
Selesai makan siang vian mengajak mereka pulang ke rumah, vian menyuruh lilis dan evi untuk menyiapkan barang barang yang kira kira gak kepakai lagi supaya bisa kebawa saya minibus. pak wanto dan keluarga pun pamit pulang, bu asti dan ari juga sama vian meminta bella untuk mengantarnya, bella pun mengajak ika ke rumah dia.
" iya udah bell, nanti ketemu di dillas cafe habis asyar kan." kata vian
" iya mas. bella antar ibu dulu." kata bella lalu pergi mengantar ibunya pulang
vian menyuruh pak dede dan yang lainnya istirahat dulu.
" iya pak kita, kita perginya habis antar bapak ke cafe terus kita jalan ke jakarta." kata pak dede
" iya sudah kamu atur aja." kata vian lalu memberikan uang buat operasional di jalan.
vian meminta dibuatkan kopi lalu pergi ke gazebo sambil membawa laptopnya, disana dia membuat presentasi buat besok bertemu dengan manajemen pabrik. vian pun mencari data tentang pencarian kosmetik terpopuler, vian mngerjakan itu dengan serius karena dia gak ingin perusahaan ini hanya ajang percobaan. tak lama datang astrid dan dilla
" mas kelihatannya serius sih, lagi apa." tanya astrid
" mas lagi cari buat bahan pertemuan besok sama manajemen pabrik. oh iya kamu sering pakai kosmetik apa." kata vian
" bedak, lipstik, udah." jawab astrid
" aku juga sama, paling kalau mau pakai pelembab." kata dilla
" menurut kalian LAD's produksi apa dulu." kata vian
" pelembab dan pemutih aja dulu." kata astrid
" apa mas yakin aku sama astrid bisa jalanin usaha ini." kata dilla
" kalian harus yakin bisa." kata vian
" yang penting mas bimbing kita ya." kata dilla
" itu pasti sayang, cafe kan sudah bisa diserahkan ke yang lain, jadi kalian bisa fokus juga di LAD's." kata vian
" iya mas." jawab astrid dan dilla
" sore ini ketemuan sama siapa." kata astrid
" teman teman bella, Bu Gina, sama pak anam." kata vian
waktu terus berjalan sehabis ashar vian, pak bowo, pak adi, bu ningsih dan bu retno, pergi naik minibus ke dilas cafe. setelah menurunkan vian dan keluarga lainnya, pak dede,pak wahyudi, haris dan putra pamit untuk pulang ke jakarta.
ika dan bella sudah ada di kantor dilas cafe, tak lama lily, astrid, dilla, devan, dan de qinar datang bersama lilis dan evi. tak lama teman teman bella datang
" hallo mas vian apa kabarnya, bellanya ada mas." kata sella
__ADS_1
" hallo juga, ada dia lagi diatas kayanya, silahkan duduk dulu aja." kata vian
" terimakasih mas." kata sella, bella dan ika pun datang sambil membawa laptopnya.
