Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Finalisasi Acara Distributor Gathering LNI


__ADS_3

setelah bermain bersama anak anaknya, vian dan lily sholat berjamaah di kamar, selesai sholat baru mereka turun ke ruang makan. di ruangan makan sudah kumpul orang tua dan mertua mereka.


" gimana vian urusan di surabaya lancar." kata pak bowo


" terimakasih nih oleh olehnya." kata bu retno


" alhamdulillah pak, sama sama bu, maaf gak banyak beli oleh olehnya." jawab vian


" ini ibu suka loh a makanan ini. tipis gurih." kata ibu ningsih


" iya bu nanti kalo ke surabaya lagi aa belikan lagi." jawab vian


" emang ada apa di surabaya gitu." selidik bu ningsih


" aa mau supply produk LA ke sana bu, kebetulan pak anam yang distributor LNI mau dan dia akan sewa ruko, nanti setelah acara LNI vian ajak pak anam dan anaknya untuk main kesini." jawab vian


" kamu yah sekecil apapun kesempatan kamu ambil sebagai peluang." kata pak bowo


" harus pak, o iya pak bapak tau kan astrid karyawan resort yang ibunya sakit,." kata vian


" iya bapak tau, terus kenapa, kamu nengok ibunya." jawab pak bowo


" iya pak, nah ruko yang akan di sewa oleh pak anam adalah milik keluarganya astrid. tadi vian sebelum pulang mampir nengok ibunya dia, dan ai astrid bilang ke vian dia mau mengundurkan diri karena gak enak harus banyak izin hatus mengurus ibunya.." kata vian


" iya gimana kalau itu keinginannya, berarti kita harus cari orang yang bisa gantiin dia." kata pak bowo


" kayanya sih karyawan yang ada disana sudah bisa handle. dan nanti vian akan suruh bagian digital LNI atau BSL bantuin mengerjakannya, dan astrid juga bilang dia bisa bantuin juga." jawab vian


" iya sudah kalau begitu, bapak jadi tenang. kapan katanya dia mau keluar" kata pak bowo


" besok katanya, soalnya dia harus nganter ibunya kemotrapi secepatnya." kata vian


" kasian juga ya anak itu, harus jadi tulang punggung keluarganya." kata pak bowo


" emang bapaknya kemana gitu." kata bu retno


" bapaknya udah meninggal, dia anak pertama adik adiknya masih kuliah dan sekolah." jawab vian


" luar biasa, jarang jarang anak seperti itu, terus dia rencana mau apa sedangkan dia kan harus tetap punya penghasilan." kata bu retno


" karena dia punya tempat usaha selain yang mau dikontrak sama pak anam itu, dia juga ada tempat lain, jadi rencana vian mau suport dia buka usaha sebagai penanam modal." kata vian


" iya sudah kalau begitu, soalnya kasihan juga. memnag rencananya usaha apa" kata bu retno


" katanya sih restoran tapi vian suruh buat dulu analisanya." jawab vian


" syukur kalau papah ada solusinya. kasihan dia perempuan jadi tulang punggung keluarga." kata lily


" iya, dia juga sudah berkontribusi buat resort kita, jadi papah bersedia bantu dia. oh iya mah tangal 7 besok acara distributor gathering LNI, mamah bisa datang kan." kata vian


" iya pah, InsyaAllah bareng sama papah kan." kata lily

__ADS_1


" iya dong masa papah biarin mamah datang sendiri." jawab vian


setelah selesai makan dan ngobrol vian pamit ke gazebo ingin merokok. sampai di gazebo vian melihat ada pesan masuk dari astrid


" iya mas, aku juga sekarang udah sampai dan ini baru pulang dari resort, katanya besok aku disuruh datang lagi beresin adminiatrasi." kata astrid


" maaf baru bales karena baru selesai makan malam sama kelauraga. terus kamu nginap dimana malam ini." kata vian


" masih di kontrakan mas, kan masih ada. besok aku sekalian pamit dan bawa barang barang disini baru ke resort." jawab astrid


" iya sudah kalau begitu. kamu udah makan." kata vian


" udah mas. ini aku sambil beresin barang barang aku." jawab astrid


" iya udah kamu istirahat ya, mas mau istirahat soalnya besok harus ke kantor." kata vian


" iya mas aku juga cape, aku sayang sama mas. met istirahat ya. muuuuuaaach." kata astrid


" iya kamu juga ya... muuuuaach." jawab vian


selesai chatan sama astrid dan menghapusnya vian pergi ke kamar. disana lily sedang boboin de qinar.


