
tak terasa hari pun berjalan sekarang baby Qinar sudah mau 7 hari, di pagi hari sambil sarapan mereka mengobrol membicarakan aqiqah baby Qinar.
" aa baby qinar mau aqiqah kapan, kalo 7 harinya besok itu lebih baik." kata bu ningsih
" ya sudah bu besok saja, nanti aa auruh pak dede cari kambingnya." jawab vian
" untuk catering mamah telepon catering yang biasa saja." kata lily
" kita undang anak anak dari panti asuhan dan ibu pengajian untuk cukur rambut." kata bu retno
" ya sudah bapak sama pak adi ke tempat tenda takut banyak tamu yang datang. bapak mau undang saudara saudara dan rekan bisnis bapak soalnya." kata pak bowo
mereka pun menghubungi tugas masing masing dan memberikan undangan kepada teman dan rekan bisnis.
setelah sarapan vian mengajak devan bermain di taman, berenang, lalu mandi bersih bersih dan ganti pakaian. lily yang melihat kebersamaan vian dan devan lega, tadinya dia khawatir akan ada kecemburuan dari devan kepada baby qinar.
" vi, gimana ada orang yang mau bantuin di dapur itu." tanya lily
" oh iya bu ada teman evi di kampung tapi dia gak bisa masak." jawab evi
" menurut kamu bagaimana orangnya." kata lily
" selama evi kenal sih si devi ini baik, jujur." jawab evi
" ya sudah suruh aja datang, toh bi narsih bisa ngajarin dan buat bantu bantu nyuci dan beres beres pasti bisa kan." kata lily
" iya bu kalo itu pasti bisa, tapi katanya bi narsih juga ada temannya yang mau kerja bu." jawab evi
" ya udah panggil bi narsih, kamu hubungi si devi untuk kesini." kata lily
" baik bu." jawab evi lalu dia pamit untuk memanggil bi narsih
" ibu cari saya." kata bi narsih
__ADS_1
" iya bi, katanya ada teman bibi yang mau kerja dan bisa masak bantuin bibi, soalnya evi sudah saya suruh bantuin saya jaga baby qinar." kata lily
" iya bu ada, namanya dewi dia tetangga di kampung." jawab bi narsih
" orangnya bagaimana bi." tanya lily
" dewi baik, jujur, kerjanya rapi dan dulu dia yang suka ngajarin saya masak juga bu." jawab bi narsih
" ya sudah panggil saja kemari, soalnya kan dirumah semakin banyak orang. kamar juga masih ada kosong." kata lily
evi dan bi narsih telepon teman temannya itu untuk datang kesana hari ini juga.
lily memberitahukan itu kepada vian, dan vian tidak keberatan paling memindahkan kamar lilis ke lantai atas saja karena dia sama suaminya indra. sebelum membangun kamar baru di dekat kebun.
vian pamit mau ke cafe dan memeriksa pembangunan rusun. 30 menit perjalanan vian sampai di pembangunan rusun, vian menanuakan perkembangan pembangunan kepada mandor bahwa pembangunan sudah 70% dan akhir bulan sudah selesai. vian pun menelepon kepala dinas terkait akan penghuni nantinya karena pembangunan sebentar lagi selesai. vian juga menyuruh supaya dari pihak dinas bisa memprioritaskan orang orang yang tinggal di sekitaran rusun terlebih dahulu termasuk tetangga kakek braja.
selesai dari sana vian pergi ke ATM untuk mengambil uang buat acara besok, lalu pergi ke cafe. di cafe vian mengobrol sambil minum kopi dan ngerokok. vian pun menanyakan progress L-Trans ke pak dede. memang persaingan di bidang expedisi cukup ketat, vian bisa memakluminya.
habis ngobrol vian pun pulang ke rumah dan langsung mandi dan ganti pakaian. di rumah sudah rame dari yang masang tenda dan persiapan catering.
lily yang kelelahan pun berbaring di kasur, vian pun menghampiri istrinya itu.
" mah jangan terlalu cape. biar yang lain saja yang mengurusnya." kata vian
" iya pah, tapi aku gak bisa diam aja." jawab lily
" iya mamah boleh bantu tapi harus jaga kondisi mamah jangan kecapean." kata vian
" iya pah, makasih ya." jawab lily
di malam hari mereka pun makan malam bersama, setelah itu mereka memeprsiapkan acara besok ada yang mauskin makanan ke goody bag dan yang lainnya, sedangkan vian mengajak devan bermain sampai dia ketiduran.
...****************...
__ADS_1
kersokan harinya di pagi hari catering sudah mempersiapkan makanan, vian mengajak devan bermain dan berenang. selesai berenang mereka mandi bersih bersih dan berganti pakaian. mereka melihat pak adi untuk memotong kambing aqiqah, pak adi dikenal sebagai pemotong kambing yang bagus karena tidak kecium bau kambingnya. kambing aqiqah pun di masak di dapur sama bi narsih dan yang lainnya. vian juga menyuruh rumah aqiqah untuk membagikan ke rumah yatim.
jam 10an para tamu sudah mulai datang, vian dan lily pun menerima mereka dan mempersilahkan ke tenda yang sudah disediakan.
jam 11an acara aqiqah pun dimulai dengan tausyiah dari ustadz dan menggunting rambut baby Qinar. setelah acara selesai mereka pun disuruh untuk makan siang yang telah disediakan. vian membagikan amplop dan bingkisan kepada anak anak yatim, dan bingkisan kepada orang tua yang datang.
vian menhobrol dengan beberapa teman dan rekan bisnis termasuk direksi dari perusahaan perusahaan di bawah livi group. mereka memberikan kado untuk baby qinar. walau acara sudah selesai para tamu silih berganti datang memberikan ucapan selamat.
pak bowo dan teman temannya pun mengobrol begitu pula dengan pak adi, bu retno dan bu ningsih. melihat hal itu lily mengkomfirmasi ke catering untuk menambah porsi sampai malam hari khawatir masih akan ada tamu yang datang dan masih ada saudara saudara yang masih tinggal disana.
vian dan yang lainnya santai di gazebo sambil menikmati hidangan yang ada. vian membuat kopi dan merokok disana.
di malam hari pun masih ada tamu yang datang karena kesibukan mereka termasuk pak bambang yang hadir beserta istrinya.
" selamat pak vian atas kelahiran putrinya." kata pak bambang
" terimakasih banyak pak, ibu atas kehadirannya." jawab vian dan lily
" mohon maaf saya baru bisa datanh malam malam karena maklumlah kerjaan saya sebagai abdi negara." kata pak bambang
" saya memakluminya pak, dengan doanya saja sudah cukup, apalagi bapak berkenan hadir ke rumah saya ini." jawab vian
lily dan bu bambang memusahkan diri dan menhobrol di rumah sambil menengok baby qinar
" waduh cantiknya.. jadi kepengen punya bayi lagi nih." kata bu shanti istri pak bambang
" iya bu biar qinar ada temennya nanti, lagian ibu masih muda." jawab lily
" saya nunggu cucu aja deh." kata bu shanti
" emang anak yang paling besar sudah segimana bu?" tanya lily
" sudah kuliah bu sebentar lagi selesai." jawab bu shanti
__ADS_1
pak bambang mereka pun pamitan karena sudah malam. nanti kalo peresmian pembukaan rusun pak bambang usahakan hadir jadi bisa ketemu lagi.