Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Persiapan Liburan 1


__ADS_3

Di hari selasa pagi sebelum berangkat liburan, vian seperti biasa bersepeda, setelah berkeliling beberapa putaran di komplek perumahan vian kembali dan beristirahat di kursi halaman depan lalu minum air mineral yang selalu ada disana, tak lama lily datang membawa kopi.


" tumben mamah nyiapin kopi buat papah." kata vian


" memangnya enggak boleh mamah nyiapin kopi untuk papah." jawab lily


" iya enggak biasanya aja, terimakasih ya sayank." kata vian, lalu vian meminum kopi yang dibawa lily tersebut.


" papah hari ini kemana?" tanya lily


" enggak kemana mana, memangnya ada apa." jawab vian


" kalau enggak kemana mana kita belanja ya untuk persiapan besok liburan, oh iya untuk makan malam mamah juga udah pesan catering khawatir para ibu pejabat nanti sore datang." kata lily


" memangnya mau beli apa." kata vian


" beli kebutuhan rumah, sama beli beberapa untuk liburan." jawab lily


" iya udah jam 10an aja kita berangkatnya, sekalian makan siang di luar kalau begitu." kata vian


" oke. Terimakasih ya papah sayank." kata lily lalu mencium vian. Setelah itu pamitan ke dalam rumah.


Jam 7.17 menit mereka pun sarapan


" oh iya pah besok pesawat jam berapa, soalnya ini ibu ibu pada tanya." kata lily


" besok pesawat berangkat jam 9.00, dari sini maximal jam 7.17 menit. Kita ke bali dulu baru kita ke labuan bajo jam 11.45 menit " kata vian


" oh jadinya kita ke labuan bajo bukan ke lombok." kata ika

__ADS_1


" lombok hampir sama dengan bali, karena dari lombok enggak ada pesawat yang langsung kesana harus transit transit dulu, jadi kakak kemarin mutusin langaung ke labuan bajo aja, dan untungnya tiket bisa di resecedule." kata lily


" oke, dikira ika kita memang hanya ke lombok aja." kata ika


" kok kamu enggak bilang bilang merubah tujuan sih." kata ibu retno


" kemarin enggak keingetan soalnya lily ada kerjaan dan sebelumnya kan mempersiapkan acara 4 bulanan shinta juga. Kenapa ibu enggak mau ikut kesana, enggak apa apa bisa di cancel kok tiketnya." kata lily


" enak aja. Ibu harus ikut." kata ibu retno


" terus ibu nurul gimana mah." kata vian


" beliau kesini hari ini sorean, mamah udah minta pak dede untuk ada tim L-Trans yang jemput, katanya takut ditinggal dan untuk tiket beliau juga udah mamah bilang ke pak dede kok." kata lily


" iya sudah kalau begitu." kata vian


" oh iya tante tempat wisata apa saja yang ada disana." kata nazwa


" asyiiik tuh, untung aku pulang ya." kata nazwa


" aku juga belum pernah kesana." kata silvy dan yang lainnya


" semua akomodasi dari hotel dan penjemputan kita sudah ada yang atur kan mah." kata vian


" udah pah, aku udah bayar juga semuanya kita privite tour." kata lily


" asyiik banget." kata mereka


" kalian persiapkan kebutuhan sendiri ya untuk besok liburannya," kata lily

__ADS_1


" siap tante." jawab mereka, selesai sarapan vian pergi ke gazebo, dia meminum teh hangat yang dibawa dari rumah lalu menyalakan rokoknya.


" pah terimakasih ya atas segalanya, aku dan ibu merasa bahagia, keluarga aku jadi dihargai lagi sama saudara saudara lainnya." kata shinta yang datang menghampiri vian.


" sama sama sayang, itu kan sudah kewajiban papah." kata vian


" tapi aku merasa bahagia banget bisa jadi isteri papah, dan sudah mengangkat derajat kehidupan keluarga aku." kata shinta


" iya, jadi kalau ada apa apa kamu harus bilang ya, kamu mau apa, kalau kamu enggak bilang papah mana tau." kata vian


" iya pah, terimakasih." jawab shinta


" kamu mau ikut belanja, lily mau membeli kebutuhan di rumah dan persiapan untuk liburan besok, kamu ada yang mau di beli enggak sama ibu juga." kata vian


" iya pah aku ikut, nanti lihat aja disana apa ada yanh mau aku beli." kata shinta


" duh kalian ya berdua aja enggak ajak ajak kita." kata astrid yang datang bersama dilla


" iya nih, kalian ya bermesraan berdua aja." kata dilla


" kalian mau pada ikut juga, papah, lily, sama shinta mau pergi belanja," kata vian


" belanja aja kan, soalnya kalau lama kasihan de avin di tinggal lama lama." kata astrid


" palingan habis belanja kita makan siang dulu." kata vian


" iya sudah kalau begitu, aku ikut." kata astrid


" aku juga ikut lah. Masa aku di tinggal di rumah." kata dilla

__ADS_1


" iya sudah kita berangkat jam 10an, kalian siap siap sana." kata vian. Astrid, dilla dan shinta pun pamit untuk siap siap. Sedangkan vian melanjutkan merokoknya. Setelah habis merokok vian pun masuk ke rumah untuk siap siap juga, selesai mandi vian berganti pakaian yang sudah disiapkan.


__ADS_2