Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Pergi ke Pabrik LA


__ADS_3

Selesai makan siang di restoran livi residence mereka pulang ke rumah. Vian duduk di kabin dekat sopir lalu menyalakan rokoknya dan mengobrol dengan pak dede.


" bus siap kan kalau di pake ke bandung sekarang." kata vian


" siap pak, memangnya kita mau kemana pak." kata pak dede


" kita ke pabrik LA, pak menteri dan yang lainnya ingin main kesana." kata vian


" iya sudah saya suruh kak heri untuk siap siap di rumah kalau begitu." kata pak dede, lalu menelepon pak heri untuk siap siap di rumah vian.


Vian juga mengabari astrid dan dilla supaya siap siap karena mau pergi ke pabrik LA.


" sayank kamu mau ikut enggak ke pabrik LA, ini yang lain mau pada kesana." kata vian


" pengen pah, aku juga sudah mulai bosen di rumah soalnya." kata astrid


" iya pah aku juga pengen ikut, masa kita doang di rumah yang lainnya jalan jalan." kata dilla


" iya sudah kalau begitu kalian siap siap ya, siapkan perlengkapan untuk de avin sama de alea." kata vian


Vian juga menelepon ika menanyakan kepada ika dan teman temannya mau ikut ke KBB atau enggak. Mereka ingin ikut juga.


jam 1.17 menit vian dan yang lainnya tiba di rumah, vian dan yang lainnya pun siap siap. Pak dede pun menyuruh tim L-Trans untuk membawa minibus kembali ke garasi L-Trans. Vian menelepon opik supaya mempersiapkan villa dan mempersipakan untuk makan malam disana, karena akan kedatangan pak menteri, pak gubernur dan yang lainnya ke pabrik LA.


Jam 2.07 menit mereka sudah naik ke bus dan berangkat pergi ke Pabrik LA di KBB.


" ini enak banget busnya, kita jadi enggak akan jenuh di perjalanan." kata pak menteri sosial


" kita enggak akan ganggu de avin sama de alea." kata ibu kayla


" enggak bu, lagian supaya de avin dan de alea bisa beradaptasi dengan keramaian." kata astrid


" ini harus jadi nih, jalan jalan barengnya." kata ibu citra


" harus jadi bu, jujur saja saya semenjak bertemu dengan keluarga pak vian saya enggak sendiri lagi. Biasanya saya diam di rumah sekarang saya ada aktivitas juga." kata ibu sisil


" makanya itu yang membuat saya tenang sekarang, kalau ada kerjaan ke luar kota atau ada rapat sampai malam,." kata pak bambang

__ADS_1


" betul bu, semenjak bapaknya menjabat sebagai menteri, saya kadang berfikir kok jadi seperti ini, banyak waktu yang seharusnya buat keluarga, sekarang dipergunakan untuk masalah kerjaan, jadinya saya di rumah sendiri, anak anak sibuk dengan kegiatan masing masing, tapi sepertinya saya akan banyak main ke rumah bu lily." kata ibu citra


" saya juga sepertinya akan seperti itu bu. Apalagu keluhatan resya juga betah sama teman teman barunya ini." kata ibu kayla. Mereka pun gabung sama anak anak gadis mereka di belakang untuk berkaraoke, mereka berkaraoke bersama. Vian membuat kopi lalu pergi ke kabin sopir untuk merokok bersama pak dede dan pak heri. Lily juga menawarkan kalau mau apa apa bilang saja atau membuat sendiri.


" oh iya pak, kita mau di kawal enggak keluar tol nanti." kata haris


" enggak usah lah, lagian kita enggak terburu buru juga." jawab vian


" iya sudah kalau begitu pak." kata haris


" kita mau istirahat dulu di rest area enggak pak." kata pak dede


" enggak usah langsung saja, karena tadi sudah makan siang juga." kata vian


jam 5. 47 menit akhirnya mereka tiba di pabrik LA, opik menyambut kedatangan mereka lalu memberikan kunci villa.


" ini sungguh luar biasa suasananya, adem dan masih asri." kata pak menteri Sosial


" ini enak banget buat santai, tau seperti ini dari kemarin kemarin saya kesini." kata pak menteri pendidikan


" wah sudah nambah aja villanya, sepertinya memang menyiapkan untuk kedatangan kita ini." kata pak gubernur L.


" ini semua lahan milik LA pak." kata pak menteri UMKM


" iya pak, baru kita membeli kurang lebih 4 hektar di belakang sana untuk mengganti lahan pertanian yang terpakai pembangunan pabrik baru." kata vian


" kalau lahan sawah yang di karawang sudah mulai dikelola pak." kata pak gubernur D


" sudah pak, besok kita bisa lihat ke pabril PBN, beras yang di kelola disana sebagian hasil dari panen dari sawah yang berada di karawang." kata vian


katena sebentar lagi mau magrib jadi meteka pun masuk ke kamar masing masing, devan pun disuruh mandi sore karena habis main sama mocha dan mochi. Mereka pun sholat magrib berjamaah, setelah itu berkumlul.di aula u tuk makan malam, pak gubernur B dan pak menteri UMKM mereka membakar ikan hasil pancingan mereka.


" sekarang benar benar di tata ya, jadi lebih nyaman lagi." kata pak gubernur L


" iya pak, soalnya waktu itu kita hanya fokus ke peternakan dan pertanian saja, dan dikira saya villa disini enggak akan banyak yang mau datang juga. Dan dulu lahan kita terbatas, jadi hanya memaximalkan yang ada saja." kata vian


" kalau melihat seperti ini, sepertinya saya jadi kesini bersama ibu ibu PKK pak." kata ibu zahra

__ADS_1


" enak nih malam malam kita buat api unggun sambil bakar jagung." kata ibu citra


" betul bu, serasa muda lagi kalau begitu." kata ibu kayla


" tenang bu, nanti kita buat api unggun dan jagung tinggal petikdi kebun." kata lily


" memangnya kebun jagungnya disini juga bu." tanya ibu citra


" itu di belakang bu, strowbery, tapi yang banyak disini jagung, kacang tanah, cabai. Kalau kentang dari daerah J." kata lily


" jadi pasti ada terus dong ya jagungnya." kata ibu citra


" insyaAllah bu, soalnya tempat lain juga pola tanamnya sudah LA atur, jadi nanti enggak akan ada over stock dan harga mudah mudahan bisa stabil." kata lily


" a, besok kita mau ke pabrik SPI ya mumpung kesini." kata ika


" iya sudah, nanti pakai mobil operasional LA aja kesananya." kata vian


" iya a, makasih, aa memang besok mau kemana." kata ika


" kemungkinan aa ke PBN aja sama siang paling makan siang ke tempat biasa itu." jawab vian.


tak lama pak bupati KBB datang bersama keluarganya, vian mempersilahkan mereka untuk makan malam bersama


" lengkap begini, lagi ada acara rapat kerja ya." kata pak bupati


" hanya ingin jalan jalan saja pak bupati, kita juga perlu liburan." kata pak menteri sosial


" ini masuk ke wilayah pak bupati dong ya." kata paka menteri pendidikan


" betul pak, ini daerah kekuasaan pak bupati, dia itu kalau mau lanjut tinggal deketin pak vian aja, suara karyawan LA, PBN sudah bisa mendongkrak suara." kata pak gubernur D


" benar benar enak ya, udah begitu tinggal sinergi saja program kerjanya sama pak vian." kata pak menteri sosial


" alhamdulillah pak menteri, program kerja saya banyak di bantu pak vian denhan adanya pabrik LA dan PBN disini, misalnya saja mengurangi pengangguran, menyediakan perumahan, bahkan pengairan untuk lahan pesawahan yang selama ini menjafi kendala dengan adanya bantuan pak vian itu bisa berjalan dengan dibangunnya kembali bendungan untuk saluran irigasi." kata pak bupati


" ini air untuk kolam ini dari bendungan sungai yang ada di bawah itu pak, pak vian membangun kembali bendungan tersebut sehingga warga pun bisa menikmatinya, dan saya dengar sedang dibangun pembangkit listrik juga memanfaatkan bendungan tersebut." kata pak gubernur D

__ADS_1


mereka lanjut makan malam bersama, rasa kekeluargaan diantara mereka sangat terasa tidak ada istilah pejabat, mereka semua saling becanda tertawa bersama.


__ADS_2