
Karena masih ada pertemuan lainnya, pak bupati pamitan terlebih dahulu.
" pak saya duluan ya masih ada pertemuan, lain waktu kita ngobrol lagi." kata pak bupati
" baik pak, terimakasih atas kunjungannya." kata vian. pak bupati dan keluarganya pamitan dari sana. vian lanjut berdikusi dengan para kepala dinas dan jajarannya.
" saya selaku kepala dinas ketenagakerjaan mengucapkan terimakasih kepada bapak atas dibukanya perusahaan bapak di wilayah kami ini, sehingga bisa menurunkan angka pengangguran. apakah bapak ada rencana untuk menambah usaha lain disini." kata kepala dinas ketenagakerjaan
" sama sama pak, seperti yang saya bilang tadi, saya berencana membangun sekolah kejuruan, universitas dan rumah sakit. tidak menutup kemungkinan saya juga akan bangun lagi pabrik disini untuk perusahaan kosmetik dan konveksi." jawab vian
" saya mendukung sekali pak kalau bapak berencana buka pabrik lagi disini." kata kepala dinas ketenagakerjaan
" untuk kebijakan buka pabrik kosmetik disini ada dewan direksi PT. LAD's Cosmetics Indonesia, maaf saya lupa memperkenalkannya." kata vian
" wah hebat, kenapa namanya bukan LIVI pak." kata salah satu peserta
" saya perkenalkan Ibu Lily sebagai Direktur utama LCI, Ibu Astrid Direktur pemasaran dan operasional LCI, Ibu Dilla Direktur Keuangan LCI, selain dewan direksi mereka ini adalah istri saya, jadi LAD's gabungan nama mereka ini." kata vian dan terjadi kehebohan di ruangan itu " istri pak vian 3 toh."...." wah istri pak vian cantik cantik ya.".... " hebat mereka bisa akur."...." mereka seperti kembar.".. " saya jadi patah hati."..
" serius pak istrinya 3." kata ibu ibu peserta
" apa perlu saya keluarin surat nikahnya." kata vian sambil tersenyum lalu menyuruh ketiganya maju ke depan. lily, astrid dan dilla pun maju dan duduk di sebelah vian
" jadi bagaimana bu, apa bisa perusahaannya buka disini juga." kata kepala dinas ketenagakerjaan
" seperti yang suami saya katakan bahwa tidak menutup kemungkinan bisa saja kedepannya, soalnya PT. LCI sendiri baru akan dimulai awal bulan depan, jadi kami juga mohon doanya dari bapak ibu supaya usaha ini bisa berkembang dan produk produk bisa diterima konsumen." kata lily
" Aamiin." jawab mereka
" pak apa boleh kami berkunjung ke pabrik LA." kata kepala dinas pertanian
" kalau bapak ibu ada waktu hari ini kita sama sama kesana setelah acara ini selesai. tapi kalau sekarang tidak bisa silahkan saja hubungi penanggungjawab perusahaan." kata vian
" wah boleh tuh pak sekarang mumpung ada bapak juga." kata kepala dinas pertanian
__ADS_1
" saya rasa diskusi kali ini cukup, mohon maaf kalau cara penyampaian saya tidak berkenan, semoga pertemuan ini membawa berkah buat kita semua. terimakasih." kata vian
" sampai ketemu besok pak di kecamatan C, terimakasih atas ilmunya." kata kepala dinas pertanian.
pembawa cara pun menutup acara, vian dan istri istrinya dipersilahkan untuk makan siang bersama.
selesai makan vian bersama para kepala dinas dan jajarannya pergi ke pabrik LA, di perjalanan vian dan istri istrinya pun mengobrol.
" kenapa papah bilang bilang sih, bikin mamah degdegan aja, dilihatin mereka." kata lily
" iya nih mas, kita kaya musuh bersama jadinya." kata astrid
" mereka lihatinnya kaya gimana gitu, terutama ibu ibunya." kata dilla
" terus papah harus gimana, jangan mengakui kalian istri papah gitu." kata vian
" iya gak gitu juga, kita kaget aja di forum resmi kita diperkenalkan, tapi untung juga sih kelihatan banyak yang naksir tuh pah." kata lily
di perjalanan vian telepon opik bahwa ada kunjungan dari para kepala dinas dan jajarannya, 30 menit perjalanan mereka pun sampai di pabrik LA. vian membawa lily, astrid dan dilla ke villa untuk istirahat, opik membawa para kepala dinas dan jajarannya melihat peternakan.
