Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Peresmian Panti Asuhan 1


__ADS_3

Di sore hari opik dan pak abe serta pak dede pamitan pulang, vian pun masuk ke rumah untuk mandi dan ganti pakaian.


" sudah pulang semuanya pah." kata astrid


" sudah, gimana de avin rewel enggak, sudah pada makan kalian." kata vian


" alhamdulillah enggak pah, sudah tadi makan sama sama, kita ngemil aja makanan yang dari LA." jawab astrid, dilla sedang memberikan ASI ke de Alea, sedangkan shinta ikut dengan lily ke LCI.


Tak lama lily dan shinta datang, mereka lalu bersih bersih.


" pah, yang lain sudah pada pulang." kata lily


" sudah sayank, tadi habis ashar," kata vian


" ada rencana apalagi di livi group." tanya lily


" kita akan melakukan penguatan satu sama lainnya di livi group, saling koordinasi jadi setiap perusahaan di bawah livi group harus saling mendukung." kata vian


" iya sih, jangan sampai ada saling menjegal satu sama lainnya, toh produk yang dihasilkan juga berbeda." kata lily


" papah anjurkan supaya disetiap perusahaan memiliki koperasi, jadi nanti produk perusahaan bisa di jual ke karyawan juga jadinya dari karyawan, oleh karyawan, untuk karyawan juga dan semiga itu bisa membuat loyalitas karyawan juga semakin kuat." kata vian


" kalau LCI paling bisa bangun koperasi yang di surabaya, karyawan disana kan lebih banyak." kata lily


" papah juga mau aktifkan livi store sebagai distributor produk LA dan PBN untuk wilayah ini, jadi livi store bisa berkembang juga dan menghasilkan yang lebih besar." kata vian


" bagus juga itu pah, supaya karyawan livi store bisa tambah semangat lagi." kata lily


" itu yang papah fikirkan, karyawan disana supaya dapat penghasilan lebih juga, kalau tidak ada peningkatan omzet enggak mungkin mereka akan dapatkan." kata vian


" sama halnya yang di dillas juga, papah mau jadikan distributor PBN dan LA untuk produk air minum dan snack, menurut kalian air minum dan snack dari LA bagimana." lanjut vian


" aku makan cemilan ini tiap hari, enak pah, air minumnya juga enak." kata astrid


" siap siap aja kalian gendut." kata lily

__ADS_1


" habisnya de avin kuat banget minum susunya." kata astrid


" itu bagus juga kalau di jual di dillas cafe pah." kata dilla


" iya papah sudah suruh pak wahyudi untuk mengurusnya, koordinasi dengan dea." kata vian. Tak lama vian menerima telepon dari pak daryat, memberitahukan bahwa pengerjaan panti asuhan serta perlengkapannya sudah selesai dan siap untuk di tempati


sehabis magrib vian dan keluarganya makan malam bersama. Vian menyampaikan bahwa panti asuhan sudah siap dipergunakan dan kemungkinan besok akan dilakukan peresmian, jadi restoran yang di livi residence menyiapkan makanannya untuk makan siang. Vian juga memberitahukan kepada pak. Bambang, pak menteri. Pak gunernur. Mengenai acara peresmian panti asuhan ini. Setelah selesai makan vian pergi ke gazebo, vian menyalakan rokoknya dan membuat kopi. Vian memberitahukan kepada pak ustadz selaku penanggung jawab panti asuhan bahwa panti asuhan sudah siap digunakan dan besok akan dilakukan peresmiannya. Vian juga menyuruh pak daryat untuk mempersiapkan acara peresmian tersebut.


Pak adi, pak bowo dan pak wanto datang ke gazebo mereka mengobrol dengan vian.


" besok jadinya peresmian panti asuhan itu vian." kata pak bowo


" iya pak, supaya anak anak panti bisa cepat tinggal di rumah baru mereka." jawab vian


" iya sih, biar anak anak juga bisa cepat adaptasi sama lingkungan baru tempat tinggal mereka kedepannya." kata pak bowo


" terus perlengkapan segalanya sudah disiapkan gitu a." kata pak adi


" sudah pak, tinggal masuk dan menempatinya saja, aa sudah menyuruh pak daryat untuk melengkapi semuanya termasuk fasilitas bermain untuk anak anak." kata vian


" aamiin." jawab yang lainnya


" semoga aja ini bagian dari bentuk rasa syukur kita, dan menjadi ladang amal untuk kita." kata pak wanto


" aamiin, iya pak, semoga saja setiap langkah kita ini Allah meridhoi." kata vian


" iya tanpa bantuan doa dari mereka kita juga enggak tau kehidupan kita sekarang seperti apa." kata pak bowo


tak lama datang pak bambang, selang beberapa menit pak menteri UMKM dan pak gubernur datang kesana.


