
Selesai makan pun mereka tetap mengobrol disana, vian juga menyuruh indra untuk mempersiapkan panggangan jagung bakar. Tak lama vian menerima telepon dari pak gubernur L, beliau bilang akan sampai di jakarta jam 10, vian bilang nanti akan ada yang jemput dibandara, setelah itu vian koordinasi dengan pak dede supaya ada orang yang menjemput dari tim L-Trans ke bandara besok disana jam 10an. Di sisi lain ika dan tim SPI mengobrol dengan pak anam mengenai produk SPI.
" pak kalau kurang kamar atau tempat bisa pakai rumah saya. Disana ada 6 kamar tidur." kata pak bambang
" siap pak, terimakasih banyak, besok saya koordinasikan lagi." kata vian
" iya pak, kita kan bisa menginap disini. Jadi disana bisa bebas." kata ibu sisil
" terimakasih bu, saya kabari besok kalau memang disini kurang." kata vian
" besok mau pakai patwal enggak pak ke lokasi acara, dan berapa mobil." kata pak bambang
" kalau kurang bisa pakai bus pak." kata vian
" pak gubernur D kapan mau kesininya pak." kata pak bambang
" kayanya sih pagi sudah sampai sini pak." kata vian, tak lama haris datang kesana membawa pak gubernur B dan keluarganya
" disini sudah rame ya, maaf nih kita ganggu acara keluarganya, ini isteri dan azka ingin buru buru kesini." kata pak gubernur lalu dia menyalami yang ada disana.
" enggak apa apa pak, oh iya silahkan makan malam dulu." kata vian, lily pun mempersilahkan bu zahra untuk makan malam.
" kita jadi enak setiap datang kesini selalu disiapkan makan." kata pak gubernur
" kebetulan saja pak, ini orangtua dari teman temannya bella adik ipar saya dan itu pak anam distributor LNI dari surabaya yang mendapatkan hadiah untuk pergi umroh." kata vian
" salam kenal bapak ibu semuanya." kata pak gubernur
" salam kenal juga pak." kata mereka
" berkat kerja keras pak anam sehingga kita bisa berangkat umroh bareng nih." kata pak gubernur
" ini hadiah yang luar biasa pak dan saya bisa mencapai pencapaian seperti ini berkat bimbingan dan arahan pak vian." kata pak anam
" alhamdulillah berkat pak vian kita bisa berkumpul bersilaturahmi disini." kata pak gubernur
" betul pak berkat pak vian saya juga enggak nyangka bisa berangkat umroh, dan biasanya saya melihat bapak bapak di televisi sekarang bisa bertatap muka duduk bareng makan malam bersama." kata bapaknya sella
" bapak ibu harus bangga memiliki anak yang bisa bekerja di perusahaan pak vian, sehingga kita bisa berkumpul disini juga berkat mereka, melalui mereka kita bisa bersilaturahmi." kata pak gubernur
__ADS_1
" oh iya pak bambang pak gub. Terimakasih atas bantuannya untuk pembangunan panti asuhan kita bersaudara." kata vian
" sama sama pak, itu hanya sedikit jauh bila dibandingkan pak vian." kata pak bambang
" betul pak, maaf kalau saya hanya bisa membantu sedikit." kata pak gubernur
" itu sangat membantu kita pak, dan pembangunan panti asuhan tersebut kita bersama, besok kita bisa lihat progresnya pak." kata vian. Tak lama vian menerima telepon dari pak gubernur D, belaiu bilang sedang dalam perjalanan, mohon jangan tidur terlebih dahulu, beliau bilang juga bersama rombongan pak bupati. Vian pun menyampaikan hal itu ke yang ada disana. Vian izin untuk merokok, dia pun duduk di samping gazebo. Lily menawarkan minuman, lalu menyuruh mirna dan yang lainnya untuk membantu membuatkan minuman tersebut. Indra pun mulai membakar jagung di bantu Dina, Siti, Emmi, dan Susi.
" pak indra aku mau ya jagung bakarnya, terimakasih." kata dilla
" aku juga mau pak indra ya." kata lily dan astrid
" iya bu." kata indra
" itu yang sedang membakar jagung dan BBQ anak anak dari panti asuhan yang sekarang bekerja disini pak." kata vian memperkenalkan mereka.
" kalian harus bisa menjadi contoh untuk adik adik kalian." kata pak gubernur.
" oh iya besok kalian bantu di restoran ya." kata vian
" baik pak." kata mereka
" kalian betah enggak bekerja disini." kata pak bambang
" pokoknya kalian kalau bekerja jangan terpaku dibidang itu saja, ada waktu kalian belajar. Nanti kalian harus kuliah, kalian punya ijazah SMA kan." kata vian
" alhamdulillah pak kita lulus SMA." kata siti
" bagus kalau begitu nanti kalian kuliah, tinggal di villa yang ada disana, dan kalian juga bisa bantu di restoran dan panti asuhan." kata vian
" baik pak terimakasih banyak." kata mereka sambil menahan tangis bahagia
" kalian jangan menangis, kita yang ada disini saudara kalian, jangan merasa kalian tidak memiliki saudara ya." kata pak bambang
" terimakasih banyak pak." kata mereka
" kalian jangan segan segan, kalau kalian lapar makan saja, jangan sampai kalian menahan lapar. kalau belum disediakan kalian bisa minta ke bi narsih dan marni. Yang terpenting kalian harus jujur dan bisa dipercaya." kata vian
" saya juga pernah bilang ke kalian kan kalau mau bawa makanan ke kamar silahkan saja, yang terpenting jangan jorok." kata lily
__ADS_1
" iya pak, ibu, terimakasih." kata mereka
Jam 22.27 menit pak gubernur dan pak bupati beserta keluarganya datang, nirmala pun datang menyambut orang tua dan neneknya. pak gubernur dan pak bupati memperkenalkan orang tua mereka yang akan ikut pergi umroh. Lily mempersilahkan mereka untuk makan malam.
" kalau enggak makan silahkan di coba jagung bakar dan BBQnya." kata lily
" terimakasih banyak nak." kata ibunya pak gubernur
" besok jadikan acara peresmian YPLnya pak." kata pak gubernur D
" InsyaAllah jadi dong pak. Waktu itu Katanya besok pagi bapak akan kesininya." kata vian
" biasa pak ibu negara dan ibu katanya mau cepat cepat ketemu keluarga besar bapak." kata pak gubernur D
" iya nak, saya ingin bertemu sama anak yang baik hati dan ingin tau keluarga ini sampai sampai cucu saya itu betah tinggal disini. walaupun saya baru datang tapi saya merasakan kehangatan dari keluarga ini." kata ibunya pak gubernur D
" tapi mohon maaf ya bu kalau penyambutannya seperti ini dan disini ramai." kata vian
" saya suka kok nak, saya bahagia bisa bertemu sama nak vian dan keluarga." kata ibunya pak gubernur D
" ibu tuh ngajaknya dari kemarin, tapi saya bilang saya masih ada kerjaan paling bisa malam ini." kata pak gubernur D
" kamu juga sampai enggak mau pulang, nenek juga kan kangen kamu." kata ibunya pak gubernur D
" habis disini asyik nek, mala bisa bertemu sama yang lainnya dan belajar sama mereka." kata nirmala
" disini ramai sekali ya, apa memang keluarga nak vian sebanyak ini." kata ibunya pak bupati
" mereka yang bekerja disini sama teman temannya adik bu." kata vian
" ngomong ngomong saya belum tau nih isterinya nak vian yang mana." kata ibunya pak gubernur
" saya bu isterinya bu." jawab lily, astrid dan dilla
" kamu ini seriusan isterinya 3 nak." kata ibunya pak gubernur
" masa bohongan sih bu, betul mereka itu istrinya pak vian, asyik kan bu banyak menantu." kata pak gubernur langsung di cubit sama ibu athia.
" dasar kamu ya memanfaatkan situasi aja." kata ibunya pak gubernur
__ADS_1
" anaknya mana." kata ibunya pak gubernur
" yang pertama itu sedang main sama azka dan akbar, sedangkan yang kedua sudah tidur bu." kata lily, lalu memanggil devan untuk memberikan salam ke mereka. Karena sudah malam mereka pun bubar, masuk ke kamar masing masing.