Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Peresmian YPL 1


__ADS_3

Setelah selesai ngopi pak heri dan pak akili pamitan karena harus keliling lagi. Vian pun memberikan amplop kepada pak heri dan pak akili.


" tolong diterima pak, jangan dilihat dari isinya ya, ini hanya bentuk penghargaan kecil untuk bapak bapak yang telah bekerja keras menjaga keamanan di lingkungan ini." kata vian


" terimakasih banyak pak. Kalau ada perintah telepon saya saja." kata mereka berdua lalu mereka pun bertular nomor telepon. Setelah pak heri dan pak akili pergi, Vian pun pergi ke mesjid, setelah itu dia kembali ke restoran lalu duduk di kursi tadi. Shinta pun datang menemui vian.


" pak semua sudah dikoordinasikan sama hilda, bapak mau makan siang sekarang atau nanti." kata shinta


" nanti aja deh, saya masih kenyang, kalau kamu mau makan silahkan aja, saya mau ke villa," kata vian sambil pergi dan membawa kopi ke villa


" iya udah saya ikut bapak aja, nanti makan bareng bapak aja." kata shinta lalu mengikuti vian ke villa. Vian menyalakan rokoknya sambil mendengarkan music, shinta duduk disamping vian lalu menyandarkan kepalanya di bahu vian.


" a besok habis selesai acara ini mau jemput ibu ya." kata shinta


" iya udah nanti minta antar pak dede aja ya, jangan naik taxi. Kalau enggak nanti aja, biar ibu bisa ikut ke acara pereamian besok" kata vian


" iya a nanti aku coba telepon ibu, makasih ya sayang." kata shinta lalu mencium vian.


" apa kamu enggak bosen gitu, nanti kamu pengen lagi." kata vian


" memangnya aa enggak mau apa, aku seneng kok bisa terus bersama aa." kata shinta


" seneng dong sayang," kata vian lalu membalas ciuman shinta


" iya udah ayo kalau aa pengen." ajak shinta


" nanti bapak datang gimana." kata vian


" tadi bapak pergi ke kantor YPL lagi habis makan a." kata shinta. Vian pun menuruti kemauan shinta pergi ke kamar, shinta membuka baju vian lalu bajunya, setelah itu mereka pun berciuman penuh gairah.


Vian mencium bibir lalu leher dan bukit kembar shinta, setelah puas shinta pun memainkan pusaka vian dan memberikan mahkotanya. Tubuh shinta pun mengelinjang, setelah menikmati puncaknya dia membenamkan mahkotanya ke pusaka vian yang berdiri tegak lalu menggoyangkan pantatnya, ******* shinta pun membuat vian bergairah, lalu menyuruh shinta menungging, " a ini enak banget aku mau keluar." lirih shinta, " tahan ya sayang kita capai bersama." kata vian, vian pun membalikan tubuh shinta lalu memasukan kembali pusakanya dan mempercepat permainannya " aku enggak kuat a." kata shinta, vian mempercepat permainan dan disaay shinta mencapai puncaknya vian juga mendapatkannya. Vian mengecuk kening shinta " terimakasih ya sayang." kata vian, " sama sama aa sayang, aku bahagia banget." kata shinta. Mereka pun istirahat samabil saling berpelukan, kurang lebih 15 menit beristirahat vian dan shinta pergi mandi, karena gairah muncul lagi mereka pun melakukannya lagi di kamar mandi, setelah mencapai puncaknya mereka mandi.


Setelah berpakaian karena lapar mereka pun pergi ke restoran untuk makan siang. Habis makan shinta meminum obat. Shinta pun menghubungi ibunya menanyakan kapan mau di jemput. Selesai makan mereka pergi ke kantor YPL, vian mengecek persiapan akhir.


" untuk susunan acaranya sudah dibuat." kata vian


" sudah pak, ini untuk perwakilan dari YPL siapa pak." kata bayu


" bapak mau memberikan sambutan." kata vian

__ADS_1


" enggak lah kamu aja." kata pak adi


" iya kamu aja." kata pak bowo


" iya sudah saya aja." kata vian


" baik pak kalau begitu." kata bayu


setelah selesai sholat ashar vian dan yang lainnya pergi pulang ke rumah, jam 4.17 menit mereka sampai di rumah, shinta minta izin mau menjemput ibunya, vian menyuruh pak dede untuk mengantar shinta. Karena lily, astrid dan dilla belum datang vian pun ikut sampai ke kantor LCI.


