Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Family Gathering LA 4


__ADS_3

Karyawan LA dan keluarganya pun menikmati liburan tersebut, vian dan keluarganya pun sama menikmati liburan tersebut terutama ibu anita.


" terimakasih ya nak, kamu sudah mengajak ibu dan keluarga jalan jalan. Ibu sudah lama enggak pernah seperti ini" kata bu anita


" sama sama bu, ibu nikmati liburannya ya, kalau ada sesuatu yang di inginkan ibu bicara sama saya atau sama shinta, ibu jangan segan segan, kita kan sudah menjadi keluarga." kata vian


" iya nak, terimakasih." kata bu anita


" iya bu, kalau ada apa apa dibicarakan saja ya." kata bu ningsih


" iya bu terimakasih, ibu sudah menerima kami menjadi bagian keluarga ibu." kata bu anita


" ini sudah menjadi jalan hidup kita bu, terutama anak anak kita." kata bu ningsih


" vian, enak banget busnya, nyaman." kata bu retno


" iya enggak kerasa, sampai tidur pun nyenyak." kata bu asti


" alhamdulillah kalau ibu senang." kata vian


" nanti kalau ada waktu kita pergi ke tempat lainnya ya pah." kata lily


" iya sayank, kamu atur aja mau kemana." kata vian


" kalau bisa 2 bulan lagi kita pergi jalan jalan ya." kata lily


" mbak, tega banget sih sama aku." kata astrid


" memangnya kenapa gitu." kata lily pura pura enggak tau


" aku sama dilla lahiran mbak." kata astrid


" kan yang lahiran kalian bukan aku sama papah." kata lily


" iya sudah mbak aja yang liburan sana." kata dilla


" mulai deh anak kembar berantem." kata bu retno


" iya ya, ada ada aja kalian ini." kata bu asti


" bener kaya anak kembar ya bu." kata bu sri


" ibu lihat dan perhatikan kalian berempat itu mirip." kata ibunya pak gubernur D


" iya bu kok bisa ya, vian ini bisa aja cari isteri sampai mirip gini." kata bu retno, sedangkan vian sama shinta lagi berphoto


" kalian ya, asyik bermesraan berdua, papah lagi enggak ajak ajak kita." kata lily


" iya sudah kesini aja kalau mau ikutan." kata vian, lily pun pergi dia pun minta di gendong dan meminta di photo.


" aa lihat mamah di gendong papah." kata lily

__ADS_1


" mamah enggak malu apa, udah gede juga di gendong gendong." kata devan, para karyawan dan keluarganya pun banyak yang melihat keharmknisan keluarga bosnya itu.


" kesini dulu dong aa kita di photo berempat sama de qinar." kata lily lalu membawa de qinar, setelah itu mereka bertujuh di photo. Lalu semuanya di photo bersama.


Tak lama ada rombongan yang datang kesana, mereka rombongan pak bupati P.


" selamat pagi pak vian, kok kesini enggak memberi kabar ke saya langsung, saya malahan mendapat kabar dari ajudan pak gubernur." kata pak bupati P


" enggak enak dong pak, nanti saya mengganggu pekerjaan pak bupati." kata vian


" oh iya pak perkenalkan ini isteri saya dan keluarga besar saya." kata vian


" pak seriusan isterinya 4." kata pak bupati


" iyq serius dong pak, masa bohongan." kata vian


" oh iya bapak menginap dimana, nanti saya datang deh sama keluarga." kata pak bupati P


" di resort A pak, kabar kabar saja pak." kata vian


" siap pak, nanti insyaAllah kesana ajak keluarga." kata pak bupati P


" saya tunggu pak, terimakasih nih sudah meluangkan waktunya." kata vian


" siap pak, kalau begitu saya permisi pamit dulu, sampai ketemu nanti." kata pak bupati P, pak bupati pun pamitan kepada semuanya


" pak supplier kita juga katanya mau datang membawa udang dan yang lainnya untuk bakar bakar." kata opik


