
Setelah berolahraga ringan dan melatih pernapasan dengan di bimbing kakek braja, vian dan kakek braja masuk ke rumah, di ruang makan keluarganya sudah berkumpul, lalu mereka sarapan bersama disana. Selesai sarapan vian kembali ke kamar untuk mandi dan berganti pakaian.
" ada bau bau main belakang nih." kata lily, astrid dan dilla hanya saling lirik
" awas aja nanti kalian juga gak akan di ajak." lanjut lily
" tadi mba di bangunin enggak bangun bangun dan mba juga kan lagi halangan." kata astrid. Untuk meredamvian pun langsung memotong obrolan mereka
" mah, kapan mau beli mobil barunya." kata vian
" pulang dari rusun aja pah, kita ke showroom, gimana." kata lily
" iya boleh, kita kesana." kata vian.
" iya udah papah tunggu di bawah ya." lanjut vian. Vian pun langsung pergi ke bawah dan duduk di teras depan sambil menyalakan rokoknya dan browsing mobil untuk mencari referensi. Vian pun menyuruh haris dan putra untuk pergi ke rusun berkoordinasi sama pihak rusun.
Tak lama orang tua dan mertua vian datang.
" aa, bapak dan yang lainnya mau ikut ke rusun bolehkan." kata pak adi
" iya sudah kalau begitu, aa telepin pak dede untuk bawa minibus aja." kata vian, lalu menelepon pak dede supaya nanti pergi ke rusun memakai bus. Lily, astrid dan dilla pun datang kesana.
" ada apa nih rame rame kaya mau demo aja." kata lily
" iya, kita demo karena gak di ajak vian ke rusun bagi bagi sembako." kata bu retno
" ha...haa.vhaa. Ibu ada ada aja, kaya si aa gak di ajak main." kata lily
" pah pergi sekarang aja ya ke showroomnya." lanjut lily
" iya sayank ayo." kata vian. Mereka pun pamitan ke keluarga untuk pergi ke showroom M di antar pak edi.
Sesampainya di showroom vian dan yang lainnya melihat lihat dan menanyakan spesifikasi mobil yang dilihatnya.
__ADS_1
" kayanya mobil ini cocok buat keluarga kita pah." kata lily
" iya, kalau untuk yang sendiri kan sudah ada ya, sama yang buat keluarga itu bisa di pakai ibu kalau pergi ngecek ke restoran." kata vian
" iya pah, yang punya mamah kan masih bagus kalau mau dipakai sekali kali." kata lily
" iya sudah ambil ini aja ya, sama yang itu 1 buat papah kalau dipakai ke KBB lebih gagah." kata vian
" kan niatnya beli 1, kenapa papah mau beli 1 lagi." kata lily
" nanti papah akan banyak pergi ke pedesaan dan mobil itu cocok." kata vian
" iya udah kalau begitu." kata lily
" mobil yang ini mau atas nama siapa." tanya vian
" mau atas nama siapa aja sama saja pah toh ini juga akan di pakai bareng bareng." kata lily
" iya mas mau atasnama siapa juga boleh aja." kata astrid
" biar pajaknya gak besar atas nama papah sama astrid aja," kata lily
" iya mas soalnya yang mobil baru di surabaya kan atasnama aku." kata dilla
Vian pun menyelesaikan administrasi pembayaran 2 mobil tersebut dan menyuruh showroom mengantarkannya ke rumah. Selesai membeli mobil mereka kembali pulang ke rumah. Di rumah sudah menunggu minibus dan mobil box yang membawa sembako. Pak bambang dan keluarganya pun sudah hadir disana. Setelah vian dan para isterinya datang mereka pun naik ke minibus, lalu berangkat ke rusun.
Sesampainya di rusun para penghuni sudah menunggu di halaman rusun, disana juga sudah ada perwakilan dari pemerintah setempat. Kakek braja menyapa dan mengobrol bersama para tetangganya dulu waktu menempati gubuk liar. Vian dan pak bambang memberikan kata sambutan mereka menghatapkan para penghuni bisa menjaga dan merawat tempat otu dengan baik. Lalu Pak dede dan tim L-Trans menyiapkan paket sembako dibantu ika dan yang lainnya. Mereka pun vian kasih kesempatan untuk memberikan paket sembako langsung kepada para penghuni rusun supaya bisa merasakan dan melihat bagaimana orang orang yang membutuhkan ketika mereka menerima bantuan.
