
Pak walikota pun maju setelah ijin ke pak bambang dan vian.
" Assalamualaikum, siang semuanya, yang terhormat pak bambang, yang terhormat pak vian, yang terhormat bapak ibu guru, terimakasih atas waktu yang diberikan, mohon maaf karena saya hadir tanpa undangan, saya datang karena tadi di telepon bapak gubernur supaya menghubungi pak vian untuk kolaborasi dalam pengembangan dan pendampingan pengusaha UMKM, pas tadi telepon kata beliau ada disini jadi saya datang kesini. Terimakasih banyak kepada bapak ibu guru sekalian yang sudah mendidik dan menghasilkan generasi berprestasi, saya bangga karena kota ini bisa melahirkan generasi muda yang unggul, berprestasi, bisa membantu pemerintahan dalam mensejahterakan warganya, dalam kesempatan ini pula saya sampaikan bahwa kami pemerintah kota akan melakukan pengembangan dan pendampingan pelaku usaha UMKM yang nantinya akan berkolaborasi dengan alumni sekolah ini, kalau boleh diperkenankan supaya pak vian bisa naik kesini menemani saya dalam menjelaskan apa yang akan dikolaborasikan. terimakasih." kata pak walikota.
" udah pak vian maju." kata pak bambang
" ngobrol aja belum, udah main kolaborasi aja." kata vian
" udah bro maju sana, buktikan." kata endris
__ADS_1
" iya pah, enggak enak sama pak walikota." kata lily. Vian pun berdiri lalu maju kedepan dan naik panggung.
" bagaimana ini pak, saya saja belum tau konsep apa yang akan pemerintah kota ini lakukan." kata vian
" saya akan ikuti apa yang bapak arahkan, saya percaya kepada bapak." kata pak walikota. Vian pun mengambil microphone
" Assalamualaikum, selamat siang semuanya, yang saya hormati bapak ibu guru baik yang dulu mengajar saya ataupun enggak, yang saya hormati pak bambang dan ibu, yang saya hormati bapak walikota, yang saya hormati kakak kelas dan adik kelas, yang saya cintai isteri saya
" kasih sekarang aja." teriak peserta reuni
__ADS_1
" gimana panitia." kata vian
" silahkan saja pak vian." kata pembawa acara
" saya harap kehadirannya pak bambang dan ibu, serta isteri saya maju ke depan. Tolong pak haris dan putra membawa paket kosmetiknya." kata vian. pak bambang, ibu sisil, lily, astrid dan dilla pun maju ke depan di ikuti haris dan putra membawa paket kosmetik.
" sebelumnya izinkan saya memberikan rasa ucapan terimakasih kepada para guru yang audah mengajar kita." kata vian lalu dia turun dari panggung dan meminta paket kosmetik tersebut ke haris lalu memberikannya kepada guru guru. Vian menyalami mereka di ikuti lily, astrid dan dilla, lalu pak bambang dan ibu sisil, setelah itu mereka naik ke panggung.
" karena saya tidak banyak membawa paketnya jadi nanti akan diajukan pertanyaan, bagi yang bisa menjawab akan diberikan paket kosmetik ini." kata vian, vian menyuruh pak bambang memberikan pertanyaan, setelah itu pak walikota, ibu sisil, lily, astrid dan dilla.
__ADS_1
" ini tinggal satu paket lagi, tapi ini akan saya berikan kepada teman saya yang telah membantu saya, dan mengijinkan saya untuk latihan menembak dan terjun payung kepada endris dan istri saya persilahkan naik, karena kalau saya suruh naik endrisnya saja takutnya diberikan kepada yang lain." kata vian. Endris dan istrinya pun naik ke panggung, pak bambang memberikan paket tersebut. setelah itu endris dan istrinya turun dari panggung.