
Selesai mengobrol mereka masuk ke kamar untuk istirahat. Di dalam kamar vian melihat shinta gelisah, sedangkan lily, astrid dan dilla sudah tidur karena kecapean. Shinta memang tidur di tempat tidur terpisah karena khawatir ketindih sewaktu tidur sama yang lain.
" kamu kenapa sayang." kata vian
" enggak apa apa pah, ini mencari posisi tidur yang nyaman aja." jawab shinta. Vian pun memijit shinta dan mengelus punggung shinta, shinta merasa nyaman atas elusan vian, dia pun akhirnya tertidur. Di pagi hari vian bangun dan sholat shubuh bersama isteri isterinya, setelah itu vian pamitan untuk olah raga.
Di pagi hari akhir pekan minggu berikutnya, vian menerima telepon setelah dia berolahraga.
" selamat pagi pak, maaf mengganggu waktunya, apa bapak ada di rumah hari ini." kata pak gubernur L
" pagi pak gubernur, saya ada di rumah belum ada rencana kemana mana." kata vian
" iya sudah kalau begitu, rencananya siang ini saya dan keluarga serta pak walikota mau ke jakarta ke rumah bapak." kata pak gubernur L
" iya pak, saya tunggu kehadirannya, kira kira jam berapa pak sampai di bandara jakarta, supaya saya bisa suruh karyawan jemput bapak." kata vian
" jam 4an pak, maaf merepotkan." kata pak gubernur L
" iya audah saya suruh karyawan untuk menjemput bapak." kata vian
" baik pak, terimakasih banyak." kata pak gubernur. Setelah telepon di tutup vian menelepon pak dede supaya menyuruh karyawan L-Trans menjemput ke Bandara memakai mobil minibus.
tak berapa lama handphone vian pun berbunyi lagi, pak daryat menanyakan keberadaan vian, karena ada yang maundidiskusikan masalah pengembangan pembangunan yayasan pendidikan livi di KBB. Vian membuat janji ketemuan jam 9 di gedung livi group. Vian masuk ke rumah lalu pergi ke dapur memasak udang goreng dan nasi goreng. Setelah itu pergi ke kamar untuk mandi dan ganti pakaian. Lalu mengajak isteri isterinya untuk sarapan.
" asyiiiik, makan nasi goreng sama udang goreng kesukaan aa." kata devan
" ini bukan buat aa, ini buat mamah." kata lily
__ADS_1
" ih mamah, enggak boleh pelit sama anaknya tau. Ini kan papah yang masak buat aa." kata devan
" udah ah, kalian ini ribut aja.. Ayo aa pimpin doa sebelum makan." kata vian, devan pun memimpin doa sebelum makan.
" cucu kakek pinter banget." kata pak adi
" iya dong kek. Aa kan pinter dari lahir." kata devan
" oh iya pak, jam 9 pagi ini, pak daryat mau datang sama timnya, mau ada pembahasan pengembangan pembangunan yayasan pendidikan livi di KBB, bapak ikut ya." kata vian
" iya aa, tadinya kita mau ke YPL siangan kok." kata pak adi
" mamah sama astrid dan dilla mau ke kantor LCI dulu ya pah." kata lily
" iya udah, minta temenin sama haris aja, terus mamah pesan makanan untuk makan malam ya, karena pak gubernur L dan pak walikota beserta keluarganya mau datang sore ini, biasa lebihkan aja porsinya." kata vian
" itu udah di kasih discount tau, kamu ini enggak mendukung usaha orangtuanya. Udah gitu disini kita simpan peralatan cateringnya." kata bu retno
" mamah sama nenek ribut aja sih, malu tau udah gede." kata devan
" iya nih, selalu ada aja yang diributkan." kata pak bowo
" minggu depan aa udah sekolah ya." kata bu ningsih
" iya nek, aa udah mau sekolah tapi lama banget.. Aa kan mau belajar." kata devan
" nanti sekolahnya bareng sama nenek ya." kata bu retno
__ADS_1
" oke nek." kata devan
" berarti habis rapat dengan pak daryat bapak bawa si aa ke YPL ya, mau ukur seragam sekolahnya, senin besok kan udah harus sekolah." kata pak adi
" iya pah kita lupa loh urusan aa." kata lily
" iya udah sama nenek juga ikut ya." kata bu ningsih.
