang aku sama papah mau pergi liburannya ke luar negeri kok, jadi ibu bisa pakai tuh bus sesuka ibu." kata lily
" iya udah ibu ikut kalian aja liburan ke luar negeri juga." kata bu retno
" ajak enggak yaaa... Aa nenek ajak liburan ke luar negeri jangan a." kata lily
" emang mau liburan kemana mah." kata devan
" ke singapura," kata lily
" aa ikut mah, aa belum pernah kesana." kata devan
" aa dan de qinar pasti mamah ajak dong." kata lily
" biar rame ajak juga nenek dan kakek mah." kata devan
" aa memang cucu is the best." kata bu retno
__ADS_1
" iya nanti kita liburan." kata vian
karena waktu sudah malam, mereka pun pergi ke kamarnya masing masing untuk istirahat.