Perjalanan Hidup Anak Kampung

Perjalanan Hidup Anak Kampung
Mengadakan Seminar 1


__ADS_3

Opik pun datang memberitahukan bahwa ballroom hotel beaok bisa di sewa.


" acaranya jam berapa kira kira pak." kata pak bupati P


" jam 10an aja sampai jam 12 siang." kata pak menteri UMKM


" cari saja pelaku UMKM yang memang bisa berpotensi untuk bisa dikembangkan di daerah ini, walapun mengadakan seminar ini dadakan tapi mudah mudahan esensinya bisa dapat." kata vian


" baik pak." jawab pak bupati P


malam pun tak terasa, mereka pun bubar pergi istirahat ke kamarnya masing masing, tapi masih ada para karyawan yang masih ingin menikmati malam disana. Vian dan shinta pun masuk ke kamar, karena astrid dan dilla sudah dari tadi masuk ke kamar bersama lily


Di dalam kamar mereka pun melakukan peperangan untuk malam terakhir disana dengan penuh gairah. Setelah selesai mendapatkan puncak kenikmatannya vian pergi bersih bersih lalu pergi ke balkon, shinta membuatkan susu panas dan menemani vian merokok sambil mengobrol, setelah itu mereka pun tidur.


pagi hari setelah sholat shubuh vian dan yang lainnya menantikan sunrise. Vian menikmati pagi dengan minum susu panas lalu menyalakan rokoknya,


" enggak kerasa ya liburannya akan selesai." kata lily


" iya nanti kita liburan lagi ya." kata vian


" oke pah, nanti mamah cari tempat tempat asyik lainnya." kata lily


sunrise pun muncul, mereka pun mengabadikannya dengan berphoto bersama.


Jam 7 mereka pun sarapan bersama di restoran resort.


" pak, pelaku usaha UMKM insyaAllah jadi yang sudah komformasi hadir sekitar 17 orang." kata pak bupati P


" iya sudah kalau begitu, pik tolong booking ya ballroom sama makan siangnya untuk 30 orang." kata vian


" baik pak, nanti saya kesana setelah sarapan." jawab opik


" ada acara apa lagi pah, kok sampai sewa ballroom segala." kata lily


" ini pak menteri sama pak bupati mau mengadakan acara seminar UMKM." jawab vian

__ADS_1


" nanti kita sama bapak dan ibu mau jalan jalan beli oleh oleh ya." kata lily


" iya sayank, uangnya ambil saja di tas papah ya." kata vian


" iya pah, terimakasih ya." kata lily, lalu.mencium pipi vian


" tapi papah enggak bisa temani kalian ya." kata vian


" iya pah enggak apa apa." kata lily


selesai sarapan vian pergi ke kursi kosong di area yang bisa merokok. vian mengobrol bersama opik dan pak bupati P


Jam 9an para pejabat dinas sudah pada datang, metereka pun melakukan persiapan di ballroom sedangkan kepala dinas menemui pak bupati P. Dia pun menyalami yang ada disana.


" selamat pagi pak bupati, maaf pak kok mendadak sekali ya acaranya ada apa." kata kepala dinas


" saya juga semalam baru diberitahu sama pak menteri UMKMnya, beliau bilang mumpung dia berada disini sekalian saja undang pelaku UMKM di daerah ini." kata pak bupati P


" oh pak menteri, ada disini." kata kepala dinas


" bapak datang kesini kok enggak mengabari kami pak." kata kepala dinas


" enggak lah, karena saya datang kesini bukan karena urusan kantor, saya kesini mau berlibur saja sama keluarga saya dan keluarga besar pak vian." kata pak menteri UMKM


" kalau semalam pak vian dan pak bupati enggak bilang saya juga enggak akan mengadakan seminar ini, terus bagaimana perkembangan pelaku UMKM di daerah ini." lanjut pak menteri UMKM


" sudah mulai bergerak, waktu itu pak gubernur D dan pak bupati mengadakan pertemuan dengan kepala dinas kepala dinas terutama sektor UMKM, Pertanian dan perikanan." kata kepala dinas


