
Setelah mengadakan pertemuan pak daryat pamitan untuk kembali ke kantor L-Pro, vian juga berencana pergi ke Livi Residence untuk mengantar devan ke sekolah TKnya. vian menelepon lily membertahukan bahwa dia mau mengantar devan, vian juga menelepon pak dede supaya mwngnatar dia ke Livi Residence. jam 10.47 menit vian berangkat ke sekolah TK devan, mereka pergi menggunakan 2 mobil, vian, devan, lilis dan putra 1 mobil, 1 mobil lagi orang tua dan mertua vian. Jam 11.44 menit mereka tiba di sekolah TK Livi, vian menemui kepala sekolah dan guru disana, vian menanyakan kesiapan untuk memulai proses belajar mengajar, vian juga meminta mereka supaya tidak memperlakukan khusus terhadap devan. sedangkan devan ditemani nenek neneknya mengukur pakaian yang pas walaupun sebelumnya sudah pernah di ukur waktu pendaftaran.
" aa keren pakai seragam sekolah." kata bu retno
" iya dong nek, aa gitu loh." kata devan
" aa senang enggak mau sekolah." kata bu ningsih
" senang dong nek, aa bakalan banyak teman soalnya." kata devan. Setelah dari TK vian mengajak mereka pergi ke restoran untuk makan siang, sebelumnya vian, pak adi, pak bowo dan pak wanto pergi sholat dulu di masjid. Selesai sholat baru pergi makan. Vian duduk di kursi dekat danau sambil menunggu makanan vian menyalakan rokoknya dan mengobrol bersama pak dede dan putra.
" untuk yang menjemlut pak gubernur L dan pak walikota surabaya bersama keluarganya sudah siapkan pak de." kata vian
" sudah pak, saya suruh pakai minibus saja, khaeatir banyak yang datangnya dan supaya nyaman juga." kata pak dede
" bagus kalau begitu, sama saya tadi sudah telepon opik untuk kirim jagung dan yang lainnya supaya nanti malam bisa dimakan dan masih fresh, tolong koordinasikan sama sopir L-Trans ya." kata vian
" siap pak, saya telepon sopirnya." kata pak dede, lalu mengecek siapa sopir yang ada di lokasi pabrik LA dan supaya tiba di rumah vian max jam 7 malam. Selesai makan vian bersama orang tua dan mertuanya pergi ke YPL, ibu ibunya mau melihat posisi kantin. Devan pergi main ke kandang thunder bersama lilis dan putra.
Di kantor YPL vian menanyakan perkembangan siswa dan siswi yang akan mengikuti tahun ajaran pertama YPL. Vian juga menanyakan bagaimana persiapan sekolah untuk memulai proses pembelajaran di tahun pertama YPL, tentang asrama, makan para siswa, dan tenaga pengajarnya.
Vian menerima telepon dari pak menteri UMKM.
" selamat siang pak, maaf ganggu waktunya, posisi sekarang dimana pak." kata pak menteri UMKM
" siang juga pak menteri, enggak saya sedang mengecek ke lokasi YPL pak, soalnya minggu depan sudah mulai tahun ajaran pertama YPL. Gimana pak menteri ada yang bisa saya bantu." kata vian
__ADS_1
" oh iya maaf waktu minggu kematin saya enggak mengabari lagi pak vian, karena khawatir bapak juga cape habis perjalanan, tafinya saya dan pak menteri tenga kerja mau ke rumah bapak, tapi kata beliau jangan deh takut mengganggu istirahat bapak, jadi rencananya kita mau ke rumah bapak, apa bapak ada di rumah atau ada kegiatan lain." kata pak menteri UMKM
" sore saya sudah di rumah pak, enggak ada acara kemana mana lagi, terus pak gubernur L dan pak walikota surabaya mau datang nanti sore." kata vian
" oh begitu, iya sudah nanti malam saya dan pak menteri tenaga kerja kesana, ada kemungkinan yang lain juga ke rumah bapak." kata pak menteri UMKM
" siap pak, saya tunggu kedatangannya." kata vian, dia pun menutup teleponnya. Lalu mengecek ke lokasi sekolah, kepala sekolah dan guru guru yang sedang mempersiapkan pembelajaran menyambut vian, pak adi, pak bowo dan pak wanto.
