Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Kunjungan Pak Menteri 3


__ADS_3

Vian mengajak pak dede dan yang lain melihat kebun orangtuanya, disana terlihat sudah ditanami cabai, jagung dan yang lain.


" ini semua lahan bapak." kata pak dede


" ini lahan bapak, sekarang di olah sama saudara dan hasilnya biar kakek dan saudara yang menikmati." kata vian


" iya sih lebih baik begitu daripada enggak ada yang mengolah, manfaat juga buat saudara." kata pak dede


" iyalah daripada merebutkan ini tanah siapa dan daripada menjadi pertengkaran antar saudara, yang terpenting nih tanah jangan ada yang mengaku miliknya saya akan diam." kata vian


" itu lahan yang kosong masih milik bapak." tanya pak dede

__ADS_1


" iya.. Enggak tau mau dimanfaatkan apalagi, pengennya sih ditanam pisang atau sayuran lainnya supaya enggak nganggur tuh lahan. Kata kakek sih mau diolah lagi sama adiknya ibu." kata vian. selesai melihat lihat vian kembali ke villa. Lalu semuanya sarapan bersama. Jam 9an vian menyuruh siap siap untuk pergi kesekolahan, ibu sama mertua vian enggak ikut, ibunya pak gubernur pun sama mereka mau tinggal di villa saja. Pak bupati ikut ke minibus, mobilnya ditinggal di villa.


Jam 9.37 menit mereka pun pergi ke sekolah dengan dikawal, jam 10.27 menit mereka sampai di sekolah, mereka pun disambut kepala sekolah dan guru guru serta ada pak camat dan jajarannya, ada pula dari dinas pendidikan yang sudah datang disana. Bahkan sebagian siswa yang sudah daftar pun ada disana. Mereka dipersilahkan duduk di kursi yang sudah disediakan karena setelah mendapat kabar dari dinas pendidikan pihak sekolah langsung mendirikan tenda dan laiinnya guna penyambutan kepada kunjungan pak menteri.


" pak bupati sudah datang ternyata, kapan bapak datangnya." kata kepala dinas


" saya datang semalam, menginap di rumah pak vian." kata pak bupati


" bapak mungkin bareng sama pak menteri, saya kemarin bareng sama keluarga pak vian." kata ibu athia


" kalau tau begitu semalam saya datang ke rumah pak vian." kata pak camat

__ADS_1


" saya datang malam dan saya juga enggak ngasih kabar ke siapa siapa, kebetulan aja sekarang ada acara jadi saya sekalian nyusul isteri dan anak yang sudah duluan, bapak bapak dan ibu ibu semuanya sudah mengenal pak vian ini kan, mungkin hanya bapak dan ibu guru baru saja yang belum mengenal, ini pak vian yang membantu semuanya atas pembangunan sekolah ini, saya juga perkenalkan juga ini ibu siska isteri saya, ini ibu athia isteri pak gubernur, ini ibu sisil isteri pak bambang ketua dewan, ini ibu lily, ibu astrid, ibu dilla dan ibu shinta isteri pak vian." kata pak bupati


" iya pak terimakasih atas kehadiran bapak disini dan alhamdulillah di tahun ajaran yang pertama ini siswa yang mendaftar cukup banyak sampai ada 6 kelas, 1 kelasnya hampir 40 siswa karena yang daftar tidak hanya dari kecamatan ini saja ada juga dari kecamatan lainnya, jadi kedepannya mungkin kita harus membangun kelas baru pak." kata pak salim kepala sekolah


tak lama rombongan pak menteri dan pak gubernur datang, mereka pun menyambutnya. Pak bupati dan vian pun ikut menyambut mereka. Ibu citra pun menghampiri lily dan yang lainnya bersama ibu nurlaela dan ibu kayla yang ikut dalam rombongan pak menteri. setelah duduk pihak sekolah pun memulai acara atas kunjungan pak menteri kesana.


" yang terhormat bapak menteri pendidikan, bapak gubernur, bapak bupati, bapak camat, bapak kepala dinas pendidikan, bapak vian serta bapak ibu yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, terimakasih atas kehadiran bapak bapak di sekolah kami ini, alhamdulillah semenjak didirikannya bangunan sekolah ini dan tahun ini menjadi tahun pertama minat yang sekolah disini begitu besar, kita sudah menerima kurang lebih 240 siswa, dan ada kemungkinan bisa bertambah lagi karena kurang 1 bulan lagi tahun ajaran bafu akan di mulai. Saya bersyukur karena didirikannya sekolah negeri kejuruan disini. Mungkin ini juga kesempatan baik untuk saya berhubung kehadiran bapak bapak disini, jadi seperti diketahui ruang kelas yang ada disini hanya ada 12 kelas saja, selebihnya itu laboratorium dan ruang praktek serta fasilitas lain, kalau dengan jumlah murid saat ini saja kemungkinan hanya bisa menampung untuk sampai tahun ajaran tahun depan, jadi saat ini pula saya ingin mengajukan bantuan untuk penambahan ruang kelas baru, kemungkinan yang saat ini 2 lantai menjadi 3 lantai karena struktur bangunannya memungkinkan untuk sampai 3 lantai, bahkan saya juga sudah bicara sama pak camat lahan diswbalah sana yang muat untuk 4 kelas bisa dibangun juga mengingat minat warga menyekolahkan anak anaknya disini karena yang sekolah disini tidak hanya dari kecamatan ini saja. Sebelumnya terimakasih mohon maaf atas kelancangan saya. Terimakasih, " sambutan pak salim selaku kepala sekolah. Setelah sambutan pak kepala sekolah dilanjut sambutan dari kepala dinas dan camat. Setelah itu sambutan dari pak menteri


