
Setelah makan vian dan lily pulang ke rumah. di rumah sudah rame. ada yang pasang tenda, yang menyiapkan bingkisan, sama sebagian keluarga dari vian dan saudara lily yang jauh udah pada datang juga. sedangkan yang mau ultah sedang tidur. setelah salaman dengan saudara, vian dan lily pergi ke kamar untuk mandi terlebih dahulu.
" pah terus gimana untuk saudara saudara kita tidurnya." tanya lily
" masih ada kamar kosong 2 kan, terus biar bi narsih beres beres ruangan paviliun aja, untuk tempat tidurnya kita sewa aja dulu. soalnya kalo hotel juga jaraknya jauh." jawab vian
" ya udah mamah mau suruh si murti cariin penyewaannya." jawab lily.
setelah telepon murti vian dan lily turun ke ruang keluarga, disana mereka sedang ngobrol melepas kangen juga karena jarang mereka bertemu. " maaf nih kedatangan kita jadi bikin kalian repot." kata pak cepi paman lily
" gak kok paman kita malahan seneng, tapi mohon maaf kalo kita gak bisa menjamu dengan baik." jawab lily.
" paman denger perusahaan investama kamu, di akuisisi, terus kegiatan kamu apa ly." tanya pak cepi
"iya paman karena dari hasil evaluasi tidak ada peningkatan, perusahaan itu jadi BLS sekarang, dibawah LIVI group. alhamdulillah sekarang perkembangannya luar biasa. aktivitas lily sekarang di butik dan cafe di depan komplek ini, nanti kita makan malam disana aja ya." jawab lily
" wah bagus itu, paman seneng dengernya. kalo kamu vian apa aktivitasnya." kata pak cepi
" saya cuma kuli bangunan sama tukang cuci mobil aja paman." jawab vian.
" kenapa gak bantuin lily aja vian."
" gak paman saya lebih seneng di lapangan." jawab vian, vian tau bahwa pamannya ini suka pamer dan suka mandang orang dari kekayaan.
" hai cepi kamu tuh masih suka mandang orang dari sisi kekayaan, status aja, suka rendahin orang. kamu tau livi group itu punya siapa danbtau kepanjangan Livi itu apa?." kata pak bowo sedikit kesal sama saudaranya itu
" yang saya tau livi group sekarang sedang bangun perumahan, perlengkapan bayi, Bank, terus komoditas di Bandung. sekarang sedang berkembang, memang apa kepanjangannya sama punya siapa, kamu tau bowo" jawab cepi
" iya pasti tau lah, orang saya setiap pembukaan kantornya saya datang kok." jawab pak bowo
" kok kamu segitunya, emang kamu siapa, bowo?" kata cepi memotong ucapan pak bowo
__ADS_1
" ya jelas di ajaklah karena saya orangtuanya." jawab pak bowo
" siapa si yacob yang punyanya." jawab cepi
lily sudah gak enak hati akan ucapan pamannya itu, dia pun memegang tangan vian dan meminta maaf. " gak perlu minta maaf sayank biarin aja biar bapak yang jelasin.". setelah pamitan ke orang yang ada disitu vian mengajak lily pergi ke taman untuk melihat tenda.
" kamu ya udah kelewatan makanya kalo orang lagi ngomong tuh dengerin. si yacob gak ada apa apanya, sekarang dia di penjara." jawab pak bowo
" ya terus siapa, gak mungkin kan si vian, katanya dia cuma kuli bangunan." jawab cepi
" iya jelas menantu saya itu lah, jujur saya bangga sama dia dan kayanya gak mungkin sehebat si yacob. usaha saya aja jauh ketinggalan. vian kuli di perumahannya, cuci mobil di perusahaannya yang baru. Livi itu Lily Vian. pemilik livi group jelas vian, dia yang mengusulkan investama diakuisisi dia sampai sekarang punya kantor cabang di bandung. butik, cafe, dan toko buah buahan itu hadiah vian buat lily supaya ada aktivitas." jawab pak bowo bangga.
" sebentar lagi mau bangun peternakan di bandung di bawah perusahaan LA, di perumahan mau dibangun Livi Islamic School." lanjut pak bowo.
