Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Pengarahan Kepada Guru


__ADS_3

Di perjalanan vian meminta pak dede untuk berhenti dulu di supermarket, vian mengajak shinta dan devan untuk turun dan menyuruhnya untuk membeli makanan ringan dan minuman, vian membeli rokok untuk stok dan beberapa bungkus untuk pekerja di sekolah. vian mengambil uang takut kurang, setelah selesai mereka pergi ke livi residence. Jam 10.47 menit mereka sampai di villa, disana ada orang tua dan mertua vian, vian memperkenalkan ibunya shinta ke mereka. devan meminta sepedanya di turunkan


" nenek, kakek lihat sepeda aa bagus kan." kata devan


" bagus, kakek boleh mencobanya enggak." kata pak adi


" enggak boleh kek, ini kan buat anak anak." kata devan


" kakek, nenek tadi di rumahnya mamah shinta aa di kasih ice cream sama nenek." lanjut devan


" nenek siapa, kok aa banyak mamah sama neneknya sih, terus mana ice creamnya." kata bu retno becandain devan


" iya ya, aa jadi pusing ini. Ice cream udah habis nek maaf." kata devan, dia pun menaiki sepedanya di jaga sama shinta. Sedangkan bu anita mengobrol dengan ibu dan ibu mertua vian. sedangkan vian pergi ke gazebo lalu menyalakan rokoknya dan minum kopi kemasan. Setelah itu vian pamitan mau pergi ke kantor yayasan livi.


" pak saya ikut jangan kesana." kata shinta


" ikut aja, takut ada yang harus kamu kerjakan biarkan aja si aa sama nenek neneknya disini." kata bu retno

__ADS_1


" iya udah ikut aja, aa udah ada yang jaga ini." kata vian


" nanti kita juga kesana kok." kata bu retno. Vian dan yang lainnya pun pergi ke kantor yayasan livi. Disana acara presentasi guru sudah di mulai, vian pun menyimak dari belakang, vian menyuruh shinta untuk mencatat nama nama yang presentasi. Jam 11.47 menit acara presentasi pun selesai, bayu selaku ketua tim sekolahan mempersilahkan kepada vian untuk memberikan pengarahan kepada guru yayasan oendidikan livi. ibu dan ibu mertuanya sudah ada di ruangan itu bersama dengan devan. Devan pun duduk di samping shinta.


" assalamualaikum, selamat siang semuanya, terimakasih atas kehadiran bapak ibu guru di yayasan pendidikan Livi ini, acara ini diadakan bapak ibu juga mungkin sudah tau yaitu ingin menyeleksi siapa yang akan menjadi kepala sekolah di masing masing lembaga pendidikan, kami ingin mengetahui apa yang akan bapak ibu lakukan kedepannya karena yayasan pendidikan ini baru jadi perlu kerja keras yang sangat extra. Secara resmi nanti bapak dan ibu akan menandatangani kontrak kerja sebagai pegangan buat bapak ibu dan juga yayasan ini, saya berharap bapak ibu akan terus bekerja disini dengan nyaman, tenang dan bisa mencetak generasi yang unggul baik bidang agama ataupun ilmu pendidikan umum. Disini juga saya tekankan bahwa saya tidak mau bertepuk sebelah tangan jadi secara lisan bapak ibu sudah menjadi bagian dari yayasan pendidikan livi ini dan mulai hari senin sudah bisa bekerja, walaupun ini akhir bulan tetap akan kami hitung gaji bapak ibu sesuai dengan kehadirannya karena hari jum'at minggu depan akan diresmikan yayasan ini insyaAllah oleh bapak menteri pendidikan, ketua dewan, pak gubernur D, Pak gubernur B, dan pak walikota serta dinas pendidikan setempat. kenapa saya bilang tidak mau bertepuk sebelah tangan pihak yayasan mau mempekerjakan bapak ibu akan tetapi bapak ibu tidak bersedia, jadi saya harap sebelum menandatangani surat perjanjian kerja bapak ibu sudah memiliki keputusannya. Untuk masalah gaji insyaAllah enggak akan jauh berbeda dengan tempat lain minimal UMK, jika bapak ibu tempat tinggalnya jauh pihak yayasan akan memberikan fasilitas rumah di livi residence bagi yang sudah berkeluarga bagi yang belum kami juga menyiapkan kamar kost, bagi yang ingin memiliki rumah disana, bapak ibu bisa mengambilnya setelah 1 tahun bekerja dengan skema pembayaran karyawan livi group, akan tetapi kalau sekarang sekarang juga bisa tapi akan dianggap sebagai pembeli umum. Saya harap kita berdiskusi sekarang, jika ada pertanyaan silahkan." kata vian


" perkenalkan nama saya Ane, saya tertarik bergabung di yayasan pendidikan livi ini karena visi dan misinya, yang mau saya tanyakan adalah apakah fasilitas yang diberikan yayasan tersebut gratis atau bayar termasuk kamar kost, terimakasih.".