" untuk kotoran ayam kita kumpulkan untuk pupuk kandang yang dipakai di lahan pertanian, sedangkan kotoran sapi kita olah menjadi biogas." kata opik
" wah pantas saja pak vian menganjurkannya, sebab beliau sudah mempraktekannya." kata kepala dinas peternakan
" itulah bedanya akademisi yang kebanyakan hanya jago teori, tapi pak vian adalah praktisi yang langsung mempraktekannya." kata kepala dinas kesehatan
" pantas saja gak kecium bau bau kotoran hewan." kata staf dinas kesehatan
" bisa bapak bapak cek limbah kotoran dan pabrik kita." kata opik, opik pun mengajak mereka melihat aliran air yang ke sungai dan pengolahan limbah pabrik
" ini mau buat kolam pak atau untuk apa." kata kepala dinas perikanan menjuk galian yang sedang di kerjakan.
" itu untuk kolam pak, kami akan buat pembibitan ikan dan sebagian untuk pembesarannya. dan bangunan disana itu untuk tambahan kandang sapi dan ayam." kata opik
__ADS_1
" berapa karyawan PT. LA pak." kata kepala dinas ketenagakerjaan
" sudah lebih dari 500 orang, belum pekerja di perkebunan dan peternakan, pekerja yang di lahan pertanian dan peternakan adalah pekerja yang menggarap lahan sebelumnya dan warga desa sekitar ini." kata opik
" pak opik kalau nanti kita bawa para petani untuk melihat langsung cara pengolahan lahan pertanian dan peternakan kesini boleh." kata kepala dinas pertanian
" boleh pak, kedepannya kami akan buat alur supaya anak anak bisa melihat proses dibuatnya produk. dari hewan hidupnya, penyembelihan, proses produksinya dan hasilnya di toko depan itu." kata opik
" kalau ada siswa atau mahasiswa yang mau praktek kerja lapangan bisa juga pak." kata kepala dinas pendidikan
" bisa pak, itu yang sebagian di kebun dan di kandang tadi adalah anak anak PKL, dan pembuatan Biogas adalah hasil karya mahasiswa yang PKL disini." jawab opik
" kalau itu villa pak vian ya pak." kata salah satu ibu
" iya bu, tapi itu juga suka kami pakai untuk Diskusi masalah pabrik ini supaya santai. terkadang buat saya istirahat juga." kata opik
" Baik banget ya pak vian." kata ibu ibu tadi
" alhamdulillah, beliau luar biasa baik, sampai dia memperhatikan perumahan buat karyawannya." kata opik
" oh jadi perumahan Livi Regency itu untuk karyawan pabrik ini." kata kepala dinas ketenagakerjaan
" iya pak itu buat karyawan kami yang belum memiliki rumah dan untuk anggota petugas kepolisian. cara mendapatkan rumahnya pun murah tanpa DP, cicilan ringan." kata opik
" pantas saja di kantor, setiap yang melihat lowongan pekerjaan mereka menanyakan ada gak lowongan di PT. LA, kalau selama ini PT. LA membuka lowongan melalui media apa pak." kata kepala dinas ketenagakerjaan.
" kita membuka iklan lowongan kerja media cetak dan digital, pak vian menyarankan supaya kita menerima karyawan dari daerah sini terlebih dahulu untuk karyawan biasa tentunya dengan kualifikasi dan kelakuan mereka. nah kalau untuk level manager dan tenaga ahli jika tidak ada dari daerah sini baru kita terima dari luar daerah sini." kata opik, tak lama vian pun datang mendampingi mereka lagi. mereka pun pergi ke depan untuk mencoba produk produk LA.
" sampai ketemu besok di kecamatan C pak jam 10an." kata panitia
" baik pak, sampai ketemu besok, terimakasih banyak atas kunjungannya ke pabrik ini." kata vian. mereka pun pamitan untuk kembali ke kantornya masing masing.
" pak gak apa apa kan saya memperlihatkan kepada mereka cara pengolahan limbah dan yang lainnya." kata opik
__ADS_1
" iya gak apa apa pik, biar mereka pun tau dan kita juga tidak melakukan hal hal yang bertentangan dengan hukum. dan jangan sampai juga ada penilaian bahwa kita bisa seperti ini karena dibantu pak bupati." kata vian lalu menyalakan rokoknya.