Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Kejutan Untuk Dilla


__ADS_3

Setelah siap semua mereka pamit ke opik lalu naik mobil dan pergi pulang ke rumah dengan dikawal Pak Suparman dan Pak Sudianto.


" mas mau minum apa." kata dilla


" kopi aja sayang, mas ngantuk." jawab vian


vian duduk di dekat jendela lalu menyalakan exhaust fan dan menyalakan rokoknya, sedangkan ika, bella, lusi dan mitha, astrid pun ikutan bernyanyi, sedang gantian bernyanyi, lily sedang memberikan ASI ke de qinar. dilla membawa kopi lalu duduk di sebelah vian dan menyandarkan kepalanya dibahu vian.


" kamu kenapa sayang." kata vian


" aku belum biasa pergi jauh jauh, jadi cape." jawab dilla


" beneran gak apa apa." kata vian lalu memijit kepala dilla.


" benar mas, aku gak apa apa kok." kata dilla


" iya udah besok kalian pergi ke salon," kata vian


" beneran mas boleh." kata dilla


" iya boleh dong sayang." kata vian


" kita juga mau a." kata ika


" iya sekalian aja besok sama kakak kamu." kata vian. tak lama lily datang


" mbak besok kita ke salon yu." ajak dilla


" emang boleh sama suami kita." kata lily


" mas vian yang suruh kok mba."jawab dilla


" beneran pah boleh." kata lily


" kapan papah melarang mamah pergi ke salon." kata vian


" iya gak pernah, kita kan pergi harus seizin suami." kata lily


" iya sudah besok kalian semua ke salon, papah kan mau ke rumah sakit." kata vian


perjalanan mereka cukup lancar apalagi di kawal, tepat jam 23.57 menit mereka sampai di rumah, lily sudah menelepon orang yang ada di rumah supaya mematikan lampu didalam rumah untuk memberikan Kejutan untuk Dilla. mereka pun turun dari mobil, lily, astrid dan dilla berjalan duluan. jam 00.07 mereka masuk, setelah buka pintu Jreng jreng jreng terpampang sebuah kue diatas meja dengan lilin menyala diatasnya.


Happy birthday to you .............. mereka serempak menyanyikan lagu ulang tahun, seketika lampu pun menyala.


" Selamat ulang tahun sayang, semoga apa yang dicita citakan segera tercapai, dan kamu selalu bahagia dan sehat." kaya vian lalu memeluk dan mencium dilla


" makasih mas, ini benar benar kejutan buat aku." kata dilla sambil menangis terharu

__ADS_1


" selamat ulang tahun ya dill, semoga kita selalu bersama menjalani kehidupan ini." kata lily


" terimakasih ya mbak." kata dilla lalu memeluk lily


" selamat ulang tahun dill, semoga kita selalu diberikan kesehatan dan selalu kompak ya." kata astrid


" terimakasih ya trid, aku bahagia banget." kata dilla dan memeluk astrid


mereka yang ada pun memberikan selamat kepada dilla, dilla disuruh meniup lilin tapi ketika mau niup devan bangun karena berisik.


" siapa yang ulang tahun, kok mamah dilla mau tiup lilinnya." kata devan


" mamah dilla yang ulang tahunnya aa sayang." kata lily


" aa juga mau tiup lilinnya." kata devan


" iya sini barengan sama mamah." kata dilla, mereka berdua pun meniup lilin, setelah itu memotong kue, dilla memberikan kepada vian lalu ke mertuanya setelah itu ke orangtuanya lalu ke yang lain.


" mana kado dari suaminya." kata bu retno


" karena kamu yang ulang tahun jadi kamu pilih duluan uang mana, nanti aku sama astrid." kata lily


" kamu bener bener ya ly, pantesan vian tadi protes." kata bu retno


" siap siap aja nanti kalau astrid dan aku ulang tahun, kita juga harus kebagian hadiahnya." kata lily


" wah kita lapar nih." kata bu ningsih


" iya sudah kita BBQan aja sama bakar jagung di belakang sama nyalain music." kata vian lalu menyuruh indra menyiapkan segalanya. mereka pun pindah ke taman


" makasih ya mas kejutannya." kata dilla


" gitu dong ceria." kata vian


" kirain mas lupa ulang tahun aku." kata dilla


" InsyaAllah gak dong sayang. kamu senang." kata vian


" senang banget mas, makasih." kata dilla


mereka bersenang senang sambil makan jagung bakar dan BBQ, jam 2 pagi baru.mereka masuk ke kamar masing masing. vian dan ketiga istrinya pun sama masuk ke kamar dan tidur.


di pagi hari vian dibangunkan dilla, vian pun membangunkan astrid dan lily untuk sholat subuh berjamaah. selesai sholat mereka melakukan hubungan suami istri. setelah itu mereka berpelukan di bawah selimut untuk istirahat. vian bersih bersih dan pergi ke gazebo membiarkan istri istrinya istirahat.


vian membuat kopi lalu menyalakan rokoknya, tak lama pak Suparman dan pak Sudianto datang untuk pamitan mau pulang kembali ke KBB, vian pun memberikan uang saku kepada mereka dan uang untuk operasional. pak Suparman dan Pak Sudianto pun pergi dari kediaman vian.


Vian pun membuka laporan dari setiap perusahaan dan progres pembangunan sekolah, vian juga memeriksa hasil analisa dari tim LA untuk bergerak dibidang kebutuhan sehari hari. vian kembali masuk ke kamar lalu duduk di sofa.

__ADS_1


" mas udah bangun," kata astrid


" udah dari tadi sayang, mas baru dari gazebo." kata vian


" maaf ya, aku kecapean jadi gak bisa nyiapin minum buat mas." kata astrid lalu pergi ke kamar mandi setelah itu duduk di samping vian dan menyender di bahu vian


" gak apa apa sayang mas juga tau kalian pasti cape." kata vian lalu mencium kening astrid lalu ke bibirnya.


" mas pengen lagi." kata astrid, vian tidak menjawabnya tapi dia melakukan aksi nyata dengan memainkan tangannya di bukit kembar milik astrid, astrid pun meremas pusaka vian dari luar celana pendeknya, lalu membuka celana itu dan terpampanglah pusaka vian yang langsung dilumat oleh mulutnya. vian pun memainkan jari jarinya di mahkota milik astrid.


" mas aku gak tahan." kata astrid lalu dia mengarahkan mahkotanya ke pusaka vian, vian pun menciumi bibir astrid dan memainkan bukitnya. disaat sedang asyik dilla pun bangun, tapi mereka terus melakukannya dan astrid mencapai puncaknya. tak lama dilla datang dari kamar mandi lalu mencium vian, vian memindahkan astrid lalu bermain dengan dilla, vian memberikan sentuhan di bukit kembarnya dilla, dan jarinya bermain di mahkota dilla, lalu dilla memasukan pusaka vian ke mahkotanya.


" mas aku pengen sampai nih." kata dilla


" kita sama sama ya sayang." kata vian lalu menidurkan dilla. vian yang memegang kendali mempercepat permainannya


" mas aku udah gak tahan." kata dilla


" mas juga sayang." kata vian. mereka pun mencapai puncaknya, vian mencium dilla dan astrid." terimakasih ya sayang.". mereka bertiga istirahat di sofa sambil berpelukan, setelah itu vian pergi mandi lalu memakai pakaian yang sudah disiapkan dilla, astrid dan dilla bergantian mandi.


" terimakasih mas hadiahnya." kata dilla


" iya mas makasih ya." kata astrid


" sama sama sayang, kalian suka." kata vian


" suka banget." kata astrid dan dilla. tak lama lily bangun


" papah udah rapih aja, memang ini jam berapa." kata lily


" udah jam 7 pagi sayank. papah harus pergi ke rumah sakit sebentar lagi." kata vian


" maaf ya pah, mamah cape banget. untung ada kalian" kata lily


" gak apa apa mbak, ini juga kan tugas kita." jawab astrid dan dilla


" kalian jadi ke salon, mau pergi jam berapa." kata vian


" jadi dong, siangan aja." jawab lily


" iya udah nanti kita makan di restoran W aja ya, ajak semuanya." kata vian


" boleh tuh sekalian merayakan dilla." kata lily


" atau pergi ke salonnya barengan aja ya biar enak." lanjut lily


" nanti papah kabari ya, besok kan kita juga harus ke surabaya." kata vian

__ADS_1


mereka pun pergi ke ruang makan untuk sarapan dan setelah selesai sarapan vian pamit pergi ke rumah sakit.


__ADS_2