" gimana sudah siap menyambut tahun ajaran baru ini." kata vian
" insyaAllah pak, senin besok kita mulai pembelajaran." kata Pak Gani Kepala SD
" kalau ada apa apa langsung ke kantor YPL aja, baik itu saran perbaikan atau kritikan, supaya kita bisa cepat mengatasi." kata vian
" kapan siswa dan siswinya akan datang pak." kata vian
" besok pak, siswa dan siswi mulai masuk ke asrama." kata pak Jamal kepala sekolah SMP
" untuk fasilitas di asrama sudah siapkan, dan fasiltas penunjangnya tidak ada kendala." kata vian
" sudah siap pak, untuk penjaga asramanya pun sudah siap." kata ibu kiki kepala sekolah SMA
" sekecil apapun permasalahan jika menyangkut tentang YPL ini harap bapak dan ibu secepatnya koordinasi dengan pak bayu atau yang lainnya, supaya kita bisa memberikan pelayanan kepada anak anak dan mereka bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk masa depan mereka, serta dewan pengajar pun bisa nyaman. Berikan yang terbaik untuk YPL ini, kami juga enggak akan melupakan jasa jasa bapak ibu semuanya." kata vian
" baik pak, terimakasih atas perhatiannya." kata mereka. Vian dan yang lainnya pamit dari lokasi sekolah lalu melihat masih ada lahan kosong yang akan dipergunakan untuk lahan pertanian. Di kantor YPL vian meminta denah lahan YPL kepada bayu. Masih ada sekitar 4.400 meter lahan kosong.
__ADS_1
" dulu kita mengesampingkan kegiatan olahraga anak anak, jadi di sebelah sekolah SD ini kita harus bangun kolam renang untuk putra dan putri, lapangan futsal dan lapangan bulutangkis, siapa tau dari sekolah kita ini muncul atlet renang, futsal, bulutangkis, basket, volly, untuk lapangan basket dan volley kan kita sudah bangun, jadi menurut saya kita harus bangun fasilitas yang disebutkan tadi, menurut saya kita pakai lahan 1.400 meter untuk fasilitas tadi enggak akan masalah." kata vian
" bapak setuju atas pemikiran kamu vian." kata pak bowo. Vian memanggil pak daryat untuk ke kantor YPL. Kurang dari 15 menit pak daryat sudah datang.
" langsung aja pak daryat, saya keidean pembahasan tadi pagi untuk pengembangan di lahan YPl di KBB, disini juga kita perlu membangun kolam renang untuk putra dan putri luasnya minimal 15m x 25m, lapangan futsal dan lapangan bulutangkis di lahan sebelah sekolah SD." kata vian sambil menunjuk ke denah.
" baik pak nanti saya buat kan design dan anggaran dananya." kata pak daryat
" untuk sumber air area ini sudah memadai kan." kata vian
" sudah pak, kita sudah bor untuk masing masing sekolah, kita juga buatkan saluran air untuk masuk ke biopori yang ditampung terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam tanah, makanya di daerah sekitar ini kita sudah menanam pohon pohon besar supaya bisa menampung air juga." kata pak daryat
" bagus kalau begitu, nanti selain untuk siswa siswi sekolah YPL ini, bisa digunakan untuk umum dengan disewakan dan itu akan menjadi tambahan pemasukan buat YPL." kata vian
" kedepannya untuk menarik minat siswa baru kita bisa mengadakan tournament." kata bayu
" kalau sudah ada designnya langsung kirim ke saya aja pak daryat supaya kita bisa secepatnya exsekusi." kata vian
" baik pak, saya akan suruh tim untuk mengerjakannya." kata pak daryat
" pokoknya jika ada perkembangan apapun di YPL kalian harus cepat yang tanggap, apalagi kemungkinan tahun depan kita akan mengelola YPL di KBB, jadi kerja kalian akan extra." kata vian
" siap pak." kata mereka
vian dan yang lainnya pamitan untuk kembali ke livi Residence, ibu dan ibu mertua vian melakukan koordinasi untuk masalah makanan anak anak yang akan tinggal di asrama dengan tim restoran BBB.
__ADS_1