" eh kalian, sudah lama." kata bella
" baru aja duduk bell." kata sella
" kalian mau pesan apa nih, oh iya di dilas cafe ada jagung bakar lho. kalian harus coba, pasti ketagihan deh." kata bella
" mas mau ngobrolnya disini atau dimana." kata bella
" sini aja biar santai." kata vian
" ada apa sih pah, kok gak ajak ajak kita sih." kata lily
" mereka mau papah ajak ngobrol, mau gak gabing di LAD's, di SPI, Di DMB, dan Livi Group." kata vian
" kirain mau milih calon sekretaris atau istri papah lagi." kata lily
" papah perlu Tim Design. marketing yang mengelola Digital aset perusahaan." kata vian
" oh iya kenalin ini teman teman bella, Sella, Erni Selly, Nadine, dan wati." kaya bella sambil menunjuk mereka dan mereka pun mengangguk
" ini kak lily istrinya mas vian." kata bella ke teman temannya
" kami mau aja mas, tapi kan kami masih belum lulus, mudah mudahan 1 bulan lagi kami selesai. apa bisa." kata sella
" saya gak keberatan karena kerjanya juga bisa kalian kerjakan dimana saja, gak perlu tiap hari datang ke kantor." kata vian
" kerja apa mas." kata sella
" mendesign logo, kemasan, design tampilan gambar di sosial media. untik perusahaan ada Dilas usahanya Cafe, supply buah buahan dan hasil pertanian, LAD's usahanya kosmetik, lokasinya ada di surabaya, Resort, restoran dan penginapan lokasi di Bali, yang lain ada di jakarya, SPI usahanya Fashion muslimah, LNI Perlengkapan Bayi, BLS itu Bank, dan sekarang yang lagi dibangun itu sekolahan dan kampus, ada LA juga di KBB usahanya pertanian, peternakan, dan pengolahan hasilnya." kata vian
" SPI baru mau didirikan nanti penanggungjawabnya adik saya Ika dan Bella, atau kalian mau semuanya. tapi yang mendesak itu di LAD's, SPI, Resort dan Yayasan Pendidikan, oh iya bell mas mau lihat haskl design bjat sekolah dan kampus sudah ada." kata vian
" udah mas, ini untuk sekolah, Livi group dan Livi sebagai brand." jawab bella sambil memperlihatkan hasil teman temannya, vian pun memperlihatkan ke lily, astrid, dilla, pak bowo dan pak adi.
" saya terkesan, kalau boleh tau dan kalian bisa jelaskan arti dari design ini." kata vian. mereka pun menjelaskan design yang mereka buat.
" kalau gak begini saja 3 orang di LAD's dan 3 orang di SPI, tapi saya minta bantuannya untuk yang lainnya juga bagaimana.?" kata vian
" boleh aja mas." kata sella
" tapi kalian harus bisa menyelesaikan kuliah dulu bagaimana pun caranya." kata vian
__ADS_1
" itu pasti mas." jawab mereka gembira karena ada kesempatan bagus
tak lama Bu Gina datang dengan asistennya,
" selamat sore pak, bu." kata bu gina
" selamat sore bu" jawab vian dan yang lainnya
" gimana bu, ada kabar baik." kata vian
" alhamdulillah pak, saya sudah mendaftarkan nama perusahaan itu dan lolos, jadi sekarang bisa tanda tangan akta pendirian perusahaannya." kata bu gina. Bu Gina pun membacakan isi akta pendirian perusahaan, setelah itu, Vian, Lily, Astrid, Dilla, dan Pak Bowo menandatangani akta tersebut.
" untuk perizinan lainnya sedang kami proses ya pak." lanjut Bu Gina
" Baik terimakasih banyak bu." kata vian
" sama sama pak." kata bu gina, lalu dia pamit pulang
Pak win datang membawa jagung bakar, teman teman bella pun antusias mencobanya, selang berapa lama pak anam datang menemui vian.
" sore pak, gimana kabarnya." kata vian sambil bersalaman
" alhamdulillah baik pak. bapak dan keluarga bagaimana." kata pak anam
" alhamdulillah baik pak." kata vian
" wah sama keluarga juga, ada acara apa nih pak." kata pak anam
" 2 hari yang lalu mengantar nenek istri ke yogya, terus jalan ke bromo, kemarin baru kesini." kata vian
" Pak Anam mau pesan makanan dan minuman apa, tau mau coba jagung bakar." kata astrid
" boleh mbak astrid, saya pesan kopi dulu aja." kata pak anam
" kalau begitu kita duduk diluar aja ya, biar santai ngobrolnya." kata vian mengajak pak anam duduk di luar
" ini cafe milik pak vian." kata pak anam
" iya pak sama astrid dan dilla." jawab vian
" wah bagus ini lokasinya, enak juga tempatnya " kata pak anam
" alhamdulillah pak, biar mereka memiliki aktivitas. gimana pak anam usahanya dan toko yang itu sudah di tempati." kata vian
" alhamdulillah dengan kita pindah ke toko itu penjualan saya naik, dan baru kemarin diantar dari LA dan LNI." kata pak anam
__ADS_1
Mereka pun asyik mengobrol, pak anam juga mencoba jagung bakar khas Dilas Cafe.