Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
De Avin dan De Alea pulang ke rumah 2


__ADS_3

Setelah makanan di hidangkan mereka pun makan siang bersama sama. Selesai makan sambil menunggu yang lain selesai makan vian kembali ke tempat pak dede dan pak edi, vian menyalakan rokoknya sambil minum ice lemon tea.


Hanpdhone vian berdering ada telepon masuk dari pak gubernur D


" selamat siang pak vian, maaf nih mengganggu waktunya, selamat pak ya atas kelahiran putra dan putrinya, semoga mereka menjadi anak yang sholeh dan sholehah, serta menjadi kebanggaan orang tuanya maaf saya belum bisa datang nih untuk menengok mudah mudahan akhir pekan saya bisa kesana, tapi sepertinya isteri dan ibu hari ini kesana mereka enggak mau katanya kalau akhir pekan, terus kapan ibu astrid dan ibu dilla serta bayinua pulang pak." kata pak gubernur D


" selamat siang juga pak gub, terimakasih banyak atas doa doanya, enggak apa apa pak kami juga tau kesibukan bapak, insyaAllah astrid dan dilla hari ini pulang kalau enggak ada masalah. terus de avin dan de alea juga pulang ke rumah hari ini menunggu pemeriksaan dokter saja pak." kata vian


" iya isteri bilang juga, dia berkomunikasi sama ibu lily kok. Jadi maaf kalau merepotkan bapak nih." kata pak gubernur D


" siap pak, kami tunggu kehadirannya, terimakasih banyak pak." kata vian, dia pun menutup teleponnya.


Semuanya telah selesai makan dan pesanan pun sudah siap mereka pun kembali ke rumah sakit. Jam 1.17 menit mereka sampai di rumah sakit, vian menggendong devan, de qinar di gendong lily. Lily menyuruh lilis dan evi makan terlebih dahulu, sedangkan ibi asti dan ibu sri menyiapkan makan untuk astrid dan dilla.


" oh iya ibu bagaimana apa sudah ada orang yang mau bantuin untuk menjaga de avin dan de alea ada." kata vian


" ibu sudah menyuruh saudara di surabaya, mereka belum dapat yang mau membantu." kata ibu asti


" sama ibu juga belum dapat tuh, susah susah gampang ya mencari pengasuh." kata ibu sri


" lis dan evi apa ada orang yang mau membantu mengurus de avin dan de alea." kata vian


" kemarin sih ada yang mau pak, maf saya juga lupa mengabari bapak dan ibu." kata lilis


" iya sudah kamu hubungi, kalau benar benar dia mau dan memiliki ahlak baik kamu suruh datang aja hari ini ke rumah, 2 orang ya," kata vian


" baik pak kalau begitu saya telepon dia dulu sekarang." kata lilis, lalu dia pun menelepon orang yang mau membantu mengurus de avin dan de alea.


Jam 1.47 menit dr. Silvy dan suster datang ke kamar untuk melakukan pemeriksaan kepada astrid dan dilla.


" gimana dokter apa isteri saya sudah boleh pulang." tanya vian


" iya pak ibu astrid dan ibu dilla sudah boleh pulang, tapi untuk de avin dan de alea kalau menurut saya juga sudah boleh pulang tapi supaya lebih menyakinkan lagi kita tunggu dr. anita saja ya, mungkin beliau ada pertimbangan lain. Sebentar lagi beliau tiba kok." kata dr. Silvy


" baik dokter kalau begitu, terimakasih banyak." kata vian, dr. Silvy pun pamit bersama suster,

__ADS_1


" iya pak orang yang mau bantu bantu hari ini akan datang, insyaAllah mereka orang yang bisa dipercaya dan telaten." kata lilis


" 2 orang kan." tanya vian


" iya pak, mungkin nanti jam 5 an sudah tiba di rumah." kata lilis


" mereka tetangga atau siapa kamu lis." kata lily


" mereka teman main saya bu di kampung." kata lilis


" iya sudah kalau memang kamu kenal mereka, jadi kita enggak begitu khawatir, bukan apa apa soalnya kan yang datang ke rumah kita itu para pejabat kalau terjadi apa apa ke barang mereka, kita juga yang malu, tentunya kamu juga akan merasa enggak enak." kata lily