" hal seperti ini kalian harus bisa merasakan arti pentingnya kita untuk mereka, bahwa kalian bekerja bukan hanya untuk diri kalian sendiri akan tetapi mereka juga menantikan uluran tangan kalian karena ada hak mereka di setiap penghasilan kalian. Semakin kalian mendapatkan keuntungan besar maka mereka pun bisa menikmatinya. Pergunakan kesempatan yang kalian miliki ini, doa doa tulus mereka yang akan membuat kalian bisa maju dan berkembang lagi, untuk itu jangan lupakan mereka. Jangan jadikan hal seperti ini sebagai alat untuk mempopulerkan diri kalian atau usaha kalian, tapi di titik tertentu bisa juga kalian pergunakan sebagai media marketing misalnya setiap pembelian produk akan perusahaan alokasikan untuk membantu panti asuhan hal itu sebagai pemicu saja supaya mereka juga mau berbagi. Akan tetapi harus kalian ingat, harus kalian penuhi janji itu. Berikan juga arahan kepada karyawan bahwa keringat mereka juga bermanfaat buat orang lain selain keluarga mereka." kata vian
" iya aa, terimakasih." kata ika
" iya om, terimakasih ya sudah mengajak aku kesini, pemikiran aku jadi terbuka sekarang." kata silvy
__ADS_1
" kalian bisa lihat mereka begitu bahagia, mungkin buat kalian itu kecil, tapi buat mereka itu kebahagiaan luar biasa." kata vian
" rusun ini om yang bangun ya." kata silvia
" iya ini dari livi group, tanahnya dari pemerintah daerah yang menyiapkan makanya om sama bapak dan pak gubernur bisa kenalan." kata vian
" om luar biasa deh, mau berbuat untuk orang lain." kata silvy
" ini salah satu jalannya sehingga livi group dan usaha om bisa berkembang." kata vian
" tapi kenapa ya masih aja ada orang yang mau celakain om." kata silvia
" mereka belum kenal aja, mungkin kalian juga pertama kali punya pemikiran sama sama om." kata vian
" aku gak seperti itu ah. Malahan aku kagum om bisa membuat ibu mau terjun berbisnis, aku juga jadi mau ikutan." kata silvy
" pada intinya kalian jangan pernah memikirkan penilaian orang lain terhadap kalian seperti apa, kalau itu baik maka jalani saja." kata vian
" siap om." kata silvy dan silvia
" kalian beruntung bisa ketemu pak vian, banyak belajar dari sisi bisnis dan sosialnya." kata pak bambang yang datang ikut bergabung bersama mereka.
" kalau menurut kalian bagus ikuti dan sebaliknya kalau jelek jauhi." kata vian.
Para warga pun berdatangan kepada vian mengucapkan terimakasih.
" terimakasih pak, berkat bapak saya dan keluarga bisa tinggal di tempat yang sangat layak buat kami tinggali." kata ketua RT di rusun tersebut
" iya pak terimakasih banyak, kalau ada yang ganggu bapak dan keluarga serta usaha bapak bilang saja kepada kami pak, kami bersedia mempertaruhkan nyawa kami." kata salah satu penghuni
" terimakasih banyak atas perhatian bapak bapak, saya mohon doanya saja." kata vian
" sebelum bapak minta kami pasti mendoakan bapak yang terbaik." kata penghuni lain
__ADS_1
" oh iya saya sekarang sedang membangun di daerah B, barangkali disini ada yang sedang membutuhkan pekerjaan nanti hubungi pak RT disini, sama pak RT di data lalu kirim ke Ruko disana ada toko LCI, Livi store atau titip ke bapanya rendi." kata vian.
" siap pak nanti saya akan data." kata pak RT. Lalu vian menelepon pak daryat bahwa nanti akan ada tambahan tenaga kerja di pembangunan sekolah, kalau memang disana terlalu banyak kirim tenaga kerja yang dari daerah KBB ke pembangunan pabrik disana.