" wah ternyata menantu kamu hebat ya." jawab cepi
" jelas dia punya pemikiran luar biasa, saya aja kaget, setiap ada kesempatan dia hajar dan coba kamu perhatikan perusahaan perusahaan dibawah Livi Group satu sama lain berhubungan. kemarin selain L-Pro dia dirikan juga L-Trans semuanya terintegrasi." jawab pak bowo.
" pah maaf ya, paman aku bicaranya seperti itu."
" gak apa sayank, papah sudah biasa."
" tapi aku gak enak sama papah, kenapa papah gak bilang aja."
" udah mamah jangan difikirin. santai aja."
setelah solat magrib semua pergi ke cafe untuk makan malam, di perjalanan vian mengingatkan pak edi besok pagi ambil kue. di cafe pak bowo nyamperin vian dan meminta maaf akan ucapan saudaranya. " gak apa apa pak, biasa itu, paman bicara begitu karena dia gak tau." jawab vian.
************ ******************
Keesokan paginya vian dan lily masih mengajak vian jalan jalan di taman sambil lihat kebun dan ikan, devan seneng di ajak jalan sama orang tuanya. devan di ambil lilis untuk di mandikan dan lilh juga pamit untuk mandi. gak lama pak bowo pak adi dan pak cepi datang melihat tenda dan cek sound. vian menyuruh indra menyalakan music biar rame. mereka ngobrol di gazebo sambil ngopi dan ngerokok. "vian kapan mau ke proyek." kata pak bowo.
__ADS_1
" paling besok pak, kenapa gitu pak?" tanya vian
" iya itu ibu kamu mau ngelihat katanya." jawab pak bowo
" ya sudah besok kita bareng bareng aja kesana, sama lusa vian mau ke LA pak, mau cek lahan buat peternakan. semalam opik udah kirim design dan kebutuhan lahannya. sama katanya ada lahan di belakang lahan yang sudah dibeli mau dijual. ada 2 hektar." jawab vian
" bapak ikut aa." kata pak adi
" saya juga ikut. emang rencana mau ternak apa dan rencana luas tanahnya berapa " kata pak bowo
" iya boleh pak. buat ayam petelur 10 ribu ekor, ayam potong 5 ribu ekor, sapi perah 50 -100 ekor, sapi pedaging 50 ekor, 2 hektar cukup sama buat ladang rumput dan balong untuk peternakan ikan. " jawab vian
" rencana itu buat supply kemana aja." tanya pak bowo
" yang udah pasti pelanggan LA karena ada juga yang tanya, termasuk cafe dan toko yang didepan dan toko yang ada di perumahan itu." jawab vian
" bener bener kamu ya bisa manfaatkan peluang. terus expedisi gimana" kata pak bowo
" iya kalo ini jalan berarti harus tambah mobil box yang freezer karena sayuran sama buah buahan gak mungkin dicampur sama daging. buat angkutan karyawan vian sudah pesan 2 bus dan 1 mini bus luxury." jawab vian
"mini bus buat apa." kata pak bowo
" rencana buat keluarga kita dan mungkin bisa disewakan, kalo diizinkan pemiliknya." jawab vian
"kok sama pemiliknya." kata pak bowo
" rencana buat hadiah pernikahan kita pak, tapi bapak jangan bilang bilang ke lily ya.. biar surprise." jawab vian
vian pamit mau mandi karena sebentar lagi acara ultah devan mau dimulai. devan sudah pakai baju yang bagus dia kelihatan ceria. setelah siap vian menggendong devan bersama lily menyambut para tamu. jam 11 siang acara dimulai, vian memberikan sambutan dan ustadz memberikan ceramah dan memimpin doa. ustadz dan anak anak panti pamit pulang, mereka diberikan nasi box, bingkisan dan amplop. setelah anak anak panti pulang tinggal keluarga dan teman teman vian dan lily serta rekan kerja, kue ulang tahun di keluarkan dan acara tiup lilin dan potong kue dilakukan.
setelah acara potong kue dilanjut makan siang bersama dan acara hiburan lainnya.
__ADS_1