" saya juga dapat informasi dari pak vian dan pak gubernur tentang itu dan sekarang sudah ada beberapa pengusaha tambak yang sudah bekerjasama sama perusahaan pak vian, selain itu kembangkan juga sektor pariwisatanya, perbaiki fasilitas dan pengelolaan tempatnya yang bagus jangan sampai ada istilah aji mumpung, mentang mentang lagi rame biaya masuk tempat wisata jadi tinggi, yang harus di fikirkan kelanjutannya jangan tergiur keuntungan musiman saja tapi namanya pengusaha harus bisa mendapatkan keuntungan selain waktu musim liburan juga." kata pak menteri


" itu dia pak, kita memang harus menedukasi pelaku usaha di sektor pariwisata juga." kata pak bupati P


tak lama pak bambang, pak gubernur B, pak gubernur D, pak menteri pendidikan dan pak bupati KBB datang.


" lagi sirius nih, ayo kita main ke pantai." kata pak bambang

__ADS_1


" maaf pak saya mau ada seminar dulu nih mumpung disini." kata pak menteri UMKM


" udah jangan mengurusi kerjaan dulu, kita liburan aja." kata pak menteri Pendidikan


" nah mumpung ada pak gubernur juga nih, kita harus bahas masalah infrastruktur tempat wisata ini." kata pak menteri UMKM


" saya setuju saja kalau memang itu bisa membuat daerah ini maju dan berkembang, waktu itu saya mengadakan acara mengumpulkan kepala dinas, sampai sekarang enggak ada laporan tindak lanjutnya, coba kalau pak vian enggak bantu pengusaha disini mungkin sampai sekarang enggak bergerak. Diminta data saja sulit bagaimana mau bisa diajak berkembang. Selama ini di dinas dinas itu sudah merasa nyaman dengan posisi sekarang jadi buat apa melangkah lagi. Masa harus saya gerakan dulu baru pada bergerak, contoh daerah kabupaten KBB, kota B, daerah B. Kalau saya yang terus bergerak buat apa ada kalian kalian yang membantu saya. Pasar sudah ada yang mau membatu permodalan untuk pengusaha ada, sekarang mau gimana lagi" kata pak gubernur D


" tuh lihat pak suhendar sekarang, dulu dia kebingungan mencari pasarnya, sekarang dia kebingungan memenuhi kebutuhan pesanan dari LA," lanjut pak gubernur D menunjuk pak suhendar yang baru datang mengirim pesanan vian, vian pun menyuruh pak dede memasukan ke bus, dan memanggil pak suhendar


" berapa total pesanan saya pak." kata vian


" enggak usah pak, saya ikhlas memberikannya, itung itung balas jasa bapak sudah mau bekerjasama sama saya sehingga usaha saya bisa berkembang seperti saat." kata pak suhendar


" saya enggak mau, bapak juga usaha, kalau enggak saya stop nih kerjasamanya." ancam vian


" jangan dong pak, iya sudah kalau begitu saya hitung dulu." kata pak suhendar


" segini saja pak, bapak bayar modalnya saja." kata pak suhendar sambil memperlihatkan nota pembelian.


" iya sudah saya transfer ya, minta nomkr rekening bapak saja." kata vian, pak suhendar pun memberikan nomor rekeningnya, vian pun mentransfer pembayarannya.


" buat saya mana pak." kata pak gubernur D


" kalau begitu saya ambil dulu, mudah mudahan masih ada stoknya." kata pak suhendar


" enggak usah pak, saya becanda, nanti saya minta saja sama pak vian." kata pak gubernur D


" pak suhendar ikut ke acara seminar ya, supaya bapak bisa memberikan masukan juga untuk yang lainnya." kata pak bupati P


" baik pak." kata pak suhendar


" gimana nih jadi ke pantai enggak dan jalan jalan ke tempat wisata lainnya." kata pak menteri Pendidikan


" jadi pak, kita saja yang jalannya sama karyawan LA." kata pak bupati KBB

__ADS_1


jam 9.30 menit pelaku UMKM yang di undang dinas UMKM kabupaten P sudah mulai berdatangan, mereka di terima oleh pegawai dari dinas untuk registrasi.


__ADS_2