Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Anniversary Pernikahan


__ADS_3

2 Bulan kemudian acara ulang tahun pernikahan Vian dan Lily tinggal 1 hari lagi. Vian mau memberikan kejutan di hari ulang tahun pernikahan kali ini.


seperti biasa di pagi hari vian dan lily membawa devan jalan jalan di taman, disana sudah ada kakek dan neneknya yang sedang jalan jalan pagi juga. sekarang devan jalannya sudah lancar dan sudah bisa lari lari serta bicaranya jelas walau kosakatanya belum banyak, dikarenakan sewaktu belum bisa biacara vian dan lily serta orang orang rumah sudah mengajak devan ngobrol. " pah aa mau berenang" kata devan. " wah anak papah ngomongnya udah jelas, nyebut aa lagi berarti dia mau punya adik nih.. iya sayank papah kita berenang." jawab vian


" tuh ly, devan mau punya adik, ayo cepetan kasih adik buat devan dan cucu kami." kata bu retno


" emangnya bikin kue, ya belum di kasih aja bu." jawab lily


" makanya kalian jangan cape cape dan ngurusin usaha aja." kata pak bowo.


" iya pak, kita juga udah usaha kok bikin adiknya devan tapi belum dikasih aja." jawab vian


" ih papah nih pake dibilang bilang, doakan saja ya." jawab lily malu malu.


" besok perayaan pernikahan kalian, mau di rayaain dimana." kata bu ningsih


" oh iya ya bu ningsih inget aja. jadi mau di rayaain dimana." kata bu retno


" kayanya di cafe aja bu, biar sekalian mengenalkan cafe ke teman teman." jawab vian


" iya disana aja " jawab lily.


vuan mengajak devan berenang dia gak ada takut takutnya. karena kelihatan sudah kedinginan vian menyerahkan devan ke lilis supaya dimandikan. dan vian pun pergi mandi. setelah itu dia sarapan bersama. " papah mau kemana hari ini." tanya lily. " papah ke L-Trans dan ke cafe nyiapin acara besok." jawab vian


" ya sudah kalo begitu mamah ke cafe juga." jawab lily. mereka pun pergi setelah pamitan.


lily turun di ruko sedangkan vian lanjut ke L-Trans, vian langsung bertemu pak dede dan melihat mini bus yang sudah jadi. " wah hasilnya luar biasa, gimana untuk mesinnya." tanya vian


" bagus pak, kemarin saya coba sekalian isi bensinnya." jawab pak dede


" saya mau besok pak dede bawa ke ruko ya atau kita dekor disana aja malam ini." kata vian


" kayanya lebih baik nanti malam aja pak biar gak acak acakan lagi." jawab pak dede


" ya sudah kalo begitu sekarang saya mau telepon toko bunga untuk menghias dalamnya dan meminta hadir ke L- trans


tak lama pegawai dari toko bunga datang, vian menjelaskan apa saja yang harus di hias dan nanti malam untuk mendekornya di ruko. vian juga menyuruh pak dede untuk memwasang stiker L-Trans di bagian luar bis kalo kalo gak di pake, bis bisa di rentalkan. setelah ngobrol disana vian juga memberitahu akan datang nanti malam ke ruko. vian pamit untuk ke cafe bersama pegawai dari toko bunga.


sampai di cafe vian juga memberitahu apa yang harus di dekor. setelah pegawai dari toko bunga datang vian memberitahu lily bahwa ia ada di cafe, sambil menunggu lily vian ngopi dan merokok. " papah udah lama disini." tanya lily


" baru sampai mah." jawab vian


" papah mau makan siang dimana."


" kita ke restoran C aja yu, papah pengen sop buntutnya. mamah sibuk gak."

__ADS_1


" gak pah ayo kita berangkat."


vian dan lily bernagkat makan siang ke restoran C, kurang dari 1 jam mereka sampai, vian dan lily pesan makanan dan minuman. " gimana mah butik sudah jalan." tanya vian


" alhamdulillah pah, ada pesanan baju pengantin juga." jawab lily


" bagus dong," jawab vian


" o iya pah, L-Trans bisa cariin mobil pengantin, kalo ada mobil mini bus luxury gitu buat pengantin dan keluarganya. mereka tanya juga tadi." tanya lily


" bisa, nanti papah tanya pemiliknya mau disewakan atau gak. memang acaranya kapan?" kata vian


" 1 bulanan lagi acaranya." jawab lily


setelah makan vian dan lily pergi ke lagi ke cafe, vian telepon toko kue untuk memesan 2 kue anniversary, setelah mengirimkan gambar kue yang di pesan dan membayarnya vian meminta malam ini di antar ke cafe jam 10an.


sore hari vian dan lily pergi pulang ke rumah, di rumah vian mengajak devan main di taman, " pah main bola, papah disana aa disini nendang bola ya." kata devan, " iya sayank, ayo tendang." jawab vian. " sayank udah mainnya, ayo mandi dulu." kata lily, " iya mah," jawab devan sambil berlari ke arah lily. lily membawa devan dan meyuruh lilis untuk memandikannya.


" mah, nanti malam papah mau pergi ke cafe ya, ada temen papah mau ketemu." kata vian


" mamah ikut ya." jawab lily


" gak usah, mamah di rumah aja. takut sampe malam banget soalnya." kata vian


"ada deh rahasia." jawab vian


di malam hari vian pamit pergi ke ruko, di ruko sudah ada pak dede dan dari toko bunga yang sudah mulai mendekorasi bus dan cafe. vian mengobrol sama pak dede, " pak de kayanya selain expedisi kita juga harus buka rental bus parawisata, kita beli 2 bus lagi aja tapi levelnya di bawah yang kemarin kita beli yang penting masih bisa nyaman. coba cari aja bus yang mau di jual dari travel travel yang mau tutup." kata vian


" iya pak nanti saya cari dan tanya ke teman teman." jawab pak dede


"pak pengerjaan sudah selesai " kata pegawai dari toko bunga sambil menyerahkan nota. vian melunasi pembayaran dan menyerahkan uang lelah ke mereka. vian menyuruh pak dede untuk menutup mini bus itu dengan dus.


jam setengah 12 malam vian sampe di rumah dan vian membawa se ikat bunga yang tadi sekalian di pesan dan kue anniversary, ternyata di rumah orangtuanya masih ada di ruang keluarga, mereka mau merayakan anniversary pernikahan anak anak mereka. dan memang sebelumnya sudah vian pesan ke mereka, vian menyerahkan kue ke mereka, dan bunga vian sembunuikan. " lily mana bu." tanya vian


" tadi dia langsung ke kamar, kamu sih bikin dia kesel." jawab bu retno


vian pergi ke kamar, di kamar melihat lily belum tidur, kelihatan dia kesel dan habis menangis.


" yank kenapa menangis. ada apa" tanya vian


" gak apa apa, lagi kesel aja." jawab lily


vian membujuk lily untuk mau pergi ke bawah, vian menuntun lily yang matanya di tutup sampai ke ruang keluarga. vian mengambil bunga yang tadi disembunyiin. " mah boleh buka matanya." kata vian


lily membuka penutup matanya, vian menyerahkan bunga ke lily, " selamat anniversary pernikahan kita ya sayank." kata vian

__ADS_1


" makasih ya pah." kata lily sambil menangis


vian mencium kening lily. orang tua mereka pun memberikan selamat dan mendoakan mereka. vian dan lily pergi ke kamar lagi. " makasih ya pah atas surprisenya." kata lily.


" sama sama sayank." jawab vian sambil memeluk lily dan mencium bibir, kehangatan itu lanjut di atas tempat tidur. kehangatan dan gelora birahi mereka tumpahkan disana, mereka pun tertidur dengan berpelukan dibawah selimut.


setelah mandi dan sholat subuh vian pergi ke balkon merokok sambil minum teh yang disiapkan lily. " pah, kita main yu." ajak devan


" mau main apa sayank." jawab vian


" ini pah." jawab devan sambil membawa mobil mobilan.


" pah aa mau main kuda kudaan." kata devan. vian pun menaikan devan ke atas punggungnya dan ngerondang di atas karpet di kamar. setelah main vian mengajak devan pergi ke bawah, disana diaambit nenek dan kakeknya. " nek, kek barusan aa naik kuda kudaan di punggung papah." kata devan. "kasihan papah dong aa, nanti naik kuda beneran ya, minggu depan kudanya datang." kata pak bowo


" asyik, terimakasih kek." jawab devan


" sama sama aa." jawab pak bowo


"sebentar lagi kita ke ruko yaa. hari ini kan ulang tahun pernikahan papah dan mamah." kata vian


mereka pun sarapan dan siap siap untuk pergi ke ruko. jam 11an mereka pergi ke ruko disana sudah ada teman teman dan rekan kerja vian dan lily, karangan bunga ucapan berjejer disana.


disitu juga ada benda besar yang di tutup dus yang dibuat pak dede dan karyawan lainnya. lily melihat cafe sudah didekorasi. " itu apa pah di bungkus dus besar banget." tanya lily. " itu surprise buat kamu sayank" jawab vian. setelah membuka acara dan mengucapkan terimakasih vian mengajak lily membuka dus tersebut.


setelah dus terbuka mini bus yang sudah di dekorasi terpampang di dean lily dan yang lainnya. " ayo kita lihat dalamnya." ajak vian ke lily dan yang lainnya.




" wah bagus banget, pah bener ini buat aku." kata lily


" iya sayank ini buat kamu, jadi kalo kita pergi sama keluarga bisa pake ini jadi bisa sama sama." jawab vian.


devan pun asyik main disana dengan gembira.


" kapan papah beli ini. kok mamah gak tau sih." tanya lily


" sudah lama mah, karena harus di bangun kan. gimana mamah suka." kata vian


" suka banget, makasih ya. jadi papah semalam ngurus ini" jawab lily


" iya. makanya jangan punya prasangka macam macam." kata vian


mereka pun turun dari bus itu dan mempersilahkan para tamu untuk makan makanan yang disediakan. setelah acara selesai vian menyuruh pak dede untuk mengantarnya dan keluarga naik bus ke rumah.

__ADS_1


__ADS_2