" iya bu, selama ini sih mereka berkelakuan baik, mereka mau bekerja karena kebutuhan keluarganya. Dan keluarganya juga baik baik kok." kata lilis


" kalau begitu nanti wawancara dulu, kalau sudah merasa yakin tolong kamu bimbing dan ajari mereka itu." kata vian


" baik pak," kata lilis


" oh iya mah katanya isteri dan ibunya pak gubernur D akan datang, terus pak menteri UMKM, pak menteri pendidikan beserta keluarganya akan datang, minta tolong pesankan catering saja ya untuk makan malam." kata vian


" iya pah tadi mereka sudah kasih kabar ke mamah kok, mamah pesankan cateringnya." kata lily


" sama sama papah sayank." kata lily lalu memeluk vian


" oh iya pah kita pindah kamar dulu ya pah, enggak enak kan sama astrid dan dilla kalau kita sedang berbuat sesuatu mereka kan enggak boleh." kata lily


" memangnya kamu mau buat adik buat de qinar juga, nanti biar barenagn sama shinta." kata ibu retno


" iya dong bu, biar tambah rame rumah." kata lily


" kamu tuh becandain mereka aja." kata vian


" mamah enggak becanda kok, serius pah." kata lily


" iya udah mamah atur aja mau tidur dimana kalau begitu." kata vian

__ADS_1


" oh iya nak, untuk aqiqah de avin sama de alea kapan mau dilaksanakannya." kata ibu asti


" insyaAllah hari ke 7 bu, semuanya sudah saya persiapkan, saya sudah menyuruh opik untuk mengirim 3 ekor kambing dan daging sapi serta daging ayam sama yang lainnya juga." kata vian


" syukur kalau begitu, ibu jadi tenang." kata ibu asti


jam 2.07 menit dr. Silvy dan dr. Anita datang bersama suster juga lalu memeriksa astrid dan dilla


" gimana bu ada keluhan." kata dr. Anita


" alhamdulillah enggak ada dokter." kata astrid dan dilla


" alhamdulillah kalau begitu jadi ibu dan dede bayi sudah boleh pulang. Barusan saya sudah mengecek de avin dan de alea sudah boleh dibawa pulang ke rumah. Nanti kalau ada keluhan sampaikan saja ke dr. Silvy." kata dr. Anita


" baik dokter terimakasih banyak." kata astrid dan dilla


" terimakasih dokter." kata mereka


" selebihnya biar dr. Silvy saja yang membantu proses pulangnya ya, maaf saya enggak bisa lama tinggal karena ada yang mau.melahirkan juga." kata dr. Anita


" baik dokter, terimakasih." kata mereka, dr. Anita pun keluar ruangan perawatan. vian pun mengurus kepulangan astrid dan dilla serta de avin dan de alea pulang ke rumah. Lilis dan evi pun membantu merapihkan barang barang yang dibawa. Lily pun menelepon pak edi untuk membantu mengangkut barang barang bawaan astrid dan dilla.


vian dan dr. Silvy pun datang setelah mengurus proses kepulangan astrid dan dilla.


" ibu astrid dan ibu dilla serta dede bayi sudah boleh pulang, nanti kalau ada apa apa telepon saya saja,." kata dr. Silvy


" baik dr. Silvy, terimakasih atas bantuannya." kata astrid dan dilla


" main dong dokter ke rumah, katanya mau jagung bakar." kata lily


" insyaAllah bu, nanti saya main sambil mengecek ibi asrrid dan ibu dilla sama de avin dan de qinar, kemungkinan 2 hari lagi saya kesana, siapkan saja jagung bakarnya." kata dr. Silvy


" kami tunggu loh dokter, jagung bakar selalu tersedia dokter." kata lily


" kalau dokter mau, biar nanti kita kirimkan ke rumah dokter." kata vian

__ADS_1


" enggak usah pak terimakasih banyak, biar nanti saya kesana saja," kata dr. Silvy


setelah siap semuanya, vian dan keluarganya pamitan pulang ke rumah, dr. Silvy pun mengantar mereka sampai ke lobby rumah sakit.


__ADS_2