
Karena sudah waktu magrib mereka pun masuk ke kamar masing masing, vian pun sholat bersama isteri isterinya. Sehabis sholat mereka pun pergi ke tempat makan. Diaana sudah berkumpul.
" gimana membuat iklan udah." kata vian
" udah om, tapi kalau ada tempat yang bagus kita akan membuat lagi." kata silvy
" bagus, kalian atur saja gimana bagusnya." kata vian
" iya om, kayanya besok kan kita mau jalan ke tempat yang bagus, nanti kita akan buat disana." kata silvy
" untuk LCI udah dibuat juga enggak." kata lily
" udah dong tante beres deh." kata silvy
" good job... Keren... Besok kita akan ke tempat yang bagus banget pemandangannya jadi disiapkan aja apa yang dibutuhkan." kata lily
"siap tante.. Kita akan siapkan semuanya." kata silvy. Selesai makan vian pergi ke dek kapal untuk merokok, disana sudah ada pak dede dan yang lainnya.
" gimana pak dede dan pak edi liburannya." kata vian
" alhamdulillah pak, terimakasih banyak isteri sama anak anak bahagia banget." kata pak edi
" iya pak, ini liburan termewah yang saya pernah lakukan selain pergi umroh kemarin." kata pak dede
" syukur kalau kalian sekeluarga bahagia. Jadi liburan ini enggak sia sia." kata vian. Tak lama lily dan shinta datang lalu duduk di sebelah vian, lily pun memeluk vian
" anak anak lagi apa sayank." kata vian
" de qinar sama aa lagi main di kamar sama lilis dan evi, aku kan mau romantis romantisan sama papah." kata lily
__ADS_1
" oh jadi aku enggak di anggap nih." kata shinta
" kamu kan lagi hamil, sana kamu istirahat aja." kata lily
" enggak ah, aku juga mau sama papah." kata shinta sambil menyandarkan tubuhnya di bahu sebelah kiri vian dan lily di bahu sebelah kanannya, mereka bertiga pun menikmati malam itu diatas dek. Karena sudah malam vian, lily dan shinta pergi ke kamar untuk istirahat.
" kalian enggak ajak ajak ih..." kata astrid
" iya nih, kok enggak ajak kita sih." kata dilla
" kita hanya duduk duduk dan ngopi aja di dek." kata vian. Malam itu dengan suasana goyangan kapal, vian dan isterinya melakukan suasana panas juga. Setelah mendapatkan kepuasannya mereka pun tidur.
Pagi hari setelah mandi dan sholat shubuh, mereka pergi ke dek untuk melihat sunrise bersama yang lainnya. Astrid membawa kopi untuk vian, vian pun dikelilingi isterinya dan melakukan photo bersama lalu pergi sarapan.
" kita akan mengunjungi tempat wisata terakhir disini lalu siangnya kita kembali ke hotel, dan besok setelah sarapan kita akan pergi ke bali." kata lily
" ibu sangat puas jalan jalan kali ini," kata ibu retno
" iya bu lily pak vian, terimakasih ya." kata ibu ibu yang lainnya.
" sama sam bu, liburan kita belum berakhir bu, masih ada tempat lain, lagian kami.juga senang bisa liburan bersama kali ini, mudah mudahan kita bisa mengadakannya lagi." kata lily
" pasti itu bu, kami menunggu undangannya saja." kata ibu nurlela dan yang lainnya. Setelah sarapan mereka pun pergi ke tempat wisata, selain wisata mereka pun melakukan seai pemotretan dan video untuk iklan produk LCI dan SPI.
Siang hari mereka kembali ke hotel, vian dan yang lainnya masuk ke kamar masing masing untuk istirahat terlebih dahulu sebelum makan siang bersama. Sampai di kamar vian pun mengobrol dengan isterinya.
" gimana sayang anak anak sehat kan." kata vian
" alhamdulillah pah, de avin sehat, walau awalnya dia sedikit rewel." kata astrid
__ADS_1
" iya pah de alea pun sama, dia kayanya sudah bisa menikmati liburan." kata dilla
" kalian gimana menikmati enggak liburannya." kata vian
" aku seneng banget bisa liburan kesini, aku bahagia bisa liburan bersama keluarga ini." kata astrid
" aku juga bahagia banget bisa liburan bareng, walaupun sedikit pusing." kata shinta
" tapi kan semalam udah dikasih vitamin. Pah nanti liburannya kita berdua aja ya, jangan ajak ajak, sama nanti di bali kita ke tempat waktu awal kita liburan, mamah mau nostalgia berdua." kata lily
" boleh sayang, nanti kita cari waktu yang tepat ya." kata vian
Jam 1.17 menit mereka pun baru makan siang bersama. Mereka pun mengobrol sambil bercerita pengalaman mereka berlibur disana.
" oh iya pak vian, ini bapaknya tanya besok kita sampai di bali jam berapa ya, katanya mau pada menyusul." kata ibu sisil
" sepertinya jam 11an kalau tidak ada halangan sampai di bali, kalau enggak suruh tunggu di livi resort aja, nanti orang dari resort akan jemput di bandara." kata vian
" baik pak kalau begitu, saya akan sampaikan." kata ibu sisil.
selesai makan. Vian pergi untuk merokok bersama pak dede dan yang lainnya, sedangkan lily dan yang lain membicarakan hasil pemotretan dan video untuk iklan. Tak lama mereka pun pergi menemui vian.
" pah ada yang mau kita bicarakan mengenai iklan, baiknya kita pakai iklan di media cetak atau media elektronik." kata lily
" kita tidak bisa begitu saja melepas media cetak, akan tetapi lebih dikurangi saja, lihat media mana saja yang masih dibaca, misalnya majalah apa?, di era digitalisasi seperti ini alangkah baiknya kita pasang di media media seperti instagram itu akan menjangkau konsumen di usia muda dan ibu ibu muda sampai umur 45 tahunan, sedangkan selebihnya di media facebook, disana juga bisa dipakai untuk arena jualan, untuk memasang di media sosial kalian harus bisa memperhatikan algoritma yang mereka pakai, terutama bahasan apa yang sedang trending. untuk iklan di media media sosial pakai video yang berdurasi singkat atau pendek saja tapi semua penjelasan mengenai produk sudah tercerminkan disana, karena kalau terlalu panjang orang yang melihat akan bosen dan akan mengabaikan iklan tersebut. Sekarang ini ada istilah cari uang pakai uang kata lain bakar uang, yaitu kita beriklan dulu baru dapat uang." kata vian
" iya sih a, kita jual produk di market place itu, kalau mau produk kita di tampilkan di bagian atas situs market place harus iklan." kata ika
" untuk berjualan di market place, respon kita harus cepat karena akan mempengaruhi penilaian terhadap toko kita, kalau penilaian itu bagus akan dijadikan referensi untuk pembeli lainnya, jadi quality control dalam pengecekan barang, pengemasan, dan pengiriman itu harus teliti, karena kalau ada komentar atau penilaian jelek itu akan menjadi penilaian pembeli lainnya akan menjafi kurang, kalau terjadi masalah segera komunikasikan dengan pembelinya jangan dibiarkan, jadi kalau ada komplain itu bisa jadi barang bukti kita." kata vian.
__ADS_1
" iya a, ika selalu mewanti wanti mereka untuk selalu teliti." kata ika
" kesalahan pasti ada aja, tapi bagaimana kita meminimalisirnya dan meresponnya seperti apa." kata vian, lalu menyalakan rokoknya lagi dan meminum kopi.