" terimakasih ibu anne, untuk 1 tahun kita akan gratiskan termasuk kamar kost untuk karyawan, tentunya biaya hidup lainnya bapak ibu tanggung sendiri dan biaya listrik itu bapak ibu yang bayar. Untuk masalah kesehatan nanti disini akan ada klinik akan tetapi jika amit amitnya harus di rawat di rumah sakit, kita akan rujuk ke rumah sakit livi," kata vian


" nanti hari senin setelah bapak ibu menandatangani perjanjian kerja secara terperincinya akan dijelaskan oleh tim, secara garis besarnya bapak ibu diminta bantuannya untuk mencari siswa dan itu akan dibantu tim, mendata kebutuhan apa saja untuk proses belajar mengajar, surat menyurat, menerima pendaftaran siswa baru." kata vian


" perkenalkan nama saya reni, yang saya ingin tanyakan adalah apakah selamanya kita akan menjadi tenaga kontrak atau bisa menjadi pegawai tetap di yayasan pendidikan livi ini, terimakasih.".


" seperti di perusahaan perusahan di bawah livi group akan ada jenjang karir, tentunya disini juga bisa menjadi karyawan tetap." kata vian


" saya tekankan kembali jika bapak ibu sudah bertekad tidak ingin bekerja di yayasan ini silahkan sekarang bisa melaporkan ke tim yang ada disebelah saya ini sampai hari senin sebelum ditandatangani surat keterangan kerja, jika hari senin tidak menandatangani tanpa ada keterangan yang jelas maka akan kami anggap bapak ibu mengundurkan diri. kalau tidak ada yang ingin ditanyakan saya tutup dan bapak ibu dipersilahkan untuk makan siang di restoran yang ada di perumahan livi residence sebelah mesjid, bilang saja ke kasirnya guru yayasan livi, hanya hari ini saja ya kedepanya jika bapak ibu makan disana ya bayar sendiri, terimakasih." kata vian.

__ADS_1


Para guru pun pergi ke restoran, vian dan tim masih mengobrol


" pak apa dengan diberitahukan kerjaan mereka harus mencari murid, mereka akan mundur." kata bayu


" memang itu juga sebagai bagian dari tugas guru untuk mencari murid, tapi kalau karena hal itu mereka malahan mundur, itu akan jauh lebih bagus lagi berarti mereka tidak bisa bekerja dalam tekanan, nanti kalian catat saja siapa saja dan buatkan daftarnya, jadi kedepannya kalau dia melamar lagi langsung tolak dan nanti saya akan masukan juga ke black list livi group." kata vian


" kamu sadis juga ya ternyata." kata pak bowo


" buat apa kita cape cape mengurus karyawan yang enggak mau bekerja di yayasan ini, kalau mereka dia melamar lagi ke depannya citra kita akan hancur dan orang orang seperti ini akan membuat ketidaknyamanan yang lainnya dan berarti dia itu tidak mau bersusah payah. Kata vian


" bener, orang seperti itu tidak boleh diterima lagi karena dia mau enaknya aja enggak mau bekerja keras." kata pak bowo


" untuk mencari siswa kalian bisa koordinasi dengan panti asuhan panti asuhan, supaya mereka bisa sekolah lagi dan mereka bisa mendapatkan pendidikan yang baik, untuk masalah biayanya nanti pihak yayasan yang akan mencarikan dananya." kata vian


" baik pak, kita akan koordinasikan dan untuk surat izin operasional kita sudah dapatkan sama kepala dinas pun mereka akan hadir sekalian mereka akan meninjau lokasi kita ini." kata bayu


" bagus kalau begitu, iya sudah kita makan dulu ya sudah siang nih." kata vian mengajak semuanya. Mereka pun pergi ke restoran.

__ADS_1


__ADS_2