" ini sudah pada kumpul aja ya." kata pak bambang


" iya pak, biasa habis makan. Bapak bapak sudah makan belum, kalau belum di rumah saja ya" kata vian


" sudah pak, saya nunggu jagung bakar aja." kata pak bambang dan pak menteri UMKM

__ADS_1


" oh iya pak, gimana jadinya acara peresmian panti asuhan itu jadinya." kaga pak gubernur


" insyaAllah besok pak, supaya anak anak bisa cepat menempati tempat barunya," kata vian


" gimana bapak bapak bisa hadir kan untuk acara besok." lanjut vian


" insyaAllah pak, saya datang." kata pak gubernur


" saya sedang kontak pak menteri Sosial menanyakan apakah bisa hadir, karena ini juga bagian dari kerjaan dia.," kata pak menteri UMKM


" bagus itu pak menteri, supaya dia juga tau bahwa kita membangun panti asuhan dan dia juga bisa memperhatikan kesejahteraan pengurusnya juga." kata pak bambang


" itu dia yang harus fikirkan, karena walaupun bagaimana pengurus atau pengelola panti juga punya kehidupannya apalagi yang sudah berumah tangga. Kita wajib juga memperhatikannya." kata pak gubernur


" iya selain itu juga kita harus bisa memberikan kehidupan yang layak untuk anak anak pantinya, baik makanan dan sekolah mereka," kata vian


" untuk pendidikan mungkin kita enggak begitu khawatir karena sudah ada yayasan pendidikan livi disana, yang perlu kita perhatikan juga psikologi anak anak tersebut jika mereka melihat teman teman mereka dikunjungi oleh orang tuanya. saya akan meminta bantuan teman teman psikolog untuk membantu nanti disana. Ya setidaknya 1 bulan sekali." kata pak gubernur


" saya setuju itu pak, nanti saya akan bicara dengan perusahaan untuk bisa mengeluarkan CSRnya ke panti asuhan kita bersaudara, karena itu bagian dari perusahaan saya juga." kata pak menteri UMKM


" saya juga akan bilang ke perusahaan dan teman teman anggota dewan lainnya untuk bisa menyisihkan pendapatan mereka." kata pak bambang


" tapi kalau bisa nanti masuk dulu ke yayasan livi yang bergerak di divisi sosialnya, supaya enggak menumpuk juga banguan disana, sedangkan panti asuhan lainnya yang memerlukan tidak tersentuh bantuan sama sekali, nanti kita bisa audit bersama sama laporan keuangan yayasan tersebut." kata vian


" iya saya sangat setuju, jangan sampai kita juga melupakan tempat lainnya, walaupun memang itu panti asuhan milik kita, tapi yang lainnya juga berhak mendapatkan bantian dan perhatian." kata pak gubernur


" saya serahkan untuk hal tersebut ke pak vian dan tim saja, bagimana bagusnya," kata pak menteti UMKM


" dengan adanya dana CSR dari perusahaan perusahaan kita bisa membangun panti panti asuhan atau panti jompo dan yang lainnya, nanti kita bangun saja tim disana untuk mengelola memperivikasi mana saja yang perlu dibantu." kata vian


" tim itu juga nanti harus bisa bekerjasama dengan dinas sosial dalam mengurus anak anak jalanan yang terlantar, orang orang terlantar dijalanan yang terciduk oleh dinas sosial. Kedepannya kita harus fikirkan mengenai Pembinaannya juga bagi yang dewasa." kata pak gubernur


" ini pasti akan berkembang, saya harap besok pak menteri sosial datang, kita bisa bicarakan masalah sosial masyarakat ini," kata pak bambang


" betul pak, jangan sampai kita hanya bisa menyalahkan saja tanpa memberikan solusi." kata vian

__ADS_1


vian pun meminta indra membjat pembakaran jagung bakar untuk menemani mengobrol mereka.


__ADS_2