Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Penyuluhan dan Makan siang sama Bupati


__ADS_3

Handphone vian berbunyi. setelah dilihat siapa yang memanggil vian mengangkatnya.


" selamat sore pak vian, maaf ganggu waktunya nih." kata pak bupati


" selamat sore juga pak, gimana pak, apa ada yang bisa saya bantu." jawab vian


" saya mau mengajak bapak besok makan siang di kantor. apakah bapak ada waktu." kata pak bupati


" insyaAllah pak, jam berapa kira kira." jawab vian


" jam 11an aja. pagi saya ada rapat dulu." kata pak bupati


" baik pak." jawab vian


setelah itu telepon di tutup.


" siapa pah." tanya lily


" itu pak bupati KBB ngajak papah makan siang." jawab vian


tak lama telepon vian berbunyi lagi.

__ADS_1


" sore pak, maaf ganggu." kata opik


" iya pik gimana." jawab vian


" ini pak saya dapat informasi pak bupati ngundang bapak makan siang." kata opik


" iya, barusan beliau hubungi saya." jawab vian


" sama ini pak, pak kades besok mengundang kita juga untuk penyuluhan para petani dan MoU katanya." kata opik


" jam berapa" kata vian


" jam 9an." jawab opik


" ya sudah saya tunggu bapak di kantor." jawab opik


setelah telepon di tutup vian mengobrol sama lily.


" yank, besok pagi papah harus ke KBB, jam 9an ngisi penyuluhan lanjut makan siang sama bupati. gak apa apa kan papah tinggal." kata vian


" gak apa apa pah, lagian mamah juga sudah sehat, mungkin besok mamah juga ke butik." jawab lily

__ADS_1


" iya gak apa apa, tapi mamah jaga kesehatan jangan memaksakan, jangan cape cape dan hati hati ya." kata vian


vian telepon pak dede apakah besok sibuk, kalo gak sibuk menyuruh dia besok jam 5 pagi sudah standbye dan menyuruh pake batik.


di malam hari saat makan malam vian memberitahukan bahwa beaok dia harus ke KBB mau memberikan penyuluhan dan makan siang sama pak bupati. setelah makan malam vian dan lily ke kamar lalu tidur


setelah sholat subuh vian siap siap, membawa batik dan jas. setelah pamitan vian, pak dede, dan pak haris berangkat menuju KBB, karena belum sarapan, vian menyuruh pak dede untuk berhenti di rest area untuk sarapan. setelah sarapan melanjutkan perjalanan lagi. jam setengah 8 vian tiba di kantor LA, disana vian cek perusahaan sebentar, lalu pergi ke daerah C untuk memberikan penyuluhan. jam setengah 9 mereka sudah tiba di kantor desa, dan disambut oleh kepala desa dan aparat lainnya dan para petani, " terima kasih pak, sudah bersedia menghadiri undangan kami." kata pak kades


" sama sama pak kades, sebelumnya saya juga mau minta maaf karena saya gak akan lama disini, saya harus menghadiri undangan pak bupati." jawab vian


" gak masalah pak." jawab pak kades


pak kades pun memberikan sambutan


" terimakasih kepada pak vian dan bapak bapak dari perusahaan LA, saya selaku kepala desa mengucapkan terima kasih kepada perusahan LA, dengan kehadiran perusahaan LA telah membawa dampak positif terhadap warga dan membantu pembangunan infrastruktur di desa kami ini, dan mempekerjakan warga kami di perusahaan bapak. berkumpulnya kami disini untuk merealisasikan apa yang telah dibicarakan mengenai kerjasama perusahaan LA dan kelompok tani khususnya di desa ini. tanpa berlama lama mari kita dengarkan arahan dari pak vian sebagai pemilik LA." kata pak kades, dan menyerahkan mic ke vian