" senin besok kita antar aja aa sekolah untuk hari pertamanya." kata vian, selesai makan vian pun pergi ke gazebo, lalu menelepon opik supaya mengirim jagung, seafood dan makanan serta minuman karena ada kemungkinan para pejabat akan berkumpul nanti malam.
Jam 8.47 menit vian pergi ke gedung livi group, lalu membuat kopi dan masuk ke ruang rapat terbuka supaya bisa merokok. Jam 8.57 menit pak daryat dan tim L-Pro datang. Tak beselang lama pak adi, pak bowo dan pak wanto pun datang.
" kita rapatnya di ruangan ini aja ya supaya bisa lebih santai dan bisa merokok." kata vian, tim L-Pro menyalakan laptopnya dan menyambungkannya ke layar proyektor. Tim L-Pro mempresentasikan hasil designnya.
" itu gambaran dari kami pak, barangkali ada yang dikoreksi," kata pak daryat
" kalau menurut saya sudah oke, dan memang benar kita harus melakukan pengerjaan di bantaran kali itu terlebih dahulu, seperti yang dilakukan di samping pembangunan restoran jadi sekalian sampai ke batas akhir lahan kita yang barundi beli itu, tapi usahakan jangan terlalu curam dan nanti pakai pagar pengaman kalau bisa di atas kali tersebut tapi tidak mengganggu aliran air supaya bisa dibangun beberapa pondok untuk konsumen restoran bisa makan disana ukuran 2,5 m x 3 m buat 4 atau 5 bangunan." kata vian
" baik pak nanti kita bisa pakai rangka besi jadi kita enggak harus pakai tiang dari kali, terus ini pak, mungkin ini juga akan menjadi daya tarik juga untuk restoran kedepannya gimana kalau kita buat kolam renang, karena di daerah sana belum ada, terus juga disana kan akan ada semacam pujasera menurut kami itu prospek bagus juga." kata pak daryat
" ide bagus itu pak, selain untuk disewakan itu juga akan menjadi fasilitas untuk sekolah, sekalian juga bangun lapangan futsal, lapangan bulutangkis dimana fasilitas itu bisa digunakan pihak sekolah dan bisa disewakan juga, jadi lahan untuk sekolah TK dan SD itu memakai lahan 5000 meter, 5000 meter untuk fasilitas tadi termasuk buat water boom untuk wisatanya. kolam renang terpisah, dan untuk bangunan pondok pondok tempat makan juga bisa memakai lahan tersebut buat 7 pondok ukuran 2,5m x 2,5m dibawah pondok ini bangun kolam ikan, bangunan itu harus bisa berdampingan dengan water boom dan tentunya restoran, kalau masih kurang untuk sekolah enggak masalah ambil dari yang 1 hektar yang disisakan." kata vian
" jadi berkembang begini ya, menurut saya 5000 meter untuk sekolah TK dan SD sudah sangat luas pak, itu sudah ada tempat bermain anak sama lapangan untuk sekolah." kata pak daryat
" iya sudah, saya senang kalau begini jadi muncul ide ide lain dan semuanya itu berkaitan, bisa ada kemungkinan fasiltas kolam renang, lapangan futsal, dan lapangan bulutangkis juga akan di bangun di lokasi YPL sekarang." kata vian
" bagus ini idenya, sekali kita membangunan beberapa usaha pun muncul, terutama untuk mengembangkan usaha ibu ibu, jadi usaha wisata ini biar perusahaan BBB yang menjalankan." kata pak bowo
__ADS_1
" iya pak, dengan adanya tempat wisata dan fasilitas ini akan menjadi daya tarik tersendiri untuk orang tua menyekolahkan anak anaknya di YPL, jadi apa yang kita bangun ini bersinergi perusahaan satu dengan yang lainnya." kata vian. Jam 10.27 menit mereka pun selesai membahas pengembangan pembangunan YPL, vian meminta untuk dibuatkan design dan site plan baru di lahan belakang klinik livi.