
Selesai magrib mereka kumpul di Aula terbuka dekat kolam renang, makanan prasmanan sudah ada disana untuk makan malam keluarga besar vian dan keluarga lily. lily mempersilahkan nenek, orang tua, mertua, paman dan bibinya untuk makan terlebih dahulu baru diikuti yang lainnya.
" vian tetimakasih banyak ya sudah mengumpulkan keluarga ibu disini." kata bu retno
" iya nak, nenek bahagia bisa berkumpul bersama seperti ini, terimakasih." kata bu julaeha
" nak vian, bibi bahagia bisa berkumpul sama keluarga ini, kamu bisa mengumpulkan kami lagi, bahagia rasanya." kata bu rina sambil terisak
" nenek, ibu, bibi kita kan keluarga dan ini juga udah kewajiban anak untuk bisa memberikan kebahagiaan kepada orang tua. saya juga senang kalau keluarga ini juga senang." jawab vian
" silahkan dinikmati makanannya, lain kali kita bisa mengadakan acara seperti ini lagi." kata lily
" iya, kita bisa ngadain acara disini, di jakarta atau di tempat lainnya." kata vian
" pah mumpung kita jalan sekalian cape kita jalan ke bromo yu, mamah pengen kesana." kata lily
" kalau papah oke aja, kalau bapak sama ibu setuju gak masalah buat papah. ajak pakdhe narto dan budhe soimah pak juga supaya keluarga kita lengkap." kata vian
" oke tuh, ajak juga keluarga astrid dan dilla juga pah nanti ketemu di sana aja pasti rame." kata lily
" nenek sama bi rina juga ikut. lagian besok kan libur." kata vian
" iya udah pak telepon pakdhe narto dan budhe soimah." kata lily
" ini beneran vian, lily." kata pak bowo
" beneran pak, masa bohong sih." kata lily
" pak dede, pak wahyudi siapkan rencana berubah." kata vian
" siap lagian kita jalan jalan ini." kata pak dede
" oke sip kalau begitu, pak hubungi ya, as, dil kalian juga hubungi bapak sama ibu, biar nanti kita pesan villanya." kata vian
" tapi karena kita langsung ke surabaya, bibi dan pakdhe sama budhe bawa kendaraan sendiri ya. gimana." kata lily
" bibi gak masalah ly, lagian kapan lagi kita bisa jalan jalan." kata bu rina
pak bowo telepon pak narto dan bu soimah, astrid dan dilla pun menghubungi orang tuanya.
" pakdhe narto dan budhe soimah semangat mau ikut. mereka sama anak anaknya juga akan bawa kendaraan sendiri." kata pak bowo
" mas bapak sama ibu dan bimo juga mau katanya." kata dilla
" ibu sama ari juga mau ikut katanya." kata astrid
" suruh bapak sama ibu naik mobil rental aja sekalian nanti pulangnya bareng kita." kata vian
" iya mas aku kasih tau." kata astrid dan dilla
__ADS_1
lily juga sibuk mencari villa untuk menginap karena banyak orang yang ikut
" pah ini ada villa 7 kamar terus ada di sebelah kaya hotel gitu gimana." kata lily
" ya sudah pesan aja villa sama 8 kamar hotel." kata vian
" oke mamah booking ya." kata lily
" pak dede sekalian nanti kita cari produk pertanian dari sana, siapa tau ada peluang." kata vian
" siap pak, biar nanti mobil pulang antar barang ke pa anam bisa mampir bawa barang juga pulangnya." kata pak dede
" saya kan asli daerah sana pak." kata pak wahyudi
" iya udah kalau begitu, apalagi ada kamu nanti kamu yang negosiasinya" kata vian
" saya gak bisa pak." kata pak wahyudi
" nanti ditemani saya sama pak dede tapi kamu yang majunya." kata vian
" baik pak kalau begitu." kata pak wahyudi
" kapan lagi kamu bisa jadi bos yudi." kata pak dede
" iya kalau ini berjalan kamu bisa pulang kampung, kamu yang kelola pasokan buat LA." kata vian
" terimakasih sebelumnya pak." kata pak wahyudi
" iya pak de, saya mau itu sambil nemani suami ngopi, cuaca dingin berduaan enak kan." kata lily
" astrid sama dilla mau dikemanain." tanya lily
" aduh aku lupa, maaf ya astrid dilla kalian boleh ikutan." kata lily, yang ada disana ketawa
" mamah aa dingin, bisa minta tolong ACnya kecilin gak." kata devan
" gak bisa aa sayang, ini dingin bukan karena AC tapi ini dari alam langsung, aa pake jaket ya." kata lily
" tadi kan lilis udah bilang aa harus pake jaket." kata lilis
" iya maaf." kata devan
sehabis makan nenek, bu rina, orangtua dan mertua vian masuk ke kamar, astrid dan dilla membuat kopi dan susu panas buat vian dan mereka.