" terimakasih kepada pak kades beserta jajarannya, dan terimakasih kepada bapak ibu yang telah hadir disini, kami juga mengucapkan tetimakasih banyak atas penerimaan bapak ibu warga desa ini khususnya atas keberadaan perusahaan saya ini. sebelumnya memang saya dan pak kades telah bicara mengenai kemungkinan kerjasama antara perusahaan LA dengan kelompok tani. saya rasa itu sangat memungkinkan untuk kita bisa kerjasama, jadi pada dasarnya para petani yang ada disini harus bisa mengikuti pola tanam yang diberikan oleh pihak perusahaan, para petani tidak harus memikirkan bibit, pupuk, dan hasil panennya akan dikemanakan, kami akan menyiapkannya disertai pendampingan dari tenaga ahli pertanian, untuk hasil panennya akan kami terima juga. dimana keuntungan para petani, kalo dilihat disini kan petani hanya mengolah lahan saja. kalo bapak ibu para petani beli bibit di kami saya jamin tidak akan lebih mahal dari tempat biasa bapak ibu beli, mudah mudahan bisa lebih murah, pupuk gak usah memikirkannya juga, dan para petani tidak harus memikirkan biayanya di awal, semuanya itu akan diperhitungkan kalo hasil panen bapak ibu sudah ada. harga jualnya pun saya jamin minimal sama dengan yang biasa bapak ibu terima, mudah mudahan bisa sedikit lebih mahal. mungkin bapak ibu berfikiran bahwa itu cuma angan angan saja dan itu tipuan belaka. semua yang saya bicarakan ini akan dituangkan dalam perjanjian kerjasama pihak perusahaan dengan kepala desa, supaya tidak menjadi fitnah para ketua kelompok tani juga menandatangani surat perjanjian kerjasama tersebut. pak kok bisa seperti itu, jawabannya bisa karena niat saya mendirilan perusahan ini salah satunya ingin meningkatkan kesejahteraan para petani, orang tua saya asalnya petani pak, bu, asal saya lahir di kampung sana di daerah KBB ini, gimana saya mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari teman teman saya waktu kecil, berawal dari sana saya bertekad bahwa cukup saya saja yang merasakan. pekerjaan petani itu bukan hal yang hina, jadi petani itu harus jadi kebanggaan. untuk itu jika bapak ibu setuju maka kita akan melakukan penandatanganan perjanjian tersebut nanti dari pihak perusahaan akan diwakili pak opik beliau salah satu pemilik juga dan dia yang saya tugadkan untuk mengelola perusahaan, satu lagi saya juga minta izin dan doanya bahwa kami akan membangun peternakan dan perikanan, serta pabrik pengolahan makanan, mudah mudahan bisa menyerap tenaga kerja dari daerah sini. saya akan prioritaskan tenaga kerjanya dari sini, akan tetapi akan melalui seleksi keahlian kenapa seperti itu saya juga gak mau membayar gaji karyawan yang cuma bisanya omong kosong, teriak teriak, menyalahkan orang tanpa memberi solusi, dikit dikit demo. saya juga peringatkan kepada bapak ibu jika nanti ada orang yang bisa memasukan karyawan dengan meminta imbalan silahkan laporkan saja ke pihak keamanan, jangan takut saya akan meminta pihak berwajib dan militer. mungkin demikian kata dari saya, saya gak bisa berlama lama disini, bukan tidak betah akan tetapi saya ada janji bertemu dengan bapak bupati. dan hal yang saya barusan katakan akan saya sampaikan juga. terima kasih.insyaallah lain waktu kita bisa bertemu kembali." kata vian menjelaskan dan tepuk tangan meriah dari yang hadir.


vian buru buru pamit kesemua yang hadir dengan dikawal haris masuk ke mobil. di area parkir ternyata sudah di tunggu mobil patwal dan menginformasikan bahwa mobil vian akan dikawal sampai ke gedung bupati. vian juga menyerahkan kepada haris untuk nanti diberikan kepada petugas pengawalan itu dan meminta nomor telponnya supaya nanti bisa koordinasi ko perlu pengawalan.


karena dikawal jam 11 kurang sudah sampai di gedung bupati, disana vian sudah ditunggu bapak bupati. pak bupati mempersilahkan vian masuk ke ruangan bupati, vian menyampaikan apa yang telah dilakukannya barusan di daerah C. dan pak bupati juga menyampaikan terimakasih karena sudah membantu meningkatkan kesejahteraan warganya.

__ADS_1


vian dan pak bupati melakukan makan siang bersama. vian juga diperkenalkan kepada para pejabat dinas. dan pak bupati menyuruh para pejabat tersebut membantu perusahaan vian.


__ADS_2