" papah udah pulang, mana shinta." kata lily


" shinta pulang dulu jemput ibunya sekalian bawa barang bawaan untuk umroh diantar pak dede." kata vian


" syukur kalau begitu, jadi ada yang bisa bantuin juga menyiapkan persiapan umroh." kata lily


" gimana untuk peresmian YPL besok sudah selesai." lanjut lily


" udah sayank, mudah mudahan besok lancar." kata vian


" aamiin." jawab mereka


" sampai rumah kira kira jam 7an sampai rumah." kata vian


" di rumah bakalan rame dong ya." kata dilla


" iya, apalagi besok." kata lily


" untung aja papah sudah bangun kamar tamu dan mess ya." kata astrid


" kalian masih lama, kalau masih papah nunggu di cafe aja ya." kata vian


" setengah jam lagi lah pah, iya udah papah tunggu disana aja." kata lily, vian pun pergi ke cafe, lalu memesan kopi. Vian pun menyalakan rokoknya lalu memeriksa laporan perusahaannya, terutama perkembangan riset pabrik pengolahan air minum.


Jam 5 lily datang ke cafe lalu mengajak vian pulang, sampai di rumah mereka langsung pergi ke kamar untuk bersih bersih dan berganti pakaian, sambil menunggu azan magrib mereka mengobrol.


selesai magrib mereka turun kebawah, lalu mengobrol dengan keluarga lainnya, mereka belum makan malam karena ingin makan bersama dengan tamu yang akan datang biar sekalian. Jam 7.17 menit pak anam dan adiknya sama nadhine dan temannya bersama orang tuanya tiba di rumah termasuk orang tua sella dan selly, vian memberikan kunci kamar untuk mereka beristirahat, teman teman bella minta tidur bersama bella, sella dan selly, orang tuanya vian tempatkan di mess putra karena disana masih kosong, pak anam juga sama disana. Jam 7.27 menit shinta dan ibunya pun datang.


Vian pun mengajak semuanya untuk makan malam bersama di taman.

__ADS_1


" selamat datang di rumah kami mohon maaf kalau kondisinya tidak menyenangkan." kata vian


" saya yang berterimakasih pak, lagian kamarnya juga bagus banget jauh dibandingkan dengan rumah kami." kata ayahnya sella


" iya pak vian, ini lebih dari cukup, terimakasih banyak sudah dibelikan tiket pesawat, dijemput dan dijamu pula." kata pak anam


" maaf pak vian dan keluarga sudah dibuat repot sama kami." kata orang tua teman temannya bella


" enggak kok pak, ibu kami malahan senang jadi menambah saudara." kata pak bowo


" ayo bapak ibu silahkan dinikmati makanannya, maaf hanya ini yang bisa kami sajikan." kata lily. Mereka pun makan malam bersama penuh dengan rasa kekeluargaan, mereka pun saling bercerita, vian juga memperkenalkan kakek dan neneknya beserta nenek dan keluarga bibinya lily.


" wah sudah rame nih." kata pak bambang yang baru datang, vian pun mempersilahkan pak bambang untuk makan malam bersama. Vian juga mengenalkan keluarga teman temannya bella


" gimana pak untuk acara besok sudah selesai." lanjut pak bambang


" alhamdulillah pak sudah selesai semua." kata vian


" mulai acaranya jam berapa pak." kata pak bambang


" jam 9an pak, karena hari jum'at dan enggak ada acara lain hanya peresmian saja." kata vian


" semoga lancar acaranya, dan kedepannya banyak siswa dan siswinya yang bersekolah disana." kata pak bambang


" aamiin." kata semuanya


" besok bapak juga memberikan sambutan." kata shinta


" oh ya, saya harus siapin teksnya dong nih." kata pak bambang sambil ketawa


" enggak usah resmi pak yang penting berkesan." kata vian


" bimo tolong kamu bantu untuk dokumentasi ya." lanjut vian


" siap mas." kata bimo


" bella dan teman teman yang lain juga bantu untuk video dan penerima tamu ya." kata vian


" siap pak." kata mereka

__ADS_1


mereka pun menikmati makan malam bersama dengan senda gurau, suasana mereka seperti keluarga sendiri.


__ADS_2