
" terimakasih pak atas ilmu dan masukannya." kata hendra
" kamu cari system yang cocok untuk kegiatan penyimpanan stock di gudang kita ini, selama ini kita hanya memakai program microsoft office aja." kata vian
" baik pak nanti saya akan mencarinya sesuai dengan kebutuhan." kata hendra. Setelah selesai meeting vian dan hendra pamitan ke manajemen.
" mau ngopi dulu pak." tanya hendra
" boleh dra, terimakasih." kata vian. Hendra pergi meminta di buatkan kopi ke office boy untuk dia dan vian, vian dan hendra pun pergi ke tempat istirahat yang terbuka di halaman depan yang bisa untuk merokok. Disana udah ada putra dan pak dede sedang ngopi dan ngobrol
" tumben pak ada waktu ke sini." kata hendra
" saya menyempatkan aja, soalnya minggu depan saya dan keluarga mau liburan, dan pekan ini mau ada acara 4 bulanan shinta, sekarang mumpung ada waktu aja jadi saya kesini sekalian mau benahi masalah stock, saya juga mau sampaikan juga ke LCI, SPI, dan LA." kata vian
" ibu shinta memangnya sudah 4 bulan gitu pak." kata pak dede
" minggu ini sudah 16 minggu, de alea dan de avin udah 4 bulan juga. Lily mau liburan terus jadi harus.benar benar.membuat jadwal yang benar." kata vian
" ternyata lumayan ribet juga ya punya isteri banyak itu, harus benar benar kuat segalanya" kata hendra
" iya termasuknkuat fisik juga dra, apalagi kalau semuanya minta bareng." kata vian
" oh gitu pak, pantesan ibu astrid dan ibu dilla barengan hamilnya ternyata bareng juga buatnya." kata hendra
" kantong kamu juga dra harus kuat, kalau satu minta suatu barang yang lain juga harus dibelikan yang sama juga, misal aja baju harga 10 jutaan, berarti harus punya 50 juta setidaknya. Belum keluarga isterinya. Pusiiiing deh." kata pak dede
" di jalankan aja pak de, saya juga enggak tau bisa seperti ini dan alhamdulillah rezeki ada aja jalannya." kata vian
__ADS_1
" iya kan ada kata dibelakang suami sukses ada doa isteri, ini doanya dari 4 orang isteri." kata pak dede
" iya ya enggak nyangka pak vian seperti ini bisa memiliki 4 orang isteri, yerus siapa pak yang enggak banyak nuntut dan siapa yang memiliki peran dominan." kata hendra
" yang dominan jelas lily, kalau astrid, dilla dan shinta enghak banyak nuntut apa apa, malahan acara 4 bulanan shinta aja yang mengatur lily. Dia yang ngatur ke dokter untuk kesehatan de avin dan de alea," kata vian
" alhamdulillah ya, bu lily baik banget mau menerima yang lainnya, dominan wajar karena dari sisi umur jugakan ibu lebih tua dari bapak dan ibu lily isteri pertama." kata hendra
mereka pun menikmati kopi sambil merokok dan mengobrol tentang kehidupan keluarga mereka.
Selesai mengobrol vian pamitan ke hendra dan pergi ke perumahan livi village untuk mengecek sejauh mana proses pembangunan disana. Jam 10.27 menit vian smapai di lokasi perumahan, vian menemui tim L-Pro yang berada disana.
" selamat siang pak, bagaimana kabarnya." kata tim L-Pro
" siqng juga, alhamdulillah baik, dimana kalian disini enggak ada masalah lagi kan." tanya vian
" oh iya sudah sejauh mana pembangunan rumahnya." kat vian
" untuk fasilitas umum seperti mesjid, lapangan olahraga dan kita juga membangun sarana untuk berkumpul warga untuk mengadakan acara acara kecil sudah jadi pak, termasuk taman dan drainase serta tempat bermain anak sudah selesai dikerjakan, rumah juga tinggal beberapa unit lagi selesai." kata tim L-Pro
" apa sudah ada yang menempati, atau proses kepemilikan sudah berjalan." tanya vian
" sudah pak, sudah ada beberapa rumah yang di tempati sebagian lagi proses akad kredit dengan BLS yang bekerjasama dengan LNI pak." kata tim L-Pro
" bagus kalau begitu, saya boleh mengecek ke lokasi kan." kata vian
" boleh pak, saya antar." kata tim L-Pro, mereka pun pergi ke lokasi perumahan dan fasilitas umum yang tadi di sebutkan, vian pun menyalakan rokoknya, putra dan pak dede pun ikut pergi melihat lihat.
__ADS_1
" kita juga melakukan penghijauan di area ruang terbuka hijau, insyaAllah kedepannya enggak akan segersang seperti saat ini, mudah mudahan saja itu bisa untuk menyerap air sehingga nanti para penghuni disini tidak akan kesulitan air bersih." kata tim L-Pro
" bagus itu, hal itu harus di lakukan di setiap perumahan yang kita bangun." kata vian
" itu sudah pasti pak, dan itu juga sudah menjadi prosedur pendirian perumahan L-Pro." kata tim L-Pro
" terimakasih banyak atas kerja keras kalian ya, kalau begitu saya akan kembali ke pabrik LNI." kata vian
" baik pak, terimakasih juga bapak sudah berkunjung kesini." kata tim L-Pro, vian, putra dan pak dede pun kembali ke pabrik LNI, karena sudah siang vian meminta pak dede mencari tempat makan terlebih dahulu.
Jam 11.37 menit vian sampai di tempat makan, mereka pun memesan makanan, sambil menunggu makanan di hidangkan vian dan yang lain merokok terlebih dahulu, srtelah makanan dihidangkan mereka pun makan siang. Vian pun menelepon hendra supaya mengumpulkan karyawan disana karena ada hal yang ingin disampaikan.
Jam 12.27 menit vian sampai di pabrik LNI, vian pergi ke musholla terlebih dahulu, setelah itu vian mengecek klinik Livi, Dr. Chandra sudah menempatkan dokter umum dan suster disana, vian mengecek fasilitas klinik livi lalu setelah itu kembali ke pabrik LNI, karena jam masuk karyawan belum, vian menunggi terlebih dahulu di tempat menunggu di taman sambil merokok dan mengobrol bersama putra dan pak dede.
Jam 1.07 menit vian masuk ke pabrik menemui hendra lalu pergi ke aula, disana karyawan sudah menunggu.
" terimakasih banyak atas waktunya, maaf saya mengganggu sebentar waktu bekerjanya karena ada hal yang saya ingin sampaikan, baru saja saya mengecek ke lokasi klinik livi bahwa sudah beroperasi jadi kalian smeuanya sudah bisa mempergunakannya, terus tadi juga saya mengecek ke lokasi perumahan livi village, tinggal sedikit lagi selesai untuk beberapa unit, bahkan saya melihat sudah ada yang menempatinya, jadi saya mengumpulkan kalian saat ini untuk menyampaikan bahwa apa yang dulu pernah saya janjikan kepada kalian sudah saya penuhi janji tersebut. Apabila ada yang belum tolong beritahukan kepada saya atau ke pak hendra sebagai penanggung jawab pabrik ini. Silahkan sampaikan kalau memang ada." kata vian
" sebelumnya mohon maaf pak, terimakasih banyak atas kesempatannya, saya sangat berterimakasih kepada bapak dan direksi perusahaan LNI ini yang audah menepati janji, saya rasa tidak ada janji lainnya, dan ini menurut saya bahkan mungkin teman teman lainnya apa yang di berikan perusahaan kepada kami sudah sangat luar biasa dan ini menjadi tambahan semangat kami untuk bisa bekerja levih baik lagi sehingga bisa memberikan kontribusi terhadap perusahaan, saya mengucapkan terimakasih banyak pak atas apa yang audah diberikan kepada kami." kata salah satu karyawan
" betul pak kami berterimakasih banyak atas segalanya." kata karyawan lain.
" sama sama, semoga perusahaan LNI ini akan terus berkembang, sehingga kalian juga bisa menikmatinya juga, apa yang kami berikan itu juga berkat kalian, disini juga saya sampaikan bahwa saya dan teman teman lainnya telah meresmikan panti asuhan kita bersaudara di dekat yayasan pendidikan livi. Jadi insyaAllah keringat kalian pun bermanfaat untuk mereka yang membutuhkan." kata vian
" kalau tidak ada lagi, demikian yang dapat saya sampaikan saat ini, semoga kita selalu diberikan kesehatan dan perusahaan LNI ini akan terus berkembang." lanjut vian
" Aamiin." jawab mereka
__ADS_1
setelah selesai melakukan pertemuan vian pun pamitan ke semuanya, Lalu pergi pulang ke rumah.