" alhamdulillah kalau begitu, kita bisa menjalin kerjasama dan silaturahmi." kata vian


" kasih tau saya saja kalau memang mereka sudah ada ya." kata vian


" baik pak." kata opik


Jam 12 siang, panitia penyelenggara family gatheting mempersilahkan karyawan dan keluarganya untuk melakukan check in karena weekday dan enggak banyak tamu jadi sudah bisa check in, opik pun membawa rombongan vian menuju resort. Vian pun membagikan kunci kepada keluarganya dan pak bambang dan isteri pak menteri, pak gubernur B, pak gubernur D, pak gubernur L, pak bupati dan keluarga endris. Vian menempati president suite sehingga dia dan semua isterinya bisa sekamar termasuk devan dan de qinar.


" pah indah banget pemandangannya ya, jangan jangan papah sama shinta wakru itu tidur disini ya." kata lily


" ih enggak mbak, orang kita balik ke villa di pabrik LA." kata shinta


" nanti malam enak nih bakar bakar." kata lily


" tadi opik bilang supplier udang dan ikan akan kirim kesini," kata vian


" kalau udang enaknya di asam manis pah." kata lily


" nanti ya di rumah aja, kita beli udangnya dari sini, ingatkan saja." kata vian


" oke pah, nanti malam kita naik sepeda yang rame rame itu pah." kata lily


" iya sayank mudah mudahan cuacanya bagus ya." kata vian

__ADS_1


jam 12.37 menit mereka pun pergi ke restoran untuk makan siang bersama.


" ini tempatnya enak banget." kata bu retno


" nanti jam 2an akan ada perlombaan di lapangan dekat hotel karyawan LA menginap dan nanti malam juga ada perlombaan karaoke, kalau ada yang mau ikutan boleh." kata vian


" kita nonton saja, sambil bakar bakar ikan enak pastinya." kata bu retno


" iya bu nanti supplier LA akan kirim ikannya," kata vian


" asyiiik tuh, nanti beli udang ya pas pulang, kamu bikin udang asam manis kaya waktu itu." kata bu retno


" memangnya kamu bisa masak nak." kata ibunya pak gubernur D


" dia jago bu masaknya, saya pernah mencobanya." kata ibu athia


" enggak kok bu biasa saja, saya hanya bisa enggak jago." kata vian


" papah aku mau udang goreng." kata devan


" iya boleh sayang, nanti pesan ya, kalau buatan papah nanti aja di rumah. Oke." kata vian


" oke pah, terimakasih." kata devan, vian pun meminta udang goreng untuk devan dan yang lainnya


" kalau mau yang lainnya pesan saja ya." kata vian


" ini juga sudah enak enak pak." kata pak bambang


" iya pak, ini udah luar biasa makanannya." kata yang lain


" kita disini lumayan lama, jadi nanti kita juga akan pergi ke tempat wisata lainnya." kata vian


" a nanti ke green canyon ya." kata ika


" iya, nanti coba aa tanya ke pemandu wisatanya." kata vian


" aku suka liburannya om, terimakasih." kata anisa


" sama sama, enggak kalah sama di luar negeri kan." kata vian


" iya om, ternyata masih banyak tempat yang belum aku kunjungi di indonesia ini." kata anisa


" kita itu memiliki tempat tempat wisata yang enggak kalah dari luar negeri, tapi memang pengelolaannya saja yang belum bagus." kata pak bambang


" nanti liburannya ke daerah L ya om, pasti seru juga." kata febby


" insyaAllah, waktu itu kita ke daerah M," kata vian


" dulu kan aku enggak ikut sama rombongan om, jadi enggak asyik." kata febby


" aku juga belum pernah ikut liburan sama keluarga om." kata silvy

__ADS_1


" iya nanti kita adakan ya, kalau bisa keliling indonesia." kata vian


mereka pun makan siang, setelah itu pergi istirahat dulu sebelum acara family gathering LA dimulai.


__ADS_2