" pah besok mau kemana." tanya lily


" papah mau ke kantor LNI memfixkan acara distributor gathering. mamah mau kemana gitu." kata vian


" palingan mamah ke butik pah, gak apa apa kan." jawab lily


" mulai deh.. mamah boboin de qinar dulu." jawab lily sambil menggoda vian


" pah maaf yah mamah gak bilang dulu sama papah, kemarin habis rapat di BLS mamah ke dokter pasang KB. soalnya mamah belum siap kalau punya anak lagi, terus papahnya minta terus. ini buktinya udah mau lagi padahal tadi udah." kata lily


" iya gak apa apa sayank, habis papah gemes sih." jawab vian


setelah de qinar tidur, vian memeluk lily dan meraka saling memberikan ciuman kemesraan sehingga hubungan intim terjadi lagi. mereka saling memberikan kepuasan satu sama lainnya dan akhirnya puncak kebahagiaan pun mereka dapatkan bersama.


" makasih ya sayank." kata vian mencium kening lily dan ******* bibir tipisnya itu


" sama sama pah, makasih udah buat aku bahagia." jawab lily dan mencium bibir vian


mereka berpelukan di bawah selimut dan tertidur dengan pulas.


...****************...


ke esokan paginya setelah main bersama dengan devan, setelah pamitan vian dan lily pergi ke kantor LNI, lily turun di butik. 1 jam perjalanan vian sampai di kantor LNI dan langsung mengadakan rapat finalisasi acara distributor gathering selama 1 jam setengah rapat pun selesai. vian pergi ke kantin untuk santai dan minum kopi di temani oleh shinta


" bapak mau makan siang disini, biar saya belikan." kata shinta


" gak kayanya saya mau pulang aja, mau istirahat soalnya kemarin sore baru datang dari surabaya. kalao kamu makan silahkan aja." kata vian


" nanti saja pak, terimakasih." jawab shinta

__ADS_1


mereka pun mengobrol masalah pekerjaan mengenai acara distributor nanti apa saja yang harus disiapkan dan masalah pribadi shinta.


" mas aku udah beres urusan kontrakan sama di resort, sekarang lagi jalan ke bandara pulang ke surabaya." kata astrid


" syukur kalau sudah beres, hati hati ya, kabari kalau udah sampai." kata vian


" iya mas, mas lagi dimana?" tanya astrid


" ini di kantin kantor lagi ngopi, kamu udah makan." kata vian


" belum mas nanti aja belum lapar tadi udah sarapan." jawab astrid


" nanti jangan lupa makan siang ya. nanti kamu naik apa dari bandara." kata vian


" iya sayang aku nanti makan. katanya si dilla mau jemput mas." jawab astrid


" kamu masih ada pegangan uang, jangan lupa tanyain untuk design sama anggarannya ya." kata vian


" masih ada mas, ini juga aku di kasih uang gaji sama ucapan terimakasih dari resort. iya nanti aku tanyain sama dilla." jawab astrid


gak beberapa lama ada pesan masuk dari bayu orang design


" siang mas vian, maaf ganggu saya mau minta emailnya mas vian mau kirim design sama anggarannya." kata bayu dan mengirimkan beberapa gambar design


" iya gak apa apa mas bayu. ini alamat email saya xxxxxx@xxxxx.com." jawab vian tak lama dilla pun kirim pesan


" siang mas, apa bayu sudah chat mas." kata dilla


" baru aja, oh iya katanya kamu mau jemput astrid ya." kata vian


" iya mas ini lagi siap siap kesana. mas kapan ke surabaya lagi?" tanya dilla


" nanti kalau udah beres pengerjaan restoran sama kalau jadi survey tempat buat usaha teman." jawab vian


" ya udah kalau begitu, saya tunggu mas di surabaya ya." kata dilla


" iya makasih. makasih ya udah mau jemput astrid." kata vian


" sama sama mas, astrid kan teman aku juga. lagian kan kita mau kerja bareng." jawab dilla


" semoga aja usaha ini lancar ya." kata vian


" aamiin. makasih juga mas udah percaya sama aku, pasti aku akan usahakan semaximal mungkin buat perkembangan usaha ini, sama biar kita bisa sering ketemu juga. he..he..he." jawab dilla


" kalau begitu saya mau lihat design dulu biar cepat di kerjakan ya." kata vian


" oke mas, aku juga mau berangkat ke bandara." jawab dilla


vian langsung mengecek design yang dibuat bayu


__ADS_1


setelah memilih, vian mengirim kembali ke bayu. dan vian memeriksa anggaran yang di ajukan bayu. setelah oke vian menyuruh bayu untuk secepatnya mengerjakannya. dan untuk biayanya akan dikirimkan oleh astrid.


__ADS_2