" terimakasih atas sambutan yang meriah ini, yang saya hormati pak gubernur, pak bupati, bapak kepala dinas, bapak camat dan bapak kepala sekolah, serta yang paling saya banggakan dan hormati bapak vian, kenapa saya banggakan karena berkat beliaulah sekolah ini bisa terwujud, saya telah mendapatkan informasi bahwa untuk dikecamatan ini sekolah negeri tingkat atas baru ada disini, jadi apa yang tadi bapak kepala sekolah sampaikan sangatlah wajar, untuk itu saya akan menanyakan kepada pak gubernur dan pak bupati serta kepala dinas pendidikan apakah ada anggaran untuk pembangunan seperti yang bapak kepala sekolah sampaikan karena kemungkinan pembangunan sekolah tersebut harus maximal dilakukan tahun depan kalau tidak pastinya akan kekurangan kelas untuk belajar mengajar. untuk itu mari sama sama kita fikirkan jalan keluarnya karena ini untuk kemajuan generasi kita, syukur syukur dari livi group bisa membantu dan sepertinya bisa kalau dilihat dari gerak gerik pak vian, untuk itu kita dengarkan apakah livi group bisa membantu, demikian terimakasih banyak, nanti kita berdiskusi saja." kata pak menteri pendidikan


" yang terhormat pak menteri, pak bupati, bapak kepala dinas, bapak camat, bapak kepala sekolah dan jajarannya, yang saya hormati pak vian dan keluarga terimakasih sudah mau membantu dalam pembangunan sekolah ini untuk mengembangkan daerah ini. Menyinggung pembangunan sekolah untuk tahun ini kemungkinan besar tidak bisa terealisasi karena sudah melewati masa ajuan anggaran, untuk tahun depan pun saya tidak bisa menjanjikan karena masih banyak daerah daerah lain yang sangat membutuhkan termasuk untuk kesejahteraan bapak ibu guru dan operasional sekolah, secara tidak langsung pak vian ini sudah banyak menyumbang untuk daerah ini baik disektor pendidikan ini atau sektor lain melalui pajak penghasilan perusahaannya yang dapat dipergunakan untjk pembangunan infrastruktur berkat perusahaannya itu pula kita bisa mendapatkan dana untuk memenuhi kebutuhan kebutuhan perbaikan sarana dan prasana publik, ditambah lagi penyerapan tenaga kerja dan peningkatan kehidupan para petani terutama dari daerah KBB ini, saya sangat bangga ada salahsatu warga asli daerah sini yang mau mengembangkan daerahnya tidak hanya disini, daerah B beliau membangun sekolah, yayasan panti asuhan, kerjasama dengan daerah daerah lainnya juga, bahkan di provinsi lain juga melakukan hal yang sama. Jadi saya sampaikan terutama kepada generasi muda siswa siswi SMK negeri ini kalian harus bisa mencontoh dan meneladani apa yang beliau lakukan untuk daerahnya. jangan dicontoh aja kalau punya 4 isteri tapi kalau memang sanggup seperti beliau enggak masalah juga, saya aja enggak berani dan enggak bisa. Saya juga salut atas kegigihan beliau, kerja keras beliau demi bisa membahagiakan keluarga dan karyawan karyawan beliau, saya tau beliau ini cape baru pulang liburan, harus mengerjakan kerjaan perusahaan sampai saya aja merasa sepertinya enggak akan bisa walaupun saya merasa kerja saya dari pagi sampai pagi, kita kalau mengobrol sampai malam dan apa yang diobrolkan itu beliau masih memikirkan warga lainnya, memikirkan solusi bukan menambah masalah bagimana kita bisa kolaborasi antar daerah, saya baru mengobrol dengan beliau, pak menteri pendidikan, pak menteri sosial, pak menteri UMKM, pak bambang, pak gubernur B, pak bupati P dan pak bupati KBB bahkan sebelumnya sama pak gubernur L, lagi liburan saja beliau ini kerja. Ini yang harus generasi muda contoh kerja keras. Saya enggak akan panjang lebar, demikian terimakasih." kata pak gubernur.

__ADS_1


__ADS_2