" pak wahyudi dari sini ke bromo berapa jam." kata vian sambil menyalakan rokoknya
" 4 sampai 5 jam an pak santai." kata pak wahyudi
" besok kita dari sini berangkat jam 7an antar bu rina dulu, lalu kita jalan lagi." kata vian
__ADS_1
" siap pak." kata pak wahyudi
" ibu ini jagungnya mau di bakar sekarang." kata pak dede
" iya boleh pak dede, terimakasih ya." kata lily
" ika sama bella juga mau pak de, makasih ya." kata ika
" Indahnya kebersamaan ini apalagi besok orangtua kita bisa ikutan." kata astrid
" iya ya, sungguh beruntung kita ini." kata dilla
" tau gak kemarin, tadinya kalian mau aku cakar cakar mukanya sambil ku jambak rambutnya." kata lily
" iya mbak maafin kita ya." kata astrid dan dilla
" setelah ketemu ternyata memang kalian orang baik, pantes vian suka kalian." kata lily sambil duduk di pangkuan vian
" kemarin juga aku stress handphonenya gak bisa di hubungi, teman temannya gak tau. kirain pergi ke kalian, eh kalian juga gak tau, tapi ada hikmahnya kita bisa ketemu." lanjut lily
" emang mas kemana sih. kenapa harus matiin handphone" kata astrid
" sengaja mas matiin habis kesel, tadinya mau cari istri baru aja di jakarta biar uang 1 ngambek bisa ke yang lain." kata vian yang langsung di cubit di pahanya.
" emang mas gak tau itu ulang tahun mas." kata dilla
" mas hak pernah ngerayain ulang tahun dari dulu." kata vian
" iya kak di keluarga kita gak pernah ada acara ulang tahun gitu, kalau mau kita adain sendiri sama teman teman." kata ika
" oh mas vian ulang tahun, selamat ya mas, semoga sehat selalu, rezekinya dilapangkan, dan tambah sayang sama bella." kata bella
" terimakasih ya bell." kata vian
mereka pun memakan jagung bakar buatan pak dede, haris dan putra
" mas ini jagungnya enak, kalau di cafe ada ini bagus juga mas." kata bella
" iya ini tadinya buat nyoba disana, tapi kayanya habis di jalan." kata vian
" pak yudi kalau disana ada yang tanam jagung juga gak." lanjut vian
" oh ada pak, tapi gak tau kalau rasanya. besok beli aja dulu." kata pak wahyudi
" iya udah besok beli ya. sama beli makanan dan minuman buat disana." kata vian
" kalau mau jagung buat di surabaya bisa sekalian pak malam ini dikirimnya." kata pak dede
" iya sudah kamu telepon opik suruh titip ke pengiriman ke pak anam nanti kirim ke dilas cafe alamatnya say kirim ke pa dede, kirim juga susu gitu." kata vian
__ADS_1
" siap pak saya telepon opik sekarang." kata pak dede lalu menelepon opik.
karena sudah malam dan dingin sudah terasa mereka pun masuk ke